loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bira. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bira. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Januari 2020

Jumat, 12 Juni 2020

Rabu, 03 April 2019

Nelayan di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba digegerkan banyaknya ikan mati dan terdampar di bibir pantai, Rabu (3/4/2019). Beragam jenis ikan, termasuk hiu yang jumlahnya diperkirakan ratusan ekor itu tergeletak di sepanjang garis pantai di Kecamatan Bontobahari sejak lima hari terakhir. . Pemandangan ini juga terjadi di Pantai Bira dan Bira Timur, Pantai Bara, Pulau Kambing, dan Pulau Liukang, serta Pantai Kasuso, Kecamatan Bonto Bahari. "Kami tidak tahu persis penyebabnya, tetapi kami curiga ini akibat limbah dari tambak udang. Karena memang banyak tambak di perairan ini," kata Rudi, salah seorang warga Desa Bira. . Warga setempat juga mengaku bahwa belakangan ini tidak ada kapal tanker yang melintas. Tidak ada tumpahan minyak ke laut yang dapat menyebabkan ikan mati. "Itu sudah beberapa hari. Saya memantau tidak melihat ada kapal besar yang melintas. Jadi bisa saja itu akibat buangan limbah dari tambak udang," jelas Jufri, warga Bira lainnya. Belum diketahui penyebab ratusan ikan ini mati dan terdampar. Dinas Perikanan Bulukumba belum memberikan konfirmasi penyebabnya. . . . . Source: rakyatku.com Download with nice filename

April 03, 2019
Nelayan di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba digegerkan banyaknya ikan mati dan terdampar di bibir pantai, Rabu (3/4/2019). Bera...

Kamis, 04 April 2019

Fenomena terdamparnya ikan yang sudah mati di Pantai Bira Bulukumba memberi dampak negatif terhadap pengunjung wisata Pantai Bira. Mereka mengakui merasakan bau busuk sejak beberapa hai terakhir ini. Hingga, Kamis (4/4/2019) ikan-ikan masih banyak terdampar, ukurannya beragam. Dari ukuran 2 jari hingga 4 jari tangan orang dewasa. Fenomoena ini telah terjadi sejak 17 Maret.Chaca salah satu pengunjung mengaku melihat banyak ikan yang terdampar ukurannya juga beragam. Dari ukuran 5 CM sampai 10 CM. "Ini banyak ikan berwarna hitam, ad yang sudah hancur, ada yang hanya biji matanya yang copot. Juga menimbulkan bau busuk," ujarnya. . Sementara itu, salah satu pemandu wisata Umar mengakui, jika banyak wisatawan yang berkunjung mempertanyakan fenomena ini. Hanya saja dirinya tidak bisa menjelaskan alasannya. . "Jadi mereka bertanya, kenapa banyak ikan yang mati di pantai Bira. dan menimbulkan bau busuk," ujar Umar. Menurut Umar, pada akhir pekan lalu, Minggu 30 Maret 2019, jenis ikan Pogo bertebaran di pantai Bira, bahkan jumlahnya mencapai ribuan ekor. Agar tidak berdampak negatif terhadap pengunjung, warga setempat berinisiatif mengubur ikan ke pasir sedalam 1 meter. "Kami curiga penyebab ikan mati karena adanya tumpahan minyak dari kapal tanker yang bocor. Saat ini kapal itu masih sandar di Pulau Liukang, namun bocorannya sudah ditambal," jelasnya. . . . . . Source: rakyatku.com Download with nice filename

April 04, 2019
Fenomena terdamparnya ikan yang sudah mati di Pantai Bira Bulukumba memberi dampak negatif terhadap pengunjung wisata Pantai Bira. Mereka...

Rabu, 27 Februari 2019

Minggu, 07 April 2019

Aksi bersih pantai Tanjung Bira, Kab Bulukumba oleh tim Maraja Adventure bersama karyawan IT telkomsel Sesulawesi. . Semoga dengan adanya ini minimal bisa beri sugesti ke masyarakat pengunjung tanjung Bira. Jika sadar menghasilkan sampah, maka sadarlahmembuang pada tempatnya.. . . . . . . . . @maraja.adventure ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

April 07, 2019
Aksi bersih pantai Tanjung Bira, Kab Bulukumba oleh tim Maraja Adventure bersama karyawan IT telkomsel Sesulawesi. . Semoga de...

Sampah terlihat memenuhi beberapa bagian di Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (7/4/2019). ⠀ Sampah ini disebut dengan sampah musiman. Pasalnya, muncul di waktu-waktu tertentu saja. Beberapa bagian dapat dibersihkan dengan cepat oleh petugas. Namun, beberapa bagian lain dikategorikan sulit. Seperti pantai dibelakang Anda Resort hingga mendekati Pantai Bara, di bagian barat. Kondisi pasang surut yang terbilang cepat di wilayah itu, menyulitkan petugas untuk membersihkan sampah. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Muhammad Ali Saleng saat dikonfirmasi mengenai kondisi sampah tersebut. ⠀ "Ini gejala alam. Sekarang memang bergeser. Biasanya sampah itu dari Januari-Februari. Masuk maret itu biasanya sudah bersih, tapi ini sudah masuk April masih banyak," jelas Ali Saleng. Kondisi tersebut, lanjut dia, merupakan hal yang tak terduga. Olehnya, pihaknya bakal merubah pola dan waktu pembersihan pantai. ⠀ "Petugas tetap melakukan pembersihan, tapi sampah memang banyak. Kita akan rubah pola, karena pasang surut juga cepat," tambahnya. Jika petugas kebersihan pantai tak mampu atau kewalahan, pihaknya bakal meminta bantuan Satgas Kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba. Mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba itu mengaku, petugas kebersihan pantai juga masih kekurangan kendaraan sampah. Kendaraan roda empat terlebih roda tiga, kesulitan saat melewati pasir Pantai Bira, yang halus bak terigu. Yang paling efektif, kata dia, menggunakan traktor yang ditambah alat pengangkut. ⠀ "Kalau pakai traktor, biar pasang ditembus juga. Kedepan kita akan lakukan usulan pengadaan traktor," pungkasnya. (TribunBulukumba.com) ⠀ Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki Download with nice filename

April 07, 2019
Sampah terlihat memenuhi beberapa bagian di Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), M...
Adbox
loading...