loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Mamajang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Mamajang. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2019

Modus pencurian kendaraan roda empat cukup beragam. Tak hanya memecahkan kaca jendela, alat-alat mobil pun bisa jadi mangsa para maling. Baru-baru ini, Polsek Mamajang meringkus dua pelaku pencurian yang menyasar kendaraan roda empat. Keduanya yakni Anto (22) dan SP (18) bekerja sebagai sopir angkutan umum atau petepete. Hanya berbekal peralatan kunci-kunci mobil, mereka sudah bisa melucuti ban serep yang biasanya disimpan di bagian bawah. Mereka nyaris berhasil membawa kabur ban serep dan kipas angin mobil. Kapolsek Mamajang Kompol Darianto menjelaskan, mereka tertangkap tangan sedang membongkar mobil. Itu terbukti dengan boks peralatan mobil yang sempat dibawa keduanya. Bahkan, warga sendiri yang melaporkan tim patroli lantaran melihat gerak-gerik mereka yang mencurigakan. ⠀ "Anggota melakukan hunting di Jalan Cenderawasih, tiba-tiba ada warga yang melaporkan karena curiga," ujarnya, Selasa, 19 Februari 2019. Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin Hehanusa menambahkan, kasus pencurian alat-alat mobil sebenarnya tak begitu mencolok di wilayahnya. Kejadian terakhir dengan kasus serupa berselang dua tahun silam. Hanya saja, kejadian itu menjadi salah satu langkah antisipasi agar masyarakat tak resah memarkir kendaraannya. ⠀ "Sebenarnya pencurian semacam itu juga bergantung musimnya. Itu bukan kasus yang berulang. Apalagi kalau sudah ditangkap pelakunya. Kita juga belum bisa buktikan di wilayah Mamajang kejadian pencurian itu. Makanya pelaku diserahkan ke (Polsek) Mariso," jelas Syamsuddin. Dari tangan pelaku, polisi pun ikut mengamankan barang bukti berupa sebuah ban serep, dua boks peralatan kunci dan satu unit kipas angin mobil. Mereka bakal dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut. Kepolisian mengantisipasi aksi serupa yang bakal kembali terjadi terhadap kendaraan roda empat. Download with nice filename

Februari 18, 2019
Modus pencurian kendaraan roda empat cukup beragam. Tak hanya memecahkan kaca jendela, alat-alat mobil pun bisa jadi mangsa para maling. ...

Jumat, 07 Februari 2020

Selasa, 04 Juni 2019

Senin, 30 September 2019

Jumat, 13 Desember 2019

Kamis, 18 April 2019

Pemungutan suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta Calon Legislatif (Caleg) 2019 telah usai dilaksanakan oleh tiap-tiap TPS yang berada di Sulawesi Selatan. Terkhusus Caleg, para tim pun telah melakukan perhitungan suara dengan cara mengambil data dari para saksinya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu Caleg dari Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil 1 Makassar A, nomor urut 2, Andi Debbie Purnama Rusdin. Istri dari pengusaha Makassar dan Presiden Rudal, Rusdin Abdullah, memang menjadi primadona bagi kaum milenial serta Ibu Rumah Tangga setelah ia maju dalam Pileg 2019 ini. Beberapa TPS pun telah dilakukan penghitungan suara. Seperti di TPS 02 Kecamatan Mamajang, Andi Debbie Purnama Rusdin meraih total sebanyak 146 suara. Suara tersebut terbanyak dari Caleg lainnya yang ada di Partai Golkar. Bahkan, tidak ada satu suarapun yang dihasilkan oleh Caleg lainnya. Bukan hanya disitu, Andi Debbie Purnama Rusdin juga meraih suara terbanyak di beberapa Kelurahan seperti di Kelurahan Parang sebanyak 225 suara, Kelurahan Pabatang 203 suara, Kelurahan Suwangga 131 suara, Kelurahan Pabaeng-baeng 190 suara, Kelurahan Mamajang 279 suara dan Kelurahan Bonto Biraeng sebanyak 142 suara. ⠀ "Alhamdulillah, di salah satu TPS juga di Bunga Eja Beru suara saya sampai 107, itu baru satu TPS dan suara ini bersifat sementara karena belum terangkum semua," ujar Andi Debbie Purnama Rusdin, saat ditemui di kediamannya di Jalan Hertasning, Jum'at (19/04/2019). Dilain sisi, Konsultan Komunikasi Digital, Iwa Muhammad mengatakan, berdasarkan data yang terkumpul dari 450 TPS, capaian A. Debbie Purnama Rusdin mendekati angka 12.000 suara. Hal ini diungkapkan oleh Iwa Muhammad saat ditemui tim media. ⠀ "Alhamdulillah, capaian sementara menuju target minimal 17.000 suara dan hingga saat ini saya bersama Tim Konsultan IT on process masih terus merekap data baru lanjutan yang masuk dari target maksimal yang ditetapkan,” ujarnya, yang dikutip dari onesulsel.id. Andi Debbie Purnama Rusdin pun sangat bangga serta mengapresiasi kinerja teman sahabat dan keluarga serta Rudal Community. ⠀ "Selanjutnya, mari kita bersama-sama mengawal kemenangan ini," pungkasnya. Download with nice filename

April 18, 2019
Pemungutan suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta Calon Legislatif (Caleg) 2019 telah usai dilaksanakan oleh tiap-tiap TPS y...

Kamis, 21 Februari 2019

2 videos. UPDATE INFO : Sungguh Malang, Perempuan Ini Dicabuli Lalu Dibuang ke Jalan. Informasi yang dihimpun, korban diduga dicabuli dan nyaris diperkosa oleh temannya yang sebelumnya mengejaknya minum minuman keras di salah satu café di Makassar. Suami korban sendiri sedang menjalani hukuman karena suatu kasus. . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Nasib malang menimpa DE (35) warga Jalan Jenderawasih ini mengaku menjadi korban pencabulan dan kemudian di buang di Jalan Dr Ratulangi, Jumat (22/2/2019) dini hari. Korban ditemukan warga dan kemudian bersama anggota polisi dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan. . Informasi yang dihimpun, korban diduga dicabuli dan nyaris diperkosa oleh temannya yang sebelumnya mengejaknya minum minuman keras di salah satu café di Makassar. Keduanya dalam keadaan mabuk dan tindakan pencabulan tersebut kemudian terjadi. . Kapolsek Mamajang, Kompol Daryanto yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban. Dijelaskan, ia diduga dicabuli oleh teman suami korban. Suami korban sendiri sedang menjalani hukuman karena suatu kasus. . “Diduga keduanya mabuk karena sudah minum minuman keras. Selanjutnya dugaan pencabulan itu terjadi,” tambahnya. . Selain itu, sambung Daryanto, menurut keterangan korban yang membuat dirinya tidak terima karena pelaku membuangnya ke jalan raya. “Pelaku melakukan secara paksa pencabulan dan setelah itu dibuang di pinggir jalan di Jalan Dr Ratulangi,” terangnya lagi. . Saat ini, apparat Polsek Mamajang masih melakukan pencarian terhadap pelaku. (*) . . . . . . . . Artikel : Lintasterkini.com ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

Februari 21, 2019
2 videos. UPDATE INFO : Sungguh Malang, Perempuan Ini Dicabuli Lalu Dibuang ke Jalan. Informasi yang dihimpun, korban diduga dicab...

Kamis, 17 Januari 2019

Senin, 06 Mei 2019

MAKASSAR - Masih ingat dengan pencopotan massal 15 Camat di Makassar oleh Walikota Makassar Danny Pomanto? Sebagian para Camat yang dicopot ini rupanya diam-diam telah dilantik oleh Wali kota Danny. Mereka yang sudah mendapatkan job pasca pencopotan massal ini, diantaranya mantan Camat Makassar M Ruli, mantan Camat Mariso Harun Rani, mantan Camat Biringkanaya Syahrum Makuradde, dan mantan Camat Ujung Pandang Zulkifli Nanda. Sementara mantan Camat Tamalate Hasan Sulaiman, mantan Camat Panakkukang M Thahir Rasyid, mantan Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti, mantan Camat Ujung Tanah Andi Unru, mantan Camat Bontoala Syamsul Bahri, mantan Camat Rappocini Hamri Hayya, dan mantan Camat Mamajang Fadly Wellang saat ini masih tak punya jabatan atau non job. Mereka di non job-kan karena diduga melakukan dukungan terhadap pasangan calon Walikota Makassar tahun 2018 lalu, kepada Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi yang saat itu berhadapan dengan pasangan Danny Pomanto dan Indira yang merupakan petahana. Mantan Camat Panakkukang M Thahir Rasyid, saat dikonfirmasi mengatakan saat ini dirinya masih abdi negara yang setia kepada negara. "Walau dicopot sepihak, saya tetap setia kepada bangsa dan negara. Jabatan itu amanah ji, Insya Allah selalu bersyukur dengan apa yang ada," katanya. Hal yang sama diungkapkan mantan Camat Tamalate Hasan Sulaiman menurutnya jabatan itu adalah amanah rakyat, dan tentu siap menjadi pelayan masyarakat. "Kita jalani saja, maunya Wali kota kita begini," ujarnya. Menanggapi soal masih ada mantan Camat yang dicopot Danny Pomanto, Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb pun menegaskan siap mengembalikan para camat-camat yang dicopot ini. "Nanti kita cek. Jika benar mereka tidak terlibat dan ada rekomendasi KASN untuk mengembalikan jabatan mereka kita kembalikan," kata Iqbal yang juga Kepala Balitbangda Sulsel ini. Selengkapnya di tribun-timur.com #makassar #walikotamakassar #PJwalikotaMakassar Download with nice filename

Mei 06, 2019
MAKASSAR - Masih ingat dengan pencopotan massal 15 Camat di Makassar oleh Walikota Makassar Danny Pomanto? Sebagian para Camat yang dico...

Kamis, 21 Mei 2020

Adbox
loading...