loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tamalate. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tamalate. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar siap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 pada 17 TPS. Tujuh belas TPS yang akan melakukan pencoblosan ulang tersebar di 4 kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Panakkukang, Tamalate, Manggala dan Kecamatan Marison. Anggota KPU Makassar Divisi Teknis Penyelenggaraan, Gunawan Mashar, mengatakan PSU untuk empat kecamatan itu dijadwalkan akan dilansungkan pada Sabtu, 27 April 2019. ⠀ "Kami sudah mengkoordinasikan ke PPK, PPS, dan KPPS-nya. Persiapan sudah dilakukan, di antaranya inventarisir kebutuhan logistik dan penyiapan data pemilih, dokumen-dokumen lain," ujar Gunawan Mashar, via telepon, Selasa (23/4/2019). ⠀ Tidak semua 17 TPS tersebut di Kota Makassar yang akan melakukan pencoblosan ulang untuk semua jenis pemilihan. Beberapa di antaranya hanya mencoblos ulang calon presiden dan wakil presiden. Berikut ini daftar 17 TPS yang akan menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang: ⠀ 1. TPS 15 Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso (Pilpres dan DPR RI) ⠀ 2. TPS 11 Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso (Semua jenis pemilihan) ⠀ 3. TPS 02, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso (Pilpres) ⠀ 4. TPS 06 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang (Semua jenis pemilihan) ⠀ 5. TPS 44 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang (Pilpres) ⠀ 6. TPS 02 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala (Semua jenis pemilihan) ⠀ 7. TPS 12 Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala (Semua jenis pemilihan) ⠀ 8. TPS 35 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 9. TPS 40 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 10. TPS 43 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 11. TPS 77 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 12. TPS 78 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 13. TPS 02 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 14. TPS 20 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 15. TPS 26 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 16. TPS 40 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 17. TPS 10 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Semua Jenis Pemilihan) Download with nice filename

April 24, 2019
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar siap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 pada 17 TPS. Tujuh belas TPS yang akan...

Kamis, 06 Februari 2020

Rabu, 14 Agustus 2019

Makassaer - Sesosok pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 10, Wisma Dowi, Jalan Dg Tata III, di depan Sungai Jeneberang, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (14/8/2018) Dari identitasnya diketahui, pria paruh baya ini bernama Mampo (64) yang merupakan pensiunan PNS dan tercatat tinggal di Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Menurut Iskandar, salah seorang penjaga Wisma Dowi bahwa almarhum mulai masuk atau chek in kamar sekitar pukul 13.00 wita. Ia masuk kamar bersama dengan seorang wanita. . "Siang masuk pak. Ada wanitanya dia temani," kata Iskandar saat ditemui di lokasi kejadian. Selang beberapa jam di dalam kamar rekan wanitanya berteriak meminta tolong karena mendapati korban tak sadarkan diri. Ia pun ke depan hotel dan menahan angkutan umum atau petepete untuk membawa korban ke Rumah Sakit. . "Korban tadi mau dibawa ke RS tapi saat diangkat naik ke atas petepete, ternyata korban sudah meninggal dunia," beber Iskandar. Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat adanya peristiwa tersebut, dirinya bersama anggotanya mengecek lokasi lalu berkoordinasi dengan Tim Forensik Biddokes Polda Sulsel serta Inafis Polrestabes Makassar. . "Sekitar pukul 15.00 Wita, dapat info bahwa ada temuan mayat di Wisma Dowi. Sehingga, saya bersama anggota langsung ke lokasi dan korban sudah berada di atas mobil petepete dalam keadaan meninggal dunia," katanya. Dia menuturkan dari informasi saksi-saksi memang korban datang bersama dengan seorang wanita, bahkan wanita yang masih misterius itu juga turut membantu mengevakuasi korban. Tapi lanjutnya, setelah korban dinaikkan ke atas mobil angkutan umum, ternyata sudah meninggal dunia. Sehingga pihak penjaga wisma langsung menginformasikan kejadian tersebut ke Polsek Tamalate. . "Korban sempat dinaikkan ke atas mobil tapi setelah tahu korban meninggal dunia, wanita ini kabur. Saat ini belum kita tahu kemana perginya, tapi semoga cepat kita temukan," pungkasnya. Sumber Berita : Sindonews.com #makassar #mayat Download with nice filename

Agustus 14, 2019
Makassaer - Sesosok pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 10, Wisma Dowi, Jalan Dg Tata III, di depan Sungai Jeneberang, ...

Jumat, 12 Juli 2019

Selasa, 19 November 2019

Senin, 20 Mei 2019

Senin, 06 Mei 2019

MAKASSAR - Masih ingat dengan pencopotan massal 15 Camat di Makassar oleh Walikota Makassar Danny Pomanto? Sebagian para Camat yang dicopot ini rupanya diam-diam telah dilantik oleh Wali kota Danny. Mereka yang sudah mendapatkan job pasca pencopotan massal ini, diantaranya mantan Camat Makassar M Ruli, mantan Camat Mariso Harun Rani, mantan Camat Biringkanaya Syahrum Makuradde, dan mantan Camat Ujung Pandang Zulkifli Nanda. Sementara mantan Camat Tamalate Hasan Sulaiman, mantan Camat Panakkukang M Thahir Rasyid, mantan Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti, mantan Camat Ujung Tanah Andi Unru, mantan Camat Bontoala Syamsul Bahri, mantan Camat Rappocini Hamri Hayya, dan mantan Camat Mamajang Fadly Wellang saat ini masih tak punya jabatan atau non job. Mereka di non job-kan karena diduga melakukan dukungan terhadap pasangan calon Walikota Makassar tahun 2018 lalu, kepada Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi yang saat itu berhadapan dengan pasangan Danny Pomanto dan Indira yang merupakan petahana. Mantan Camat Panakkukang M Thahir Rasyid, saat dikonfirmasi mengatakan saat ini dirinya masih abdi negara yang setia kepada negara. "Walau dicopot sepihak, saya tetap setia kepada bangsa dan negara. Jabatan itu amanah ji, Insya Allah selalu bersyukur dengan apa yang ada," katanya. Hal yang sama diungkapkan mantan Camat Tamalate Hasan Sulaiman menurutnya jabatan itu adalah amanah rakyat, dan tentu siap menjadi pelayan masyarakat. "Kita jalani saja, maunya Wali kota kita begini," ujarnya. Menanggapi soal masih ada mantan Camat yang dicopot Danny Pomanto, Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb pun menegaskan siap mengembalikan para camat-camat yang dicopot ini. "Nanti kita cek. Jika benar mereka tidak terlibat dan ada rekomendasi KASN untuk mengembalikan jabatan mereka kita kembalikan," kata Iqbal yang juga Kepala Balitbangda Sulsel ini. Selengkapnya di tribun-timur.com #makassar #walikotamakassar #PJwalikotaMakassar Download with nice filename

Mei 06, 2019
MAKASSAR - Masih ingat dengan pencopotan massal 15 Camat di Makassar oleh Walikota Makassar Danny Pomanto? Sebagian para Camat yang dico...
Adbox
loading...