loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Manggala. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Manggala. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 November 2019

Rabu, 24 April 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar siap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 pada 17 TPS. Tujuh belas TPS yang akan melakukan pencoblosan ulang tersebar di 4 kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Panakkukang, Tamalate, Manggala dan Kecamatan Marison. Anggota KPU Makassar Divisi Teknis Penyelenggaraan, Gunawan Mashar, mengatakan PSU untuk empat kecamatan itu dijadwalkan akan dilansungkan pada Sabtu, 27 April 2019. ⠀ "Kami sudah mengkoordinasikan ke PPK, PPS, dan KPPS-nya. Persiapan sudah dilakukan, di antaranya inventarisir kebutuhan logistik dan penyiapan data pemilih, dokumen-dokumen lain," ujar Gunawan Mashar, via telepon, Selasa (23/4/2019). ⠀ Tidak semua 17 TPS tersebut di Kota Makassar yang akan melakukan pencoblosan ulang untuk semua jenis pemilihan. Beberapa di antaranya hanya mencoblos ulang calon presiden dan wakil presiden. Berikut ini daftar 17 TPS yang akan menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang: ⠀ 1. TPS 15 Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso (Pilpres dan DPR RI) ⠀ 2. TPS 11 Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso (Semua jenis pemilihan) ⠀ 3. TPS 02, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso (Pilpres) ⠀ 4. TPS 06 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang (Semua jenis pemilihan) ⠀ 5. TPS 44 Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang (Pilpres) ⠀ 6. TPS 02 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala (Semua jenis pemilihan) ⠀ 7. TPS 12 Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala (Semua jenis pemilihan) ⠀ 8. TPS 35 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 9. TPS 40 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 10. TPS 43 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 11. TPS 77 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 12. TPS 78 Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 13. TPS 02 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 14. TPS 20 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 15. TPS 26 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres dan DPD RI) ⠀ 16. TPS 40 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Pilpres) ⠀ 17. TPS 10 Pa'baeng-baeng, Kecamatan Tamalate (Semua Jenis Pemilihan) Download with nice filename

April 24, 2019
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar siap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 pada 17 TPS. Tujuh belas TPS yang akan...

Minggu, 24 November 2019

Kamis, 01 Agustus 2019

Jumat, 16 Agustus 2019

MAKASSAR– Ratusan kepala keluarga yang bermukin di bilangan Kecamatan Manggala, khususnya Kelurahaan Biring Romang dan kelurahan disekitarnya, menjerit di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonedia (HUT RI) ke-74. Hal itu seiting dengan kelangkaan gas melon (Kg) dan krisis air bersih aliran leden dari PAM Yang mengeringi rumah-rumah warga di daerah itu. Dari pantauan media ini, penderitaan akibat kellangkaan gas melon tersebut sudah terjadi dua bulan terakhir nyaris bersamaan penderitaan yang dirasakan warga Kota Makassar dan sekitarnya. Sejumlah warga yang dimintai keterangan mengaku dibalik krlangkaan gas penderitaan wargapun diwarnai dengan harga yang meroket yang dijual oleh tokoh-tokoh pengecer di kawasan Manggala. “Sangat sulit mendapatkan gas 3 Kg. Bahkan kami rela mencari ke penjual yang jaih dari rumah. Ketika mendapatkan gas yang dijual harganyaoun berfariasi, Rp.20 ribu hingga Rp.30 Ribu per botolnya,” papar Ibu Aminah, warga Jalan AMD, Antang, Sabtu (17/8/19). Nah, penderitaan warga di hari kemerdekaan RI ini juga diwarnai oleh sulitnya mendapatkan air bersih (leden) aliran PAM Kota Makassar. Warga pelanggan Air PAM mengaku, sudah dua hari, air leden tidak mengalir ke rumah-rumah warga sehingga harus meminta air ke pada warga lainnya yang memIliki sumur maupun sumur bor dirumahnya. “Sudah dua hari warga tak mendapatkannair bersih PAM dan harus meminta tolong pada tetangga yang memiliki sumur,” terang Saleh, salah satu Ketua RT di Borong Jambu. Penderitaan warga dibalik HUT Kemerdekaan RI ke-74 ini, diharapkan bida berakhir dengan keterlibatan maupun keseriusan pemerintah mencari sokusi terbaik untuk rakyatnya. (*) Download with nice filename

Agustus 16, 2019
MAKASSAR– Ratusan kepala keluarga yang bermukin di bilangan Kecamatan Manggala, khususnya Kelurahaan Biring Romang dan kelurahan disekita...

Kamis, 05 Desember 2019

Minggu, 27 Januari 2019

Mau bisa ngomong Bahasa Inggris? TAPI belum bisa2 guys?? Hmm.. Sejatinya speaking itu lebih simple guys. Kalo pengen tau caranya! ! Silahkan JOIN Periode 10 Feb di @manggala.tc Kamoung Inggris Pare guys. 5 HARI mampu Bercerita, Presentasi, Interview, dan DEBAT. *Dilatih dari NOL (Dasar) GA PERCAYA dg kualitas MANGGALA? Coba dulu, sebelum gabung!!! Dengan mengikuti pelatihan singkat 90 menit dijamin mampu "Bercerita". FREE Guys!! Tmen2 yg lagi di PARE bisa langsung mengikuti pelatihan di Manggala Pusat. Eeeeits, bagi tmen2 yg d luar PARE jngan khawatir, kalian bisa join pelatihan nya melalui WA dg target yg sama guys!! Cara mendaftar pelatihan singkat hubungi : 👍0852 7996 8993 Wa/Line/Call 👍@ms.lin22 Yok, jangan lupa TAG tmen mu yg pengen bisa speaking & COMMENT "I can speak English.. Aamiin" #parejahat #bahasainggris #kampunginggris #inggrisindonesia #parekediri #belajarbahasainggris #kampunginggrispare #parejahat #bahasainggrispemula #belajarbahasainggris #bahasainggrismudah #bahasainggrisnya #lesbahasainggris #bimbelbahasainggris #kuliahkeluarnegeri #beasiswa #speakingenglish #speakingenglish Download with nice filename

Januari 27, 2019
Mau bisa ngomong Bahasa Inggris? TAPI belum bisa2 guys?? Hmm.. Sejatinya speaking itu lebih simple guys. Kalo pengen tau caranya! ! ...

Selasa, 12 Maret 2019

MAKASSAR,– Pelarian dua orang tersangka dalam tindak pidana pembunuhan masing-masing bernama Syahrul alias Callu (28), dan Adhe Fadillah (22) yang merupakan keduanya warga Agama Jalan Dr Laimena lorong 45, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukkang ini akhirnya terhenti setelah Polisi mengepung persembunyiannya, keduanya pun ditangkap, Selasa (12/3/2019) Perburuan yang cukup jauh berbuah hasil, hingga kedua pembunuh Michael Killa sapaan akrabnya Mika pun tak bisa berkutik. Dia hanya terkejut melihat polisi asal Makassar mengepungnya di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Petugas pun berujar ‘ Mau Kabur Kemana Kalian Balikpapan ini Indonesia. Ada Polrinya,” ujar petugas kepolisian. Keduanya pun diterbangkan ke Makassar, setibanya langsung digiring ke sebuah ruang penyidik di Mapolrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kepala Kepolisian Resort Besar (Kapolrestabes) Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo yang dikonfirmasi mengaku telah mendapat kabar penangkapan kedua tersangka pembunuh warga Bukit Batu, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala itu. Hanya saja perwira tiga bunga melati di pundaknya itu enggan bisa menjelaskan lebih jauh pemicu pembantaian yang dilakukan kedua tersangka. Namun menurut pengakuan kedua tersangka telah mengakui perbuatannya menikam korban mengakibatkan korban meninggal dunia. ” Kami belum dapat menyimpulkan kronologi pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka. Namun kedua tersangka menikam korban mengakibatkan korban meninggal dunia. Dari penangkapan keduanya turut diamankan barang bukti berupa satu unit motor Suzuki Smash yang digunakan saat pelariannya usai menikam korban,” ujar Kapolrestabes. Sebelumnya pihak kata Kapolrestabes korban melayangkan laporan dengan nomor laporan polisi LP / 32 / II /K/ 2019 / Polrestabes Makassar, Polsek Manggala pada tanggal 09 Februari 2019. “Jadi memang sebelumnya kami terima laporan pada tanggal 9 Februari 2019 lalu. Kejadian itu tepatnya di Bukit Batu, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala. Aduan korban disebutkan jika seorang lelaki bernama Michael Killa telah meninggal dunia setelah ditikam oleh pelaku. Laporan itu kemudian ditindak lanjuti. Sebulan perburuan d Download with nice filename

Maret 12, 2019
MAKASSAR,– Pelarian dua orang tersangka dalam tindak pidana pembunuhan masing-masing bernama Syahrul alias Callu (28), dan Adhe Fadillah...

Kamis, 25 April 2019

Seorang pria bernama Hamka, terkena tembakan dari peluru senjata api, di jalan Tamangapa Raya, kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (25/4/2019) sekira pukul 20.00 Wita. Saat ini, Hamka tengah menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. ⠀ Dari sebuah foto yang diterima, tampak sebuah luka yang diketahui bekas tembusan peluru mengenai bagian paha kiri korban. Namun, saat Sulselekspres.com mencoba melakukan verifikasi, pihak keamanan IGD melarang awak media untuk melihat kondisi Hamka. Di luar IGD, seorang pria bernama Bahrul tampak dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. Beberapa menit kemudian, Bahrun dan seorang pria tidak dikenal dibawa petugas, masuk ke mobil Bhabinkamtibmas Polsek Manggala. ⠀ “Ini kami bawa ke Polrestabes,” ujar seorang petugas yang berada dalam mobil tersebut. Bahrul merupakan saksi, saat Hamka ditembak oleh seorang pria yang disebut-sebut merupakan petugas kepolisian. Namun, ketika Sulselekspres.com menanyakan kronologinya, Bahrul hanya menjawab singkat. ⠀ “Di Antang [lokasi penembakan],” kata Bahrun singkat, “[Sebelum ditembak] tidak adaji [gelagat korban].” Kesaksian Rekan Korban: Pelaku Berboncengan Saat Bahrun telah dibawa oleh pihak berwajib, Sulselekspres.com bertemu dengan salah seorang rekan korban, Muhammad Fajar. Dialah yang membawa korban ke IGD RS Ibnu Sina tak lama setelah insiden penembakan. ⠀ Menurut kesaksiannya, sebelum ditembak, Hamka dan Bahrul terlibat pembicaraan. Saat itu, Bahrun menawarkan tumpangan ke Hamka, namun kata Fajar, korban menolak tawaran itu. ⠀ “Hamka [sedang] jalan kaki, Bahrul mau bonceng pulang, ribut mi situ. Si Hamka tidak mau bilang “Jalan ma saja” terus Bahrul bilang “Ih sinimi saya bonceng”, setelah itu ada polisi bonceng dua,” kata Fajar saat diwawancarai, di RS Ibnu Sina Makassar. Kata Fajar, polisi itu tidak mengenakan baju dinas; “baju biasa ji.” ⠀ Sebelum ditembak, kedua polisi masuk ke sebuah lorong. Tak lama, seorang polisi keluar dan menghampiri Hamka. Hanya selisih beberapa detik, letusan tembakan bunyi. ⠀ “Langsung ditembak, ndak tau … Tidak ada sepatah kata, itu polisi,” kata Fajar. Baca selengkapnya di sulselekspres.com Download with nice filename

April 25, 2019
Seorang pria bernama Hamka, terkena tembakan dari peluru senjata api, di jalan Tamangapa Raya, kecamatan Manggala, Makassar, Kamis (25/4/...

Jumat, 27 Maret 2020

Jumat, 16 Agustus 2019

Adbox
loading...