loading...

Kamis, 28 Februari 2019

Dalam waktu dekat, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan. Salah satu caranya, dengan membangun kerjasama dengan PT Indomaret. "Jadi pembayaran pajak kendaraan tahunan bisa dilakukan pada setiap Indomaret di manapun berada, mulai bulan Maret ini," kata Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto Tanaranggina, saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (1/3/2019). Diharapkan Tautoto, dengan adanya inovasi baru ini, bisa memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya. "Mohon doa restu dari lapisan seluruh masyarakat Sulsel, sesuai rencana kami Bapenda akan meluncurkan inovasi yang memudahkan masyarakat membayar pajak motornya," tambah Tautoto. Dengan adanya ide baru yang dikeluarkan Bapenda Sulsel ini, Tautoto berharap juga bisa meningkatkan pendapatan daerah Sulsel. "Jadi kendaraan yang ada di daerah terpencil yang ada Indomaret-nya, bisa bayar pajak di situ," ujarnya. Kedepan kata dia, Bapenda juga akan berusaha membangun kerjasama agar bisa membayar pajak di Alfamidi, Alfamart dan Tokopedia. Cc : @rakyatku Download with nice filename

Februari 28, 2019
Dalam waktu dekat, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak kenda...

Levis Outlet Store Makassar Makin Banyak dan Lengkap Koleksinya, Makin Banyak Juga DISKON nya! Hai guys, Levi's Outlet Store Makassar baru saja restock koleksi Levi's Original lho. Dapatkan diskon up to 70% sekarang juga! Let's Go Weekend ini ke Levi's Outlet Store dan #BuruTakis koleksinya! . Informasi diskon lainnya silakan kunjungi @Levisoutletpancoran.id. Download with nice filename

Februari 28, 2019
Levis Outlet Store Makassar Makin Banyak dan Lengkap Koleksinya, Makin Banyak Juga DISKON nya! Hai guys, Levi's Outlet Store Makassa...

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mulai gembira karena setelah melihat banyak ASN pejabat yang mengikuti program Jumat Ibadah di Masjid kompleks Kantor Gubernur, Jumat (1/3/2019). ⠀ “Ini bukan kewajiban. Ini dijadikan kebutuhan,” kata Nurdin saat membawakan sambutan dalam Jumat Ibadah. Jumat Ibadah ini, kata Nurdin, bertujuan untuk mengisi kalbu dengan nilai ibadah dan moral. “Kita harus isi kalbu karena beban dan tanggungjawab semakin berat,” katanya. Menurutnya, kalau masjid di kompleks Kantor Gubernur penuh, akan menjadi contoh bagi masjid yang lain. ⠀ “Kalau masjid di kantor gubernur sudah penuh, diharapkan masjid-masjid lain di seluruh Sulsel akan makmur juga,” ucapnya. Dikatakan, kegiatan yang berkaitan dengan Jumat Ibadah ini sudah berlangsung di beberapa kabupaten. Malah lebih duluan dari pemprov. ⠀ “Seperti di Gowa sudah berlangsung lama. Yang baik, kenapa kita tidak ikuti,” kata mantan bupati Bantaeng dua periode ini. Menceramah, KH Ashar Panggung, mengatakan, kegelisahan yang sering terjadi pada pejabat karena tidak mensyukuri nikmat yang sudah ada. Penulis: Jahir Majid Download with nice filename

Februari 28, 2019
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mulai gembira karena setelah melihat banyak ASN pejabat yang mengikuti program Jumat Ibadah di Masjid kom...

Pemutaran film 'Dilan 1991' di Makassar mendapatkan protes dari sejumlah mahasiswa. Bahkan, perlakuan mereka sudah menjurus anarkis dengan merusak barang milik bioskop. Produser Max Pictures, Ody Mulya, akhirnya angkat bicara. Ia menganggap apa yang dilakukan di Makassar tidak beralasan. "Film Dilan 1991, sudah lulus sensor LSF (Lembaga Sensor Film). Dan semua adegan nggak ada masalah," ujarnya. Ody juga malam ini berencana akan melaporkan kepada pihak kepolisian setempat. "Karena sudah menjurus ke arah anarkis, tim saya di Makassar akan melaporkan ke polisi masalah ini. Kami juga sudah menyiapkan pengacara," terangnya. Download with nice filename

Februari 28, 2019
Pemutaran film 'Dilan 1991' di Makassar mendapatkan protes dari sejumlah mahasiswa. Bahkan, perlakuan mereka sudah menjurus anark...

1 videos. Kericuhan terjadi saat demonstrasi menolak pemutaran film Dilan 1991 di bioskop XXI, Mal Panakkukang Makassar, Sulsel, Kamis (28/2/2019) malam. Pengunjuk rasa menilai film Dilan 1991 tidak memuliakan guru dan sarat dengan kekerasan. . 🎞TRIBUN TIMUR/ HARDIANSYAH (@dikadkv) . #tribuntimur #tribuntimurdotcom #tribunnews #TribunTimur15Tahun #followme #hyperlocal #dilan1991 Download with nice filename

Februari 28, 2019
1 videos. Kericuhan terjadi saat demonstrasi menolak pemutaran film Dilan 1991 di bioskop XXI, Mal Panakkukang Makassar, Sulsel, Kamis (...

1 videos. Ada yang pernah alami ??? . Tidur siang, bangun menjelang magrib, ehh dikira sudah pagi, bocah ini langsung pakai seragam sekolah, katanya sudah terlambat..😂😂😂 . Nama si bocah Wahyu Ibrahim. . . . . . . . . Video : Kiriman netizen ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

Februari 28, 2019
1 videos. Ada yang pernah alami ??? . Tidur siang, bangun menjelang magrib, ehh dikira sudah pagi, bocah ini langsung pakai seragam...

Penolakan penayangan film "Dilan 1991" yang terjadi di Makassar belakangan ini menjadi buah bibir. Bagaimana tidak, mahasiswa yang tergabung dari beberapa aliansi turun langsung ke Mall untuk melakukan penolakan penayangan film yang dibintangi oleh Iqbal, mantan personel Coboy Junior. Namun, aksi penolakan tersebut mengunang reaksi negatif dari pengguna sosial media khususnya Instagram. Menanggapi aksi tersebut, netizen, sebutan pengguna Instagram, mengatakan bahwa apa yang dilakukan mahasiswa tersebut sudah jauh dari kata "Mahasiswa". ⠀ Seperti akun @ahsanabbas** yang mengatakan bahwa sebaiknya mahasiswa tersebut lebih mementingkan kuliahnya masing-masing. ⠀ "Lebih baik kuliah yang benar saja, supaya kelak jadi pemimpin yang amanah dan bisa diandalkan," tulisnya di salah satu akun info di Instagram. Komentar lucu pun hadir dalam ketegangan tersebut. Akun @dedy_***** mengatakan "Efek jomblo kayaknya," tulisnya, yang mendapat reaksi netizen lainnya dengan menggunakan emoticon tertawa. Dengan nada yang sama, akun @violanatandi**** mengatakan "Mungkin karena belum move on dari mantannya kasian". ⠀ Hingga saat ini, postingan akun tersebut yang mengunggah sebuah video aksi penolakan yang berlokasi di XXI Mall Panakkukang telah mendapat respon sebanyak 600 komentar. Download with nice filename

Februari 28, 2019
Penolakan penayangan film "Dilan 1991" yang terjadi di Makassar belakangan ini menjadi buah bibir. Bagaimana tidak, mahasiswa y...
Adbox
loading...