loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Rappocini. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Rappocini. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Mei 2019

MAKASSAR - Seorang oknum sekuriti  yang juga bekerja sebagai debt collector, berinisial YH (45) diringkus Timsus Polsek Rappocini di Jl Bontomene, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu (18/5/2019) dini hari. Penangkapan YH oleh Timsus Polsek Rappocini dibackup Timsus Polda Sulsel atas dugaan kasus pencurian. Kasus pencurian itu dilaporkan perempuan berinisial BTA (30) warga Kabupaten Bulukumba. BTA melaporkan kasus dugaan pencurian itu setelah mobil yang digunakannya ditarik depkolektor salah satu perusahaan pembiayaan. Dimana, YH diduga ikut terlibat saat penarikan mobil yang digunakan BTA. Kepada polisi, YH mengaku melakukan penarikan bersama tiga rekannya yang kini masih buron. "Dari hasil interogasi, bahwa benar dirinya (YH) berteman dengan tiga rekannya yang sementara DPO melakukan penarikan satu unit mobil merek nissan march warna merah yang dimana YH berteman bekerja sebgai depkolektor," kata Kapolsek Rappocini Kompol Supriady Idrus dalam keterangan tertulisnya. Kini YH mendekam di sel tahanan Polsek Rappocini Makassar. Sementara, tiga rekannya kini berstatus DPO dan dalam pencarian polisi. Sumber : tribun-timur.com #Makassar #debtcollector Download with nice filename

Mei 18, 2019
MAKASSAR - Seorang oknum sekuriti  yang juga bekerja sebagai debt collector, berinisial YH (45) diringkus Timsus Polsek Rappocini di Jl B...

Minggu, 27 Januari 2019

MAKASSAR – 1 (satu) pelaku pengeroyokan di salah kampus swasta di Kota Makassar, berhasil dibekuk oleh Tim Khusus Polsek Rappocini. Kepolisian Tim Khusus Polsek Rappocini harus bersusah payah menangkap pelaku, sebab tim harus menempuh jarak yang begitu jauh. Pasalnya, pelaku tersebut diamankan di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat yang jarak tempuhnya hampir 1 hari satu hari dari Makassar. “Pelaku yang kita amankan ini bernama Hairul Darwis alias Berang-berang (29), dia kita amankan saat sedang berada di sebuah perumahan Graha Nusa,” ucap, Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Iqbal Usman, Minggu (27/1/2019). Iqbal mengatakan, saat dilakukan penangkapan, pelaku  yang sudah dikepung pun pasrah, lalu menyerahkan diri keaparat kepolisian. “Dari hasil keterangan pelaku bahwa benar dirinya bersama dengan rekan-rekannya yang saat ini masih dicari melakukan pengrusakan dan pengeroyokan di Kampus Swasta yang ada di Kota Makassar,” tuturnya. Saat itu pun, pelaku dibawah menuju Kota Makassar yakni Mako Polsek Rappocini, guna menjalani proses penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Sumber : inikata.com #makassar #penggeroyokan Download with nice filename

Januari 27, 2019
MAKASSAR – 1 (satu) pelaku pengeroyokan di salah kampus swasta di Kota Makassar, berhasil dibekuk oleh Tim Khusus Polsek Rappocini. Kepo...

Rabu, 10 Juli 2019

Makassar – MY alias D (18) Warga jalan Karaeng Bonto Satanga Kecamatan Rappocini kota Makassar yang tewas tertembak di tangan polisi diduga memiliki ilmu belut, Selasa (9/7/2019). D mulai melakukan aksi kejahatan jalanan sejak usia 14 tahun, dirinya terhitung sudah 4 kali ditangkap oleh Timsus Polsek Rappocini namun dirinya selalu lolos dari jeratan hukum lantaran masih dibawah umur. Hal inilah yang membuatnya dirinya semakin bringkas melakukan tidak kejahatan pencurian roda dua (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian bobol rumah (Curat) yang sudah sangat meresahkan masyarakat kota Makassar. Lantaran ulahnya orangtuanya memilih pindah rumah ke Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan karena minder dengan tetangganya, rumahnya selalu digrebek oleh polisi. Beranjak dewasa D semakin meresahkan masyarakat. Dirinya terus melalukan aksi Curas, Curat dan Curanmor dengan menyasar tempat ibadah (Masjid) saat korban sedang melaksanakan sholat dirinya memanfaatkan mencuri laptop, Hp dan motor. Tak hanya itu dirinya kerap melakukan aksi jambret dan bobol rumah warga. Pihak aparat kepolisian Timsus Polda Sulsel dan Timsus Polsek Rappocini beberapa kali menangkapnya namun berhasil lolos kabur dengan cara memberontak. Terhitung sudah 4 kali dirinya berhasil meloloskan diri dari kawalan polisi. Tersangka akhirnya berhasil diringkus di jalan Tanjung Metro saat ikut arena balapan dengan menggunakan motor scoopy hasil curian oleh Tim gabungan Timsus Polda Sulsel dan Timsus Polsek Rappocini. Polisi berhasil mengamankan barang bukti 4 unit sepeda motor dan 1 unit Hp sebelum tersangka tewas diterjang peluru bagian kaki kanan dan dada kiri lantaran berontak, mendorong polisi dan melakukan perlawanan. D menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit bhayangkara lantaran kekurangan darah. Sumber : SimponiNews.com #makassar #ilmu Download with nice filename

Juli 10, 2019
Makassar – MY alias D (18) Warga jalan Karaeng Bonto Satanga Kecamatan Rappocini kota Makassar yang tewas tertembak di tangan polisi didu...

Kamis, 04 Juli 2019

1 videos. Hanya dalam waktu 1×24 jam Timsus Polda Sulsel yang back up Timsus Polsek Rappocini berhasil meringkus tersangka pencurian dengan kekerasan (begal) sadis ditempat persembuyiannya. Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 01.00 Wita. . Kasus begal yang sempat viral di medsos seorang ibu paruh baya mengalami luka sabetan parang kedua tangannya lantaran berusaha mempertahankan barang berharga miliknya di jalan Minasa Sari Kecamatan Rappocini kota Makassar. . Tim gabungan Timsus Polda Sulsel dan Timsus Polsek Rappocini langsung bergerak mengejar pelaku yang diduga warga Santaria Kecamatan Makassar, namun kedua tersangka tidak berada dirumahnýa. Polisi bergegas menuju jalan Daeng Ramang Kecamatan Biringkanayya diduga salah satu tersangka bersembunyi dirumah neneknya. . Saat polisi sudah mengepung rumah yang jadi target, tersangka Putra alias Aco (18) Warga Santaria ini malah asik memutar lagu “Goyang Dumai” sambil bergoyang ria diduga baru usai mengkomsumsi Narkotika Jenis Sabu. . Dirinya pun kaget saat polisi sudah berdiri didepan pintunya sambil ikutan goyang sejenak sebelum meringkusnya. . Dari hasil keterangan saat dilakukan interogasi, mengakui perbuatannya bersama rekannya Bagong yang waktu bersamaan diringkus Resmob Polda Sulsel. Ia pun mengakui berperan sebagai eksekutor dan memarangi korbannya dan mengambil tas berisikan 1 unit Handpone, uang Rp. 250 ribu dan surat berharga. . Polisi pun langsung melalukan pengembangan pencaharian barang bukti menuju jalan Santaria, namun dalam perjalanan dirinya berhasil melarikan diri dengan memberontak sehingga kendali motor petugas yang digunakan terjatuh. . Ia memanfaatkan kabur dari kawalan polisi, terjadi adu sprint sambil memberikan tembakan peringatan namun tak membuat nyalinya ciut tetap terus berlari. Sehingga dengan terpaksa tindakan tegas dan terukur mengarahkan moncong pistol ke arah bagian kaki kiri dan kanan untuk menghentikan langkahnya. . Spontan tersangka ini kembali goyang dumai sambil merintih kesakitan memegangi kakinya, polisi pun langsung melarikannya ke rumah sakit bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya tersangka digelandang ke Mapolsek Rappocini. . Artikel : Simponi.News Download with nice filename

Juli 04, 2019
1 videos. Hanya dalam waktu 1×24 jam Timsus Polda Sulsel yang back up Timsus Polsek Rappocini berhasil meringkus tersangka pencuria...

Selasa, 30 April 2019

2 videos. Sekira pukul 19.10 Wita, Organda Laskar Hasanuddin bentrok dengan Organda IPMIL Raya didepan Kampus Unismuh Jl. Sultan Alauddin, Kec. Rappocini Kota Makassar. Selasa (30/04/19) Malam. . Kronologisnya dipicu akibat kesalahpahaman, Kejadian berawal pada saat pemilihan Ketua Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Administrasi Negara Fak. Sospol didalam Kampus Unismuh, dimana pada pemilihan Ketua tersebut Syarif (Mahasiswa asal Kab. Soppeng) andalan dari Organda Laskar Hasanuddin kalah dari Rahim (Mahasiswa asal Kab. Palopo/IPMIL Raya). . Sehingga sekitar 30 orang dari Organda Laskar Hasanuddin yang tidak terima kekalahan menunggu Mahasiswa asal organda IPMIL Raya didepan Pintu Gerbang Kampus Unismuh. . 35 orang Mahasiswa dari organda IPMIL Raya merayakan kemenangan dengan berjalan keluar Kampus Unismuh sambil berteriak-teriak, organda dari Laskar Hasanuddin yang sudah menunggu langsung melakukan penyerangan dengan batu, Busur, Parang dan Papporo yang juga dibalas dengan lemparan Batu, Busur dan Papporo. . Sekira pukul 19.20 Wita, Aparat Kepolisian dari Polsek Rappocini yang dipimpin Kompol Edhy Supriadi (Kapolsek Rappocini) tiba di TKP dan langsung membubarkan antara 2 kelompok Mahasiswa tersebut, sehingga mahasiswa lari berhamburan. . Diketahui akibat dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun karena kejadian tersebut arus Lalin di sepanjang Jl. Sultan Alauddin, macet Kasus tersebut sementara dalam penanganan pihak kampus dan Polsek Rappocini Makassar. (WISNU) . . . . . . . Artikel : Mitra Sulawesi ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

April 30, 2019
2 videos. Sekira pukul 19.10 Wita, Organda Laskar Hasanuddin bentrok dengan Organda IPMIL Raya didepan Kampus Unismuh Jl. Sultan Alaudd...

Rabu, 13 Maret 2019

Unit Resmob Polda Sulsel membekuk dua pencuri velg dan ban mobil. Mereka adalah pria berinisial AD (18) dan CA (16) yang telah buron sejak September 2018 lalu. Keduanya ditangkap aparat Kepolisian pada lokasi berbeda, yakni masing-masing di Jalan Rappocini Raya dan Jalan Inspeksi Kanal Rappocini, Kota Makassar sekitar pukul 01.30 Wita, Rabu (13/3/2019) dini hari. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, penangkapan pertamakali dilakukan terhadap AD di Jalan Rappocini Raya. ⠀ “Selanjutnya anggota Resmob langsung melakukan pengembangan terhadap teman pelaku di Jalan Infeksi Kanal,” ujar Dicky Sondani, Kamis (14/3/2019) pagi. ⠀ Kedua pelaku, lanjut Dicky, tidak hanya kerap meresahkan warga atas maraknya pencurian velg dan ban mobil di Jalan Sungai Saddang, namun juga pernah terlibat aksi pencurian disertai kekerasan. Pasalnya, kedua pelaku sedikitnya telah tiga kali melakukan jambret pada tahun 2018 lalu. Yakni di Jalan Mallengkeri, Jalan Ratulangi hingga Jalan Amanaggapa. Khusus di lokasi pertama, kedua pelaku gagal menjalankan merampas tas korban lantaran terjatuh. Sedangkan aksi para pelaku di dua lokasi lainnya berhasil menarik tas korban hingga membawa kabur tas yang masing-masing berisi ponsel jenis Samsung J5 dan J1. Dari tangan keduanya diamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Scoopy merah dan enam unit velg dan ban mobil berbagai jenis. AD dan CA kini telah digelandang ke Kantor Polsek Rappocini untuk menjalani proses Penyidikan. Penulis: Hermawan Mappiwali ⠀ Download with nice filename

Maret 13, 2019
Unit Resmob Polda Sulsel membekuk dua pencuri velg dan ban mobil. Mereka adalah pria berinisial AD (18) dan CA (16) yang telah buron seja...

Jumat, 26 April 2019

Ntah apa yang ada dibenak Saipul Jaya alias Ipul (29), dirinya nekad melakukan pencurian dan kekerasan (Curas) terhadap mantan istrinya sendiri. Sebelumnya, seorang wanita bernama Arlina (38), mengalami kecurian disertai kekerasan saat melintas didaerah Jalan Rappocini Raya Kota Makassar. Saat itu pun dirinya melaporkan hal tersebut kepada Resort Polsek Rappocini, LP/57/III/2019/RESTABES MKSR/SEK.RAPPOCINI/Tgl 3-Maret-2019. Saat itu pun, Tim Khusus (Timsus) Polsek Rapoocini melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan identitas dari salah satu dari pelaku. ⠀ “Awalnya kita mendapat laporan trus kita tindaki dan akhirnya kita menemukan identitas dari pelaku yang tak lain adalah mantan suaminya sendiri,” ucap Panit 2 Reskrim Iptu Nurtcahyana, Jumat (26/4/2019). ⠀ Saat itu pun pihaknya segera menuju kesebuah rumah yang diduga merupakan tempatempat persembunyian dari para pelaku. ⠀ “Saat kita geledah kita berhasil amankan lelaki bernama Ipul yang adslah mantan suami dari Korban, namun saat kita hendak mencari rekannya tim belum bisa berhasil mengankan lantaran pelaku tak memgetahui rumah rekannya itu,” tutur Nurtcahyana. Dari tangan pelaku berhasil diamankan 2 buah handphone yang merupakan barang dari Mantan Istrinya sendiri, saat iitu pun pelaku bersama dengan barang bukti dibawah menuju Mapolsek Rappocini, guna jalani proses penyelidikan lebih lanjut. Download with nice filename

April 26, 2019
Ntah apa yang ada dibenak Saipul Jaya alias Ipul (29), dirinya nekad melakukan pencurian dan kekerasan (Curas) terhadap mantan istrinya s...

Jumat, 17 April 2020

Jumat, 24 April 2020

Senin, 04 Februari 2019

Tembok rumah di Jl Rappocini Makassar, dekat inspeksi kanal, roboh, Senin (4/2/2019) malam. Rubuhnya tembok bangunan rumah itu menewaskan seorang anak bernama Adam Rahmat (5) dan melukai dua anak lainnya, Syarif Alqadri (7) dan Muh Aksan (5). Kejadian bermula saat ketiga anak itu bermain di lokasi bangunan rumah sebelum rubuh. Ketiganya bermain gelantungan di atas tembok menggunakan tali jemuran. "Ketiga korban sementara main gelantungan di atas tembok dengan menggunakan tali jemuran. Tidak lama, balok kayu tempat tali diikat lepas dari tembok sehingga kayu balok mengenai muka korban dan terjatuh," kata Kapolsek Rappocini Kompol Haji Supriadi Idrus dikonfirmasi TribunTimur.com Selang beberapa saat balok jatuh, bangunan rumah tua itu kemudian ikut rubuh. "Beberapa saat tiba-tiba tembok rumah tua tersebut rubuh dan menindis korban yang mengakibatkan korban (Adam Rahmat) meninggal dunia," kata Haji Edy sapaan karib Kompol Haji Supriadi Idrus. Korban meninggal dunia, Adam Rahmat kini disemayamkan di rumah duka yang tidak jauh dari lokasi rubuhnya tembok. Sementara Syarif Alqadri masih dalam kondisi kritis dan di rawat di RS Labuang Baji Makassar. Sedangkan Muh Aksan hanya mengalami luka ringan. Kini lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi oleh Pihak Kepolisian Sektor Rappocini. . . . . . Source: tribuntimur.com . . Jgn Lupa Tag Temanmu dan Cek Info ter-Update di Story kami 🙏 Download with nice filename

Februari 04, 2019
Tembok rumah di Jl Rappocini Makassar, dekat inspeksi kanal, roboh, Senin (4/2/2019) malam. Rubuhnya tembok bangunan rumah itu menewaska...

Senin, 21 Januari 2019

MAKASSAR — Andri Gio alias Gio (19) warga Jalan Tarakan, Kota Makassar akhirnya harus menerima timah panas dari Tim Resmob Panakkukang karena berusaha melawan. Gio sapaannya merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). Gio diamankan di Jalan Hertasning, Kota Makassar setelah mengambil telepon genggam korbannya, Senin (21/1/2019). Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, saat telah beraksi di Jalan Hertasning, Gio dikejar oleh kerumunan masyarakat yang sempat melihat aksi pelaku. “Anggota yang tiba di TKP langsung mengejar pelaku. Namun pada saat pengejaran pelaku menyenggol pengendara lain sehingga salah satu pelaku terjatuh dan masyarakat yang sempat mengejar Gio,. Dia langsung dimassa oleh masyarakat,” ungkap Ananda beberapa saat lalu. “Saat itu pula anggota langsung mengevakuasi Gio dan membawanya ke Posko Resmob Panakkukang untuk dilakukan interogasi,” tambah Ananda. Dari hasil interogasi, kata Ananda, Gio juga mengaku telah melakukan curat spesialis door to door di beberapa di wilayah hukum Polsek Rappocini. “Gio ini memiliki peran sebagai eksekutor. Sedangkan salah seorang temannya (DPO) sebagai joki,” papar Ananda. Sekitar pukul 02.00 Wita, saat dilakukan pengembangan, kata Ananda, anggota mengarahkan Gio untuk mencari rekan pelaku yang berhasil melarikan diri. “Saat di perjalanan Gio melakukan perlawanan dengan cara menendang salah satu anggota serta mencoba melompat dari mobil untuk melarikan diri,” bebernya. Karena melihat ada perlawanan dari Gio, kata Ananda, anggota langsung memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali. “Karena tak diindahkan, anggota melakukan tindakan tegas dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas dan mengenai kaki bagian betis sebelah kiri Gio dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk penanganan medis,” ujarnya. Saat ini, lanjut Ananda pelaku bersama barang bukti berupa 1 unit handphone Iphone 6s diserahkan ke Mapolsek Rappocini untuk proses hukum lebih lanjut. Sumber : GOSULSEL.COM #makassar #curas Download with nice filename

Januari 21, 2019
MAKASSAR — Andri Gio alias Gio (19) warga Jalan Tarakan, Kota Makassar akhirnya harus menerima timah panas dari Tim Resmob Panakkukang ka...

Sabtu, 06 Juli 2019

Kamis, 23 April 2020

Kamis, 30 April 2020

Rabu, 08 April 2020

Adbox
loading...