loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tidung. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tidung. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2019

Aparat kepolisian Resmob Polsek Panakkukang mengamankan tersangka begal dan penadah, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 01.00 Wita. Tersangka Ahmad Edy warga Tidung Mariolo dibekuk di kediamannya oleh Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit Ipda Roberth Hariyanto Siga, Danteam Aiptu Julianto dan Wadantim Bripka Dzulqadri. Selanjutnya tersangka digelandang ke Posko Resmob Polsek Panakkukang untuk dilakukan interogasi. Hasilnya tersangka mengakui aksi kejahatannya, pencurian dengan kekerasan (Begal) diwilayah hukum Polsekta Panakkukang dan Polres Gowa. Kemudian personil Resmob Polsek Panakkukang melakukan pengembangan terhadap penadah dan barang bukti di jalan Tidung Mariolo Kecamatan Rappocini kota Makassar disebuah bengkel. Polisi berhasil mengamankan Ansari Zulkifli yang berperan menjual handphone curian kepada seseorang seharga 800 ribu di jalan Sabutung. Sebelum terjadi penangkapan sempat terjadi ketegangan oleh pihak keluaga yang tak ingin anaknya dibawa, namun saat diperlihatkan tersangka yang terlebih dahulu diamankan akhirnya mereka melepas untuk digelandang ke kantor polisi. Pengembangan pun dilanjutkan menuju jalan Sabutung kota Makassar dan mengamankan barang bukti 1 unit handpone merek Vivo F 11 warna hitam. Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan adanya tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) beserta barang bukti 1 bilah pisau dapur, 1 unit motor dan 1 unit handhpone. Sebelumnya polisi berhasil mengamankan 1 bilah pisau dapur yang digunakan menodong korbannya dan 1 unit sepeda motor. Tersangka sendiri kami terapkan pasal 365 ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.”tutup Ananda Download with nice filename

Maret 14, 2019
Aparat kepolisian Resmob Polsek Panakkukang mengamankan tersangka begal dan penadah, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 01.00 Wita. Tersang...

1 videos. Padahal bukan ji di tilang , Mau na ji disuruh bayar pajak hahaha ya beginimi ini klo otak na sumbu pendek 😂 . . . . Jadi begini ceritanya, Menurut informasi yang di dapat pemuda yang belum diketahui identitasnya itu hanya salah paham kepada petugas. Kamis (14/3/19) siang, Dispenda/Samsat Kabupaten Tana Tidung mengelar Operasi Pajak Kendaraan, tepatnya di Depan Mapolsek Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. . Pemuda tersebut diberikan surat oleh pihak Dispenda untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan yang belum dibayar. Hanya saja, pemuda tersebut tidak terima dan beranggapan telah di tilang oleha petugas kepolisian lalu lintas. Meski sudah dijelaskan oleh petugas, pemuda tersebut tetap tidak mengindahkan apa yang disampaikan, justru malah merusak kendaraan miliknya. Download with nice filename

Maret 14, 2019
1 videos. Padahal bukan ji di tilang , Mau na ji disuruh bayar pajak hahaha ya beginimi ini klo otak na sumbu pendek 😂 . . . . Jad...

4 videos. Yang lagi viral hari ini, ada-ada saja tingkah laku pria ini yang merusak motornya sendiri. Sudah capek-capek rusak motornya ehh ternyata bukan ditilang. . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ MERUSAK MOTOR VERSI TERBARU 14/3/2019 . Jadi begini ceritanya, Menurut informasi yang di dapat pemuda yang belum diketahui identitasnya itu hanya salah paham kepada petugas. . Kamis (14/3/19) siang, Dispenda/Samsat Kabupaten Tana Tidung menggelar Operasi Pajak Kendaraan, tepatnya di Depan Mapolsek Sesayap, Kabupaten Tana Tidung,Kalimantan Utara. . Pemuda tersebut diberikan surat oleh pihak Dispenda untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan yang belum dibayar. Hanya saja, pemuda tersebut tidak terima dan beranggapan telah di tilang oleh petugas kepolisian lalu lintas. . Meski sudah dijelaskan oleh petugas, pemuda tersebut tetap tidak mengindahkan apa yang disampaikan, justru malah merusak kendaraan miliknya. . Info : patroli kaltara . . . . . . . . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

Maret 14, 2019
4 videos. Yang lagi viral hari ini, ada-ada saja tingkah laku pria ini yang merusak motornya sendiri. Sudah capek-capek rusak motornya ...

Rabu, 29 Mei 2019

MAKASSAR - Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (29/5/2019). Bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan ibunya. Tampak dari tali pusar yang baru sudah terpotong dan warna kulit bayi tersebut masih berwarna merah. Berat badan dua 2 kg panjang 43 cm itu diketahui setelah dibawa ke puskesmas terdekat. Nurhayati warga yang menemukan bayi tersebut mengatakan, sekitar pukul 07.00 wita dirinya sedang menjahit pakaian dan mendengar tangisan bayi. Ia kemudian cek cucunya di kamar. Setelah masuk kamar untuk melihat cucunya ternyata cucunya sedang tidur. Setelah itu, ia mencari arah suara bayi tersebut di depan rumahnya. Ibu rumah tangga 34 tahun itu terkejut setelah melihat seorang bayi terbungkus dos air mineral sedang menangis di depan rumahnya di pinggir jalan. Nurhayati kemudian melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar rumahnya. Lalu bersama-sama warga lainnya membawa ke Puskesmas Kassi-kassi. Saat ini, bayi yang masih dalam keadaan hidup tersebut telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. Sumber : rakyatku.com #makassar #bayi Download with nice filename

Mei 29, 2019
MAKASSAR - Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, K...

Kamis, 14 Maret 2019

Makassar – Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian dengan kekerasan (Curas) Begal membuahkan hasil, Rabu (13/3/2019) Sekitar pukul 11.00 Wita. Mr alias Krc (17) warga Tidung Mariolo yang masuk daftar DPO akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang didampingi kedua orangtua dan diterima oleh Piket Reskrim. Dua perwira polisi Ipda Arthenius MB sebagai Kanit Timsus Polda Sulsel dan Ipda Roberth Hariyanto Siga Panit Resmob Polsek Panakkukang yang memimpin penangkapan kemarin malam, memberikan nasehat dan saran kepada kedua orangtua tersangka agar kiranya anaknya menyerahkan diri ke kantor polisi sebelum kejadian serupa bernasib sama terhadap rekannya Al Fajrin alias Riri terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas saat berusaha melawan aparat kepolsian dan berusaha kabur. Saran dan nasehat orangtua tersangka menyambut baik dan segera mungkin anaknya kami serahkan ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang membuat malu keluarga. Akhirnya kedua orangtua tersangka membawa anaknya ke kantor polisi dan hasil pengakuan anaknya telah melakukan aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) 5 TKP dan salah satunya melukai korban seorang wanita dengan menebas jari kiri korban nyaris putus dengan menggunakan pisau dapur. Adapun barang bukti berhasil diamankan berupa 1 Buah Handphone merk oppo (milk korban) ,1 buah Pisau dapur ( sajam yg di gunakan pelaku), 1 Unit motor jenis Suzuki satria FU (motor yg di gunakan pelaku), (Barang bukti tersebut telah di amankan) Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap menerangkan bahwa benar salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) telah menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang sekitar pukul 11.00 Wita. Didampingi oleh kedua orangtuanya. Tersangka sendiri telah menjalani proses pemeriksaan diruangan Reskrim Polsek Panakkukang.”tutup Ananda. Sumber : SimponiNews.com #makassar #begal Download with nice filename

Maret 14, 2019
Makassar – Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian den...

Sabtu, 30 Mei 2020

Rabu, 13 Maret 2019

Makassar – Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian dengan kekerasan (Curas) Begal membuahkan hasil, Rabu (13/3/2019) Sekitar pukul 11.00 Wita. Mr alias Krc (17) warga Tidung Mariolo yang masuk daftar DPO akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang didampingi kedua orangtua dan diterima oleh Piket Reskrim. Dua perwira polisi Ipda Arthenius MB sebagai Kanit Timsus Polda Sulsel dan Ipda Roberth Hariyanto Siga Panit Resmob Polsek Panakkukang yang memimpin penangkapan kemarin malam, memberikan nasehat dan saran kepada kedua orangtua tersangka agar kiranya anaknya menyerahkan diri ke kantor polisi sebelum kejadian serupa bernasib sama terhadap rekannya Al Fajrin alias Riri terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas saat berusaha melawan aparat kepolsian dan berusaha kabur. Saran dan nasehat orangtua tersangka menyambut baik dan segera mungkin anaknya kami serahkan ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang membuat malu keluarga. Akhirnya kedua orangtua tersangka membawa anaknya ke kantor polisi dan hasil pengakuan anaknya telah melakukan aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) 5 TKP dan salah satunya melukai korban seorang wanita dengan menebas jari kiri korban nyaris putus dengan menggunakan pisau dapur. Adapun barang bukti berhasil diamankan berupa 1 Buah Handphone merk oppo (milk korban) ,1 buah Pisau dapur ( sajam yg di gunakan pelaku), 1 Unit motor jenis Suzuki satria FU (motor yg di gunakan pelaku), (Barang bukti tersebut telah di amankan) Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap menerangkan bahwa benar salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) telah menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang sekitar pukul 11.00 Wita. Didampingi oleh kedua orangtuanya. Tersangka sendiri telah menjalani proses pemeriksaan diruangan Reskrim Polsek Panakkukang.”tutup Ananda. Sumber : SimponiNews.com #makassar #begal Download with nice filename

Maret 13, 2019
Makassar – Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian den...

Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian dengan kekerasan (Curas) Begal membuahkan hasil, Rabu (13/3/2019) Sekitar pukul 11.00 Wita. Mr alias Krc (17) warga Tidung Mariolo yang masuk daftar DPO akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang didampingi kedua orangtua dan diterima oleh Piket Reskrim. Dua perwira polisi Ipda Arthenius MB sebagai Kanit Timsus Polda Sulsel dan Ipda Roberth Hariyanto Siga Panit Resmob Polsek Panakkukang yang memimpin penangkapan kemarin malam, memberikan nasehat dan saran kepada kedua orangtua tersangka agar kiranya anaknya menyerahkan diri ke kantor polisi sebelum kejadian serupa bernasib sama terhadap rekannya Al Fajrin alias Riri terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas saat berusaha melawan aparat kepolsian dan berusaha kabur. Saran dan nasehat orangtua tersangka menyambut baik dan segera mungkin anaknya kami serahkan ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang membuat malu keluarga. Akhirnya kedua orangtua tersangka membawa anaknya ke kantor polisi dan hasil pengakuan anaknya telah melakukan aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) 5 TKP dan salah satunya melukai korban seorang wanita dengan menebas jari kiri korban nyaris putus dengan menggunakan pisau dapur. Adapun barang bukti berhasil diamankan berupa 1 Buah Handphone merk oppo (milk korban) ,1 buah Pisau dapur ( sajam yg di gunakan pelaku), 1 Unit motor jenis Suzuki satria FU (motor yg di gunakan pelaku), (Barang bukti tersebut telah di amankan) Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap menerangkan bahwa benar salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) telah menyerahkan diri ke Mapolsek Panakkukang sekitar pukul 11.00 Wita. Didampingi oleh kedua orangtuanya. Tersangka sendiri telah menjalani proses pemeriksaan diruangan Reskrim Polsek Panakkukang.”tutup Ananda Download with nice filename

Maret 13, 2019
Upaya aparat kepolisian dari Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel membujuk kedua orangtua tersangka Pencurian dengan kekeras...

Jumat, 18 Januari 2019

Ananda Atifah Putri Ramadhani, Yang berusia 7 bulan anak keempat dari pasangan Bapak Mustakim & Ibu Arini yang tinggal di emperan ruko depan Kampus Universitas Negeri Makassar, jalan Tidung Raya, Makassar, Sulawesi Selatan masih berjuang melawan sakitnya yang dirawat di RS Awal Bros Kota Makassar. Ananda Atifah sedang berjuang melawan sakitnya di ruangan PICU RS Awal Bros Makassar yang sempat kritis selama seminggu. Saat ini kondisi bayi mungil itu sedikit mulai membaik. Bayi dari pasangan yang kurang mampu ini mengalami 6 X Step Berulang dan membutuhkan penanganan serius di Ruangan PICU. Namun soal jaminan BPJS atau pun Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang belum sempat diurus ini membuat bapak 5 orang anak itu akhirnya memasukkan anaknya ke Rumah sakit dengan jalur umum. Seperti berita sebelumnya orang tua pasien mengaku pasrah, sekarang biaya rumah sakit terus membengkak. Biaya Ruangan, obat dan tindakan perawat Rumah Sakit mencapai 3 jt rupiah/hari pertanggal (15/1)kemarin. Hingga hari ini menurut dia bahwa biaya yang telah terhitung sejak awal masuk hingga sekarang mencapai 15 Juta kurang lebih, “Kata Mustakim Jumat (18/1/2019). ⠀ Lanjut kata Mus, Semenjak soal Postingan dibeberapa media online dan FB tentang soal kondisi yang dirinya alami, ada beberapa petugas dari Dinas Kesehatan berkunjung. Kunjungan itu dalam rangka melihat kondisi pasien dan soal kartu jaminan yang dia miliki ,” Kata Takim. Saya, Mustakin berharap kepada pemerintah, dermawan untuk mengetuk pintu hati para donatur agar sekiranya berkenan memberikan bantuan dan uluran tangan agar kedua orang tua Atifah memiliki biaya pengobatan Atifah di rumah sakit Hingga berita ini turun kondisi Atifah bayi yang berumur 7 Bulan masih dalam perawatan medis di RS Awal Bros Makassar.(**) Download with nice filename

Januari 18, 2019
Ananda Atifah Putri Ramadhani, Yang berusia 7 bulan anak keempat dari pasangan Bapak Mustakim & Ibu Arini yang tinggal di emperan r...

Rabu, 26 Desember 2018

Selasa, 28 Mei 2019

Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (29/5/2019). Bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan ibunya. Tampak dari tali pusar yang baru sudah terpotong dan warna kulit bayi tersebut masih berwarna merah. Berat badan dua 2 kg panjang 43 cm itu diketahui setelah dibawa ke puskesmas terdekat. . Nurhayati warga yang menemukan bayi tersebut mengatakan, sekitar pukul 07.00 wita dirinya sedang menjahit pakaian dan mendengar tangisan bayi. Ia kemudian cek cucunya di kamar. Setelah masuk kamar untuk melihat cucunya ternyata cucunya sedang tidur. Setelah itu, ia mencari arah suara bayi tersebut di depan rumahnya. Ibu rumah tangga 34 tahun itu terkejut setelah melihat seorang bayi terbungkus dos air mineral sedang menangis di depan rumahnya di pinggir jalan. . Nurhayati kemudian melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar rumahnya. Lalu bersama-sama warga lainnya membawa ke Puskesmas Kassi-kassi. Saat ini, bayi yang masih dalam keadaan hidup tersebut telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. . . . . Source: rakyatku.com Download with nice filename

Mei 28, 2019
Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Ra...

Minggu, 24 Maret 2019

Rabu, 29 Mei 2019

Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (29/5/2019). . Bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan ibunya. Tampak dari tali pusar yang baru sudah terpotong dan warna kulit bayi tersebut masih berwarna merah. Berat badan dua 2 kg panjang 43 cm itu diketahui setelah dibawa ke puskesmas terdekat. . Nurhayati warga yang menemukan bayi tersebut mengatakan, sekitar pukul 07.00 wita dirinya sedang menjahit pakaian dan mendengar tangisan bayi. Ia kemudian cek cucunya di kamar. . Setelah masuk kamar untuk melihat cucunya ternyata cucunya sedang tidur. . Setelah itu, ia mencari arah suara bayi tersebut di depan rumahnya. Ibu rumah tangga 34 tahun itu terkejut setelah melihat seorang bayi terbungkus dos air mineral sedang menangis di depan rumahnya di pinggir jalan. . Nurhayati kemudian melaporkan hal tersebut kepada warga sekitar rumahnya. Lalu bersama-sama warga lainnya membawa ke Puskesmas Kassi-kassi. . Saat ini, bayi yang masih dalam keadaan hidup tersebut telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. . Artikel : Rakyatku.com Download with nice filename

Mei 29, 2019
Seorang bayi yang terbungkus dos air mineral ditemukan seorang warga di Jalan Tidung 9 STP 9 Nomor 18 Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan R...

Selasa, 12 Maret 2019

Aparat kepolisian dari Rwsmob Polsek Panakkukang yang diback up Timsus Polda Sulsel berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasan (Begal) yang mengakibatkan 2 Jari korban nyaris Putus, Rabu (13/3/2019) sekitar pukul 01.00 Wita. Al Fajrin alias Riri (24) Warga Tidung Mariolo kota Makassar merupakan pelaku begal berhasil dibekuk dirumahnya usai melakukan aksi begal dijalan Adhy Aksa kota Makassar dengan menarik paksa hendphone korban seorang wanita dengan menggunakan pisau dapur hingga dua jari tangan sebelah kiri nyaris putus. Korban yang sempat viral di medsos akhirnya terungkap berkat kerja keras aparat kepolisian dari Resmob Polsekta Panakkukang yang Dipimpin Ipda Roberth Hariyanto Siga yang diback Timsus Polda Sulsel. Ipda Roberth Hariyanto Siga menerangkan tersangka yang berhasil kami amankan merupakan pelaku begal sadis yang tak segan segan melukai korbannya dengan senjata tajam berupa pisau dapur. Tak hanya itu pelaku mengakui perbuatannya Saat beraksi bersama Rekannya KC yang kami jadikan DPO. Dengan jumlah 8 TKP baik wilayah hukum Polsek Panakkukang, Polrestabes Makassar dan Polres Gowa.”kata Roberth Hasil pengembangan kami berhasil mengamankan barang bukti berupa , 1 buah pisau dapur, 1 buah hp merk oppo dan1 buah sepeda motor merk satria fu.”tegas Roberth. Selanjutnya pengembangan berikutnya tersangka mencoba mengelabui polisi sehingga kaki kiri tersangka kami lumpuhkan saat tembakan peringatan tak diindahkan, akibat luka dideritanya terpaksa kami larikan ke rumah sakit bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,”tutup Roberth. Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan bahwa tim lapangan kami bersama Timsus Polda Sulsel telah mengamankan tersangka pencurian dengan kekerasan (Begal) yang kerap melakukan aksinya di wilayah,hukum Polsek Panakkukang dan wilayah lainnya. Ananda menambahkan bahwa tersangka yang kami amankan akan kami terapkan pasal 365 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara. Sumber : simponinews Download with nice filename

Maret 12, 2019
Aparat kepolisian dari Rwsmob Polsek Panakkukang yang diback up Timsus Polda Sulsel berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan kekerasa...
Adbox
loading...