loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bangkala. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bangkala. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2020

Rabu, 24 Juli 2019

1 videos. Dugaan pembunuhan bermotif dendam dan cemburu kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Bangkala. Peristiwa itu terjadi subuh pada hari ini Rabu, 24 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 wita di dusun Batu le'leng Barat desa Mallasoro kec Bangkala. Korban bernama Mappa dg ngence, umur 70 tahun bekerja sebagai petani dan beralamat di kp batu le'leng desa mallasoro, korban berada dirumahnya dan duduk diteras sambil memperbaiki jaring untuk menangkap ikan tiba2 didatangi oleh lelaki Bisa dg Kulle yang merupakan tetangganya sendiri dan Langsung menyerang korban dgn tebasan parang akibatnya korban luka parah dibagian wajah dan lengan dengan luka menganga, korban tersungkur dan tewas seketika. Setelah kejadian pelaku melarikan diri kerumahnya yang berjarak kurang lebiht 20m dari rumah korban untuk bersembunyi. Keluarga korban yg emosi Dan mengetahui kejadian ini kemudian mencari pelaku kerumahnya dan merusak rumah pelaku ,pelaku mencoba kabur meninggalkan rumah dan menyelamatkan diri dari amukan keluarga Korban namun sudah terlanjur terkepung oleh warga dan keluarga korban yang melemparinya dengan batu serta senjata tajam, personil Polsek Bangkala yang datang dilokasi kejadian sempat mengamankan pelaku namun Karena banyknya luka akibat amukan keluarga korban akhirnya pelaku tidak tertolong dan tewas dilokasi kejadian. Diduga motif kejadian dipicu oleh dendam karena pelaku merasa cemburu kepada korban yg disinyalir menjalin hubungan dengan istri pelaku berdasarkan desas desus yg sampai ke telinga pelaku sehingga pelaku menjadi kalap dan mendatangi korban ditambah lagi menurut penuturan warga pelaku dikenal tempramen dan sering melakukan keributan yang berakhir penganiayaan oleh pelaku di kampung tersebut hal ini juga menjadi keluhan warga setempat. Kiriman Beberapa Followers #jeneponto #pembunuhan Download with nice filename

Juli 24, 2019
1 videos. Dugaan pembunuhan bermotif dendam dan cemburu kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Bangkala. Peristiwa itu terjadi subuh pad...

Rabu, 06 Februari 2019

Polisi menangkap dua begal di Kampung Boyong Keluranah Tamanroya Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Rabu (6/2) kemarin. Dua begal tersebut yakni Fendy (38) dan Reza Ardianto (18). Keduanya sitangkap usai beraksi membegal seorang warga Makassar. “Pengejaran komplotan begal ini berawal dari laporan seorang warga bernama Nurdin alamat kota Makassar, korban saat itu sedang istirahat perjalanan dari makassar, korban rencana akan ke Bantaeng, saat beristirahat didatangi dua orang langsung mengancam menggunakan sebilah parang dan memaksa korban untuk menyerahkan barang yang dibawanya,”jelas Boby Selasai mengambil Handphone korban, kedua pelalu langsung melarikan diri menggunakan motor. Korban pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bangkala Jeneponto. Berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B/02/ I/ 2019/Sulsel/ Res Jeneponto/Sek Bangkala petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentivikasi ciri ciri pelaku. Polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah mertuanya di kampung Tamanroya Kecamatan Tamalatea. Tak mau kehilangan buruannya, Tim Pegasus yang dipimpin Aipda Abd Rasak langsung  bergerak dan mengepung rumah yang di maksud. Mengetahui kehadiran Polisi, pelaku Fendy lari dan loncat ke dalam sungai yang berada di belakang rumahnya. “Anggota sempat kehilangan jejak, namun terus melakukan penyisiran sekitar sungai alhasil pencarian selama 2 jam lebih, itu, pelaku kita berhasil tangkap saat bersembunyi diatap rumah warga,”tuturnya Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya. Saat beraksi, Fendy mengaku ditemani Reza yang beralamat di Kota Makassar. Tim pegasus pun bergerak ke kediaman Resa di jln Tanggul Patompo Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Tim Pegasus Reskrim Polres Jeneponto itu di back up oleh Resmob Polda Sulsel. Saat penangkapan, Reza sedang  tertidur. Menurut Kasat Reskrim AKP Boby Rachman, pelaku merupakan residivis,  pelaku sudah pernah ditahan dengan kasus yang sama pada tahun 2009. Selain TKP di Bangkala, mereka juga pernah melakukan aksi yang sama di jalan lingkar dan di Kampung Tonrokassi Kecamatan Tamalatea, Jeneponto. Sumber: turateanews.co.id Download with nice filename

Februari 06, 2019
Polisi menangkap dua begal di Kampung Boyong Keluranah Tamanroya Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto, Rabu (6/2) kemarin. Dua begal ...

Kamis, 11 Juni 2020

Rabu, 29 April 2020

Selasa, 12 Maret 2019

Info Anak Hilang. Bismillah. Telah ditemukan seorang anak bernama Firdaus kelas dua sd katangka, bapaknya namax Soni. Mamax Ramlah. Mohon bantuannya jika ada yg kenal. Untuk info silahkan hubungi Bpk Sekertaris Lurah Bangkala Makassar, bapak Jufe. jalan tamangapa raya III +6281355355762 Anak tersebut smentara diamankan di rumah pak seklur Bangkala Makassar. Kiriman Followers . FOLLOW PARTNER KAMI @infokotamakassar . #anakhilang #Makassar #gowa #infokejadianmakassar #infokotamakassar Download with nice filename

Maret 12, 2019
Info Anak Hilang. Bismillah. Telah ditemukan seorang anak bernama Firdaus kelas dua sd katangka, bapaknya namax Soni. Mamax Ramlah. Mo...

Info Anak Hilang. Bismillah. Telah ditemukan seorang anak bernama Firdaus kelas dua sd katangka, bapaknya namax Soni. Mamax Ramlah. Mohon bantuannya jika ada yg kenal. Untuk info silahkan hubungi Bpk Sekertaris Lurah Bangkala Makassar, bapak Jufe. jalan tamangapa raya III +6281355355762 Anak tersebut smentara diamankan di rumah pak seklur Bangkala Makassar. Kiriman Followers . #anakhilang #Makassar #gowa #infokejadianmakassar #infokotamakassar Download with nice filename

Maret 12, 2019
Info Anak Hilang. Bismillah. Telah ditemukan seorang anak bernama Firdaus kelas dua sd katangka, bapaknya namax Soni. Mamax Ramlah. Mo...

Minggu, 12 April 2020

Senin, 04 November 2019

Selasa, 23 Juli 2019

5 videos. Nyawa dibayar nyawa.... . Dugaan pembunuhan bermotif dendam dan cemburu kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Bangkala. Peristiwa itu terjadi subuh pada hari ini Rabu, 24 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 wita di dusun Batu le'leng Barat desa Mallasoro kec Bangkala. . Korban bernama Mappa dg ngence, umur 70 tahun bekerja sebagai petani dan beralamat di kp batu le'leng desa mallasoro, korban berada dirumahnya dan duduk diteras sambil memperbaiki jaring untuk menangkap ikan tiba2 didatangi oleh lelaki Bisa dg Kulle yang merupakan tetangganya sendiri dan Langsung menyerang korban dgn tebasan parang akibatnya korban luka parah dibagian wajah dan lengan dengan luka menganga, korban tersungkur dan tewas seketika. Setelah kejadian pelaku melarikan diri kerumahnya yang berjarak kurang lebiht 20m dari rumah korban untuk bersembunyi. . Keluarga korban yg emosi Dan mengetahui kejadian ini kemudian mencari pelaku kerumahnya dan merusak rumah pelaku ,pelaku mencoba kabur meninggalkan rumah dan menyelamatkan diri dari amukan keluarga Korban namun sudah terlanjur terkepung oleh warga dan keluarga korban yang melemparinya dengan batu serta senjata tajam, personil Polsek Bangkala yang datang dilokasi kejadian sempat mengamankan pelaku namun Karena banyknya luka akibat amukan keluarga korban akhirnya pelaku tidak tertolong dan tewas dilokasi kejadian. . Diduga motif kejadian dipicu oleh dendam karena pelaku merasa cemburu kepada korban yg disinyalir menjalin hubungan dengan istri pelaku berdasarkan desas desus yg sampai ke telinga pelaku sehingga pelaku menjadi kalap dan mendatangi korban ditambah lagi menurut penuturan warga pelaku dikenal tempramen dan sering melakukan keributan yang berakhir penganiayaan oleh pelaku di kampung tersebut hal ini juga menjadi keluhan warga setempat. Download with nice filename

Juli 23, 2019
5 videos. Nyawa dibayar nyawa.... . Dugaan pembunuhan bermotif dendam dan cemburu kembali terjadi diwilayah hukum Polsek Bangkala. ...

Senin, 18 Februari 2019

Gowa - Keracunan massal terjadi di Padi Valley Golf, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Senin (18/2/2019). ⠀ Keracunan massal ini dialami sejumlah caddy dan keluarganya yang hadir dan menikmati hidangan pada kegiatan silaturahmi sesama caddy. Keracunan ini diduga bersumber dari makanan yang dihidangkan pada kegiatan tersebut. Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. ⠀ "Benar ada tapi saat ini masih dalam penanganan," kata Tambunan via telepone kepada KABAR.NEWS. Dari data yang bersumber dari pihak Kecamatan Pattalassang, hingga saat ini tercatat ada 41 korban dugaan yang diketahui identitasnya, berikut nama-nama korban tersebut keracunan massal: ⠀ 1. Alya Putri, 5 tahun, Saile Panaikang 2. Masni, 19 tahun, Desa Sunggumanai 3. Risnawati, 19 tahun, Bangkala Desa Jenemadinging 4. Mirna, 24 tahun. 5. Yuliana, 26 tahun, Pappareang Parangloe 6. Nurmia, 18 tahun, Pappareang 7. Nur Andini, 18 tahun, Moncong2 Peccellekang 8. Vita Andriani, 18 tahun, Moncong tanah Desa Nirannuang 9. Kavin, 15 tahun, Makassar 10. Lisdayanti, 18 tahun, Pappareang 11. Jumriani Dg. Kamma, 43 tahun, Balangpunia Desa Panaikang 12. Kamsinawati, 19 tahun, Mawang 13. Nurhapsan, 23 tahun, Teamate Pattallassang 14. Sinta Bella, 18 tahun, Bangkala Desa Jenemadinging 15. Rahmawati, 17 tahun, Dusun Borongloe Desa Pallantikang 16. Pika, 24 tahun, Makasaar 17. Reskiani, 20 tahun, Sumbarrang Desa Borongpa'lala 18. Mutiara, 5 tahun, Burung2 Desa Pattallasaang 19. Nuritani, 20 tahun, Bontoa Desa Borongpa'lala 20. Yassar Andi Hamzah, 2 tahun, Pappareang 21. Nursita, 24 tahun, Pappareang 22. Indah Sari, 19 tahun, Sumbarrang Desa Borongpa'lala 23. Firdayanti, 18 tahun, Sumbarrang Desa Borobgpa'lala 24. Al Ikram, 5 tahun, Palacini 25. Zulfikah, 21 tahun, Teamate Desa Pallantikng 26. Erni, 19 tahun, Pakatto 27. Fatma, 25 tahun, Sailong Desa Sunggumanai 28. Hariyana, 31 tahun, Parangtambung 29. Sinar, 19 tahun, Mawang Kel. Mawang 30. Riana, 24 tahun, BTN Anak Gowa Pallangga Lanjut kolom komentat. Download with nice filename

Februari 18, 2019
Gowa - Keracunan massal terjadi di Padi Valley Golf, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Senin (18/2/2019). ⠀ Keracunan massal ini ...

Rabu, 27 Mei 2020

Jumat, 19 Juli 2019

Seorang wanita bernama Aminah (30) tega menyiram air panas ketubuh suaminya sendiri hingga melepuh dan tewas di Kampung Paranga, Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. Peristiwa itu terjadi karena Aminah cemburu atas tindakan Bahtiar (28) tak lain suami pelaku, menikah tanpa sepengetahuanya. Hal itu dibenarkan Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul keTribunJeneponto.com, Sabtu (20/7/2019) pagi. AKP Sahrul menjelaskan korban disiram air panas saat sedang tidur di rumahnya di kampung Paranga. . "Pada hari Sabtu (13/7/2019) lalu, korban Bahtiar sedang tidur, lalu pelaku yang tak lain istrinya sendiri memasak air panas dan menyiramkan kearah tubuh korban," kata AKP Syahrul. Akibatnya korban mengalami kulit melepuh hampir sekujur tubuh terutama pada bagian dada dan perut. Mantan Kapolsek Tamalatea itu menambahkan korban sempat mendapat perawatan di RSUD Takalar. "Setelah kejadian tersebut korban dibawa oleh keluarga pelaku kerumah sakit umum Padjonga Dg Ngalle Takalar untuk mendapatkan perawatan," tutur Syahrul. "Namun tidak ada perubahan sehingga keluarga korban memutuskan untuk dilakukan pengobatan tradisional hingga akhirnya meninggal dunia," jelasnya. Rencananya, jenasah pria yang bekerja sebagai sopir angkot di Makassar itu akan dimakamkan hari ini di rumah saudaranya di Kampung Beru, Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. . . . . Source: tribunjeneponto.com Download with nice filename

Juli 19, 2019
Seorang wanita bernama Aminah (30) tega menyiram air panas ketubuh suaminya sendiri hingga melepuh dan tewas di Kampung Paranga, Desa Kap...

Kamis, 05 Maret 2020

Adbox
loading...