loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Daya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Daya. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Mei 2019

Senin, 22 Juni 2020

Selasa, 19 Maret 2019

1 videos. "WUJUDKAN SUMBER DAYA PANGAN BERKWALITAS APARAT BHABINKAMTIBMAS BANTU TANAM PADI" ' ' Ijin melaporkan pd Hari Selasa tgl 19 Maret 2019 pd jam 09.00 wita, Aparat bhabinkamtibmas Polsek Tabulahan polda sulbar Bripda Yusran membantu petani tanam padi dilahan persawahan kelurahan lakahang, kec.tabulahan, kab.mamasa, milik salah satu masyarakat kelompok tani bapak Suleman, ' Kegiatan pendampingan oleh bhabinkamtibmas Bripda Yusran berupa membantu menanam padi di lahan persawahan masyarakat kelompok tani, merupakan salah satu sumber pangan petani di Kecamatan tabulahan Kabupaten mamasa, sulawesibarat, Selasa (19/03/2019). Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Bripda Yusran menerangkan, kegiatan pendampingan yang dilakukan merupakan wujud nyata POLRI turut serta dalam mendukung program pemerintah, dalam rangka meningkatkan sumber daya pangan. “Kegiatan pendampingan yang saya lakukan kepada para petani, yakni menanam padi dengan luas lahan satu hektar,” ucap Bripda Yusran. ' Tujuan pendampingan penanaman padi tersebut untuk memberikan dukungan dan semangat kepada kelompok petani guna mendapatkan hasil panen yang maksimal dan mensukseskan sumber daya pangan yg ada diwilayah kecamatan tabulahan. Kiriman Followers Via LINE AT #polda #sulbar #polisi Download with nice filename

Maret 19, 2019
1 videos. "WUJUDKAN SUMBER DAYA PANGAN BERKWALITAS APARAT BHABINKAMTIBMAS BANTU TANAM PADI" ' ' Ijin melaporkan pd ...

Minggu, 21 April 2019

Makassar - Seorang mahasiswa UKI Paulus Makassar bernama Kristian, meregang nyawa usai terkena senjata rakitan jenis "Papporo" buatannya sendiri, di Jalan Biring Romang, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (20/4/2019). Senjata rakitan jenis Papporo ini meledak dan langsung mengenai lengan Kristian. Akibatnya, dia mengalami luka serius dan mengeluarkan darah yang cukup banyak, membuat nyawanya tidak bisa diselamatkan meski sebelumnya telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daya (RSUD) Kota Makassar. Informasi yang dihimpun KABAR.NEWS, peristiwa ini bermula sekitar pukul 16.45 Wita, ketika Kristian menuju ke lokasi kejadian dengan maksud untuk melakukan uji coba senjata rakitan Papporo yang baru saja dia buat sendiri. Tiba di lokasi kejadian, Mahasiswa Teknik Mesin ini beberapa kali korban membakar sumbu senjata rakitan itu, tapi Papporo tersebut tak kunjung meledak. Korban saat itu terus berusaha agar Papporo ciptaannya ini bisa meledek dengan terus menerus membakar sumbunya. Namun naasnya, saat senjata rakitan itu berhasil meledak, malah ledakannya mengarah ke tubuh korban dan membuat lengan korban terluka dan juga mengeluarkan darah uang cukup banyak. Melihat hal itu, rekan korban langsung membawanya ke Rumah Sakit Daya. Tapi, dokter mengatakan bahwa korban telah tidak bernyawa. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsu Bachtiar saat dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut. Dia mengatakan bahwa korban meninggal dunia karena terkena senjata rakitan buatan sendiri. "Korban melakukan uji coba senjata rakitan miliknya. Dan saat itu, pantat laras senjata rakitan jebol dan meledak, kemudian mengenai lengan sebelah kanan korban. Korban pun mengalami pendarahan yang cukup serius yang mengakibatkan korban meninggal dunia di RS Umum Daya," terangnya sesaat lalu. Saat mendapatkan informasi tersebut, lanjut Syamsu Bachtiar, pihaknya langsung ke lokasi kejadian melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengamankan barang bukti. Dan korban saat ini telah diserahkan ke keluarganya dan dibawa kediamannya di jalan Biring Romang, Kota Makassar. Sumber : kabar.news #makassar #mahasiswa #papporo Download with nice filename

April 21, 2019
Makassar - Seorang mahasiswa UKI Paulus Makassar bernama Kristian, meregang nyawa usai terkena senjata rakitan jenis "Papporo" ...

Kamis, 26 Maret 2020

Minggu, 31 Mei 2020

Kamis, 28 Februari 2019

Nenek ini bernama nenek Aminah dari Pekkae Kab. Barru Sulsel. Nenek ini diantar oleh tukang ojek di Paccerakkang ke RS Daya. Nenek ini katanya tidak punya keluarga di Makassar dan tidak bisa menghubungi keluarganya lantaran tak mempunyai hp, si nenek juga tak mempunyai kartu identitas. . Mungkin ada yang tahu nenek ini... . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Assalamu alaikum.wr.wb Tadi pagi menjelang siang nenek ini datang ke RS daya diantar oleh tukang ojek daerah paccerakkang, nenek ini katanya tdk punya keluarga di makassar dan dia tdk bisa menghubungi keluarganya krn tdk mempunyai hp, dan nenek ini juga tdk punya kartu identitas serta berkas2 lainnya untuk berobat..!! Buat teman2 yang mungkin mengenal nenek ini atas nama Aminah dari Pekkae Kab.Barru untuk srgera menghubungi keluarganya bahwa nenek aminah berada di RSUD Daya Kota Makassar sedang dalam perawatan.. Dan untuk para dermawan yang mau datang membesuk nenek ini bisa datang langsung ke rs daya #trimakasih . Info : Nurul Hijrah Abustang . . . . . . . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

Februari 28, 2019
Nenek ini bernama nenek Aminah dari Pekkae Kab. Barru Sulsel. Nenek ini diantar oleh tukang ojek di Paccerakkang ke RS Daya. Nenek in...
Adbox
loading...