loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tamalanrea. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Tamalanrea. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Maret 2019

Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dihadiahi timah panas, sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 04.00 wita. Lima tersangka Komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya mengalami luka tembak pada bagian kakinya harus ngantri mendapatkan perawatan medis di rumah sakit bhayangkara sambil menahan rasa sakit. Perbuatan kelima komplotan begal dan curanmor sudah sangat meresahkan warga kota Makassar khususnya Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanayya yang kerap kehilangan motor dan aksi begal dengan menggunakan senjata tajam. Dipimpin Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Arthenius MB berhasil mengamankan 5 tersangka dengan identitas, Muh. Faisal (19), Muh. Arfa alias Popo (18), Ruslan alias Kallang (16), Asrul alias Gassing (21) dan Reynaldi alias Dikin (17), mereka semuanya warga Kapasa Kecamatan Tamalanrea kota Makassar. Ipda Arthenius MB menerwngkan penangkapan kelima tersangka ini berdasarkan laporan polisi sebagai berikut 1. Nomor : Lp/1092/IX/2018/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 13 sepetember 2018. 2. Nomor : Lp/44/I/2019/Restabes makassar/ sek tamalanrea tanggal 09 januari 2019. 3. Nomor : LP/75/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 18 januari 2019. 4. Nomor : LP/114/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 30 januari 2019. 5. Nomor : LP/1250/XII/2018/Restabes makassar/ sek. Biringkanayya, tanggal 25 Desember 2018. 6. Nomor : Lp/35/II/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 02 februari 2019. 7. Nomor : LP/88/X/2018/Restabes makassar/ sek. Tamalanrea, tanggal 18 oktober 2018. Athen menambahkan selain itu kami mengamankan barang bukti dari ke lima tersangka yakni, 1 buah Hp samsung warna biru j5, 1 buah Hp sony experia warna hitam, 1 buah Hp xiaomi redmi 3, 1 unit sepeda Motor yamaha mio j, 1 unit sepeda motor yamaha Mio fino , 1 unit sepeda motor honda scoopy warna abu. Dari hasil keterangsn tersangka uang hasil kejahatan mereka dipakai foya-foya. Selanjutnya tersangks usai mendapatkan perawatan medis langsung kami serahkan ke Polsek Tamalanrea guna proses hukum lebih lanjut.”tutup Arthen . . . . Source: simponinews.com Download with nice filename

Maret 08, 2019
Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dihadia...

Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dihadiahi timah panas, sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 04.00 wita. . Lima tersangka Komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya mengalami luka tembak pada bagian kakinya harus ngantri mendapatkan perawatan medis di rumah sakit bhayangkara sambil menahan rasa sakit. . Perbuatan kelima komplotan begal dan curanmor sudah sangat meresahkan warga kota Makassar khususnya Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanayya yang kerap kehilangan motor dan aksi begal dengan menggunakan senjata tajam. . Dipimpin Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Arthenius MB berhasil mengamankan 5 tersangka dengan identitas, Muh. Faisal (19), Muh. Arfa alias Popo (18), Ruslan alias Kallang (16), Asrul alias Gassing (21) dan Reynaldi alias Dikin (17), mereka semuanya warga Kapasa Kecamatan Tamalanrea kota Makassar. . Ipda Arthenius MB menerwngkan penangkapan kelima tersangka ini berdasarkan laporan polisi sebagai berikut . 1. Nomor : Lp/1092/IX/2018/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 13 sepetember 2018. 2. Nomor : Lp/44/I/2019/Restabes makassar/ sek tamalanrea tanggal 09 januari 2019. 3. Nomor : LP/75/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 18 januari 2019. 4. Nomor : LP/114/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 30 januari 2019. 5. Nomor : LP/1250/XII/2018/Restabes makassar/ sek. Biringkanayya, tanggal 25 Desember 2018. 6. Nomor : Lp/35/II/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 02 februari 2019. 7. Nomor : LP/88/X/2018/Restabes makassar/ sek. Tamalanrea, tanggal 18 oktober 2018. . Athen menambahkan selain itu kami mengamankan barang bukti dari ke lima tersangka yakni, 1 buah Hp samsung warna biru j5, 1 buah Hp sony experia warna hitam, 1 buah Hp xiaomi redmi 3, 1 unit sepeda Motor yamaha mio j, 1 unit sepeda motor yamaha Mio fino , 1 unit sepeda motor honda scoopy warna abu. . Dari hasil keterangsn tersangka uang hasil kejahatan mereka dipakai foya-foya. Selanjutnya tersangks usai mendapatkan perawatan medis langsung kami serahkan ke Polsek Tamalanrea guna proses hukum lebih lanjut.”tutup Arthen . . . . Artikel : simponinews.com Download with nice filename

Maret 08, 2019
Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya di...

Sabtu, 09 Maret 2019

Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dihadiahi timah panas, sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 04.00 wita. . Lima tersangka Komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya mengalami luka tembak pada bagian kakinya harus ngantri mendapatkan perawatan medis di rumah sakit bhayangkara sambil menahan rasa sakit. . Perbuatan kelima komplotan begal dan curanmor sudah sangat meresahkan warga kota Makassar khususnya Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanayya yang kerap kehilangan motor dan aksi begal dengan menggunakan senjata tajam. . Dipimpin Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Arthenius MB berhasil mengamankan 5 tersangka dengan identitas, Muh. Faisal (19), Muh. Arfa alias Popo (18), Ruslan alias Kallang (16), Asrul alias Gassing (21) dan Reynaldi alias Dikin (17), mereka semuanya warga Kapasa Kecamatan Tamalanrea kota Makassar. . Ipda Arthenius MB menerwngkan penangkapan kelima tersangka ini berdasarkan laporan polisi sebagai berikut . 1. Nomor : Lp/1092/IX/2018/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 13 sepetember 2018. 2. Nomor : Lp/44/I/2019/Restabes makassar/ sek tamalanrea tanggal 09 januari 2019. 3. Nomor : LP/75/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 18 januari 2019. 4. Nomor : LP/114/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 30 januari 2019. 5. Nomor : LP/1250/XII/2018/Restabes makassar/ sek. Biringkanayya, tanggal 25 Desember 2018. 6. Nomor : Lp/35/II/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 02 februari 2019. 7. Nomor : LP/88/X/2018/Restabes makassar/ sek. Tamalanrea, tanggal 18 oktober 2018. . Athen menambahkan selain itu kami mengamankan barang bukti dari ke lima tersangka yakni, 1 buah Hp samsung warna biru j5, 1 buah Hp sony experia warna hitam, 1 buah Hp xiaomi redmi 3, 1 unit sepeda Motor yamaha mio j, 1 unit sepeda motor yamaha Mio fino , 1 unit sepeda motor honda scoopy warna abu. . Dari hasil keterangsn tersangka uang hasil kejahatan mereka dipakai foya-foya. Selanjutnya tersangks usai mendapatkan perawatan medis langsung kami serahkan ke Polsek Tamalanrea guna proses hukum lebih lanjut.”tutup Arthen . . . . Artikel : simponinews.com Download with nice filename

Maret 09, 2019
Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dih...

Rabu, 23 Januari 2019

Ribuan orang di Kota Makassar terpaksa harus meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat aman, akibat terjangan banjir sejak kemarin. Saat ini, para warga telah tersebar di beberapa titik lokasi pengungsian di sejumlah kecamatan. Para pengungsi saat ini membutuhkan makanan dan minuman, obat-obatan, perlengkpan bayi, selimut, dan berbagai keperluan darurat lainnya. Untuk di Kecamatan Tamalanrea, ada beberapa lokasi pengungsian yang tersebar di empat kelurahan. Berikut lokasi pengungsian di Kecamatan Tamalanrea, berdasarkan data dari Camat Tamalanrea. 1. Kelurahan Tamalanrea Indah - Mesjid Nurul Hassan BTN Antara (RW.8): 50 orang. - Mesjid Nurul Rahmad BTN Hamzi 50 orang. 2. Kelurahan Tamalanrea Jaya - Kantor Kelurahan Tamalanrea Jaya: 30 orang - Komp Bumi Bung Permai: 200 orang - Komp. Hartaco Permai: 100 orang 3. Kelurahan Tamalanrea - Mesjid Al Muamalat Blok L: 50 orang - Pesantrean Hidayatula: 50 orang 4. Kelurahan Buntusu - Mesjid Nurul Jamil Blok AA: 30 orang - Mesjid Taqwa RW.7: 70 orang - Mesjid Bangkala RW.3: 30 orang - Blok AB RW.2: 50 orang - RW 4 lokasi di mesjid: 30 orang - Mesjid Jannatul Firdaus RW.6: 100 orang. . . . . . Source: tribuntimur.com . . Jgn Lupa Tag Temanmu dan Sahabatmu😁😁😁 . . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Jgn ki' lupa Follow dan Share INFO ta' di : IG : @sosmedmakassar Line@ : @sosmedmakassar pakai "@" yah, ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ #sosmedmakassar #gowa #makassar #maros #parepare #pangkep #infomakassar #soppeng #pinrang #selayar #sinjai #bulukumba #pinrang #toraja #barru #palopo #sidrap #enrekang #bone #bantaeng #takalar #jeneponto #sulawesiselatan Download with nice filename

Januari 23, 2019
Ribuan orang di Kota Makassar terpaksa harus meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat aman, akibat terjangan banjir sejak kemarin. Saa...

Senin, 15 April 2019

Tiga orang mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang ditahan Polsek Tamalanrea, bakal dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 1 Makassar. Hal tersebut disampaikan Kanit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Tamalanrea, Iptu Abd Hakim Bahar, saat ditemui tribun-timur.com, di Mapolsek Tamalanrea, Jl Tamalanrea Raya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Senin (15/4/2019). ⠀ "Segera kami limpahkan ke Rutan Makassar. Ketiganya diduga telah melakukan penganiayaan sesama mahasiswa FIKP Unhas belum lama ini," kata Abd Hakim Bahar. Penganiayaan tersebut, kata dia, terjadi pada Selasa (2/4/2019) malam di kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan KM 10, Kecamatan Tamalanrea. Ketiga oknum mahasiswa tersebut, diduga menganiaya mahasiswa FIKP Unhas lainnya yang bernama Arisal. Penganiayaan tersebut, berbuntut bentrok sesama mahasiswa FIKP Unhas pada Rabu (3/4/2019) dini hari. Akibatnya sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan akibat bentrok tersebut. Ditambahkan Abd Hakim, ketiga mahasiswa Unhas tersebut terancam pidana tujuh tahun penjara. ⠀ "Kami sangkakan Pasal 351 Juncto 170 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara," ujarnya. Saat dimintai identitas ketiga mahasiswa tersebut, Abd Hakim Bahar enggan membeberkan identitasnya kepada tribun-timur.com. Sebelumnya, Dekan FIKP Unhas, Dr St Aisjah Fahrum yang dikonfirmasi terkait bentrok itu, enggan berkomentar banyak. ⠀ "Kalau soal bentrok itu, silakan hubungi Wakil Dekan (WD) 3 FIKP Unhas. Yang jelas, bentrok antar mahasiswa itu sudah ditangani," tutup St Aisjah Fahrum. ⠀ Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi Download with nice filename

April 15, 2019
Tiga orang mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang ditahan Polsek Tamalanrea, bakal dip...

Senin, 18 Maret 2019

Dua orang perempuan yang lebih santer disebut ‘bucil’ (tomboy) digelandang oleh aparat Mapolsek Mariso, keduanya masing-masing bernama Rasmita alias Aco (21), Ayu Lestari (24), mereka kedua wanita calabay ini dihadapkan dengan aduannya yang terlampir dengan LP / 80/ III / 2019 / Restabes Makassar/Sektor Tamalanrea dalam tindak pidana pencurian motor (curanmor) Pengungkapan pencurian motor yang dilakukan kedua warga Jalan Bontoloe Pondok Sawah, Kecamatan Tamalanrea, dan warga BTN Anak Gowa blok B1, Kabupaten Gowa itu, setelah petugas kepolisian Polsek Tamalanrea menerima aduan korbannya bernama ABD. Mudzakkir (19) mengaku kehilangan motornya di Pondok Sawa lorong 3, Kecamatan Tamalanrea pada Minggu 17 Maret 2019 sekira pukul 03.00 Wita. Laporan korban selanjutanya ditindak lanjuti Polsek Tamalanrea untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan pelaku teridentifikasi. Hanya saja pelaku tengah berada diwilayah hukum Polsek Mariso sehingga pihak Polsek Tamalanrea berkoordinasi ke Mapolsek Mariso. Perburuan pun dilakukan di pimpin Kanit Reksrim Polsek Mariso Iptu H. Rahman Ronrong yang didampingi Panit 2 Reksrim Ipda S Hasanuddin Bachri bersama Tim Opsnal turun menyelidiki pelaku. Dari hasil penyelidikan pelaku diketahui tengah berada di Jalan Kaka Tua. Tak butuh waktu lama petugas bergerak kelokasi yang dimaksud. Alhasil, kedua pelaku ternyata betul saja tengah berada disebuah rumah. Saat proses penangkapan keduanya berlangsung sebuah peristiwa menarik. Pasalnya pelaku nayris mengecoh petugas lantaran keduanya yang ditanya saat diminta untuk keluar dari rumah, mereka bersuara lelaki saat itulah petugas kepolisian terkejut, lagi-lagi saat petugas meminta menyebutkan identitasnya keduanya dengan nama lelaki Acos dan Uyar sebutnya, Sementara sebelumnya petugas mengatongi identitas pelaku berjenis kelamin perempuan bernama Rasmita dan Ayu. Petugas tak kehabisan akal, keduanya digirinya ke tempat yang lebih terang dan tampak keduanya berambut pendek (cukur laki-laki). Nyaris saja mengecoh. Namun terkuak saat anggota lainnya memperhatikannya keduanya jelas wanita meski sebelumnya suara kedua pelaku dibuat suara lelaki. Namun maaf (red) tampak gundukan pada Download with nice filename

Maret 18, 2019
Dua orang perempuan yang lebih santer disebut ‘bucil’ (tomboy) digelandang oleh aparat Mapolsek Mariso, keduanya masing-masing bernama R...

Kamis, 13 Juni 2019

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Opsnal Polsek Tamalanrea dan Timsus Polda Sulsel, membekuk pencuri Batrei Tower, Kamis (13/6/2019) petang. Warga tersebut adalah M. Yusuf Kamaluddin (24), warga Jl Kandea, lorong 118, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar. Dia dibekuk tim kepolisian di Jl Bandang, Makassar pukul 16.00 Wita. Kapolsek Tamalanrea Kompol Syamsul Bachtiar mengatakan bahwa penangkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat terkait keberadaan ditempat persembunyian. Penangkapan itu, juga diperkuat dengan adanya Laporan Polisi (LP) dengan nomor STPL / 601 / VI / 2019 / Restabes Mkssr / Polsek Tamalanrea, kamis 30 Mei 2019. "Jadi pada tanggal 30 Mei 2019, pelaku ini diduga lakukan pencurian aki atau batrei tower milik korban," kata Kompol Syamsul saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2019). Pencurian aki batrei merek ZTE kemudian dilaporkan lagi oleh korban, Asdar pada 6 Juni lalu. Dimana korban melaporkan adanya kecurian batrei tower sebanyak 12 buah. Tersangka atau pelaku pencurian batrei tower di Jl Ir. Sutami, Kota Makassar saat diamankan tim Opsnal Tamalanrea dan Timsus Polda Sulsel Tersangka atau pelaku pencurian batrei tower di Jl Ir. Sutami, Kota Makassar saat diamankan tim Opsnal Tamalanrea dan Timsus Polda Sulsel (Darul Amri/Tribun Timur) Kata Kompol Bachtiar, tower itu berada di Jl Ir Sutami, Kelurahan Bira, Kota Makassar. Tepatnya di tower C. CO1894MM1 combat Masjid Sutami. Lanjutnya, dari 12 batrei tower yang dicuri pelaku. Saat penangkapan anggota Opsnal Polsek Tamalanrea dan Timsus Polda baru mengamankan lima buah batrei tersebut. "Baru lima barang bukti yang sudah kami amankan, diduga yang lain mungkin sudah dijual ke penadahnya," jelas Bachtiar Download with nice filename

Juni 13, 2019
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Opsnal Polsek Tamalanrea dan Timsus Polda Sulsel, membekuk pencuri Batrei Tower, Kamis (13/6/2019) ...

Rabu, 03 April 2019

MAKASSAR – Dua kelompok mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terlibat bentrok di dalam kampus, Rabu (3/4/2019) dini hari. Bentrok ini melibatkan mahasiswa Fakultas Kelautan dan Fakultas Perikanan. Dua kubu mahasiswa dari Fakultas bertetangga itu terlibat bentrokan saling serang menggunakan batu. Akibatnya, beberapa fasilitas kampus rusak terkena lemparan batu. Beruntung aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalanrea cepat tiba di lokasi kejadian menengahi bentrokan dua kubu mahasiswa dari kampus terbesar di Indonesia Timur itu. Kapolsek Tamalanrea Kompol HS. Bachtiar mengonfirmasi kebenaran peristiwa itu. Menurutnya, pemicu bentrokan diduga akibat ketersinggungan. Awalnya mahasiswa perikanan dipukul oleh oknum mahasiswa kelautan hingga berujung bentrok. “Sudah didamaikan tadi subuh, masalahnya ketersinggungan, gas-gas motor,” kata HS. Bachtiar saat dikonfirmasi. Kata Bachtiar, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja kaca-kaca gedung kedua fakultas rusak terkena lemparan batu. “Korban luka Alhamdulillah tidak ji, karena lempar batu ji toh, bukan kontak fisik,” ujarnya. Sejauh ini kondisi kedua fakultas sudah kondusif. Namun untuk mengantisipasi bentrok susulan polisi masih berjaga-jaga di sekitar area kampus. Sumber : POJOKSULSEL.com #makassar #tawuran Download with nice filename

April 03, 2019
MAKASSAR – Dua kelompok mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terlibat bentrok di dalam kampus, Rabu (3/4/2019) dini hari. Be...

Jumat, 26 April 2019

1 videos. VIDEO : Kondisi Jalan Rusak Jl Perintis Kemerdekaan Depan Perumahan Bung Tamalanrea MAKASSAR - Kondisi ruas Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, tepatnya di depan jalan masuk Perumahan Bung, dikeluhkan warga. Pasalnya, ruas jalan tersebut dalam kondisi berlubang dengan beragam lebar dan kedalaman. Kerusakan jalan tersebut diketahui sudah berlangsung lama. Meski kerap kali ditambal menggunakan aspal ataupun paving blok, tetap saja ruas jalan tersebut mengalami kerusakan. Pantauan tribun-timur.com, Jumat (26/4/2019) siang, pengendara dari arah BTP menuju M'Tos harus berhati-hati, dan mengambil sisi jalan sebelah kanan. Selain berlubang, jalan tersebut kerap kali digenangi air. "Sering kali ditambal, tetapi tidak lama malah rusak lagi. Ini butuh perhatian instansi terkait," kata warga setempat, Asmar (38), kepada tribun-timur.com. Gegara jalan yang rusak tersebut, kata dia, terkadang pula ada pengendara roda dua yang terjatuh. "Di sini juga sering menjadi pemicu kemacetan, karena pengendara memperlambat laju kendaraannya, utamanya saat pagi atau jam pulang kantor" tuturnya. Sumber : tribun-timur.com #makassar #jalanrusak Download with nice filename

April 26, 2019
1 videos. VIDEO : Kondisi Jalan Rusak Jl Perintis Kemerdekaan Depan Perumahan Bung Tamalanrea MAKASSAR - Kondisi ruas Jl Perintis Kemer...

Senin, 18 Maret 2019

Seorang pria bertubuh ceking, digelandang oleh beberapa pria berseragam biasa menenteng senjata yang merupakan Tim gabungan dari Unit Reksrim Polres Maros, Polsek Tamalanrea yang di beck up Tim Khusus Polda Sulsel yang di pimpin Panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius MB didampingi Aiptu Iqbal Kosman pada Minggu (17/3/2019). Pria itu bernama Pandi (35), selanjutnya di giring ke sebuah ruang di Polsek Tamalanrea untuk di periksa berdasarkan laporannya dalam tindak pidana pencurian dan pemberatan (curat) Saat proses penangkapan berlangsung terhadap Pandi sebuah peristiwa menarik terjadi, petugas kepolisian yang mengepung kediamannya, Pandi pun tak bisa lagi berkutik. Apalagi ia tengah berada disebuah kamar. Salah seorang anggota Tim Khsus yang hendak menggelandangnya ia sempat meminta ke petugas agar dirinya hendak berganti pakaian dulu dan membasuh wajahnya. Pasalya sarung yang dikenakannya hendak melorot. Dia Pandi melontarkan dengan nada,” Tunggu dulu Pak melorotki sarungku. Saya ganti pakaian dulu sekalian cuuci muka biar cakep keluar,” ujarnya. Pandi kemudian dalam kawalan, selanjutnya pandi diminta untuk menculkan barang bukti yang dijarahnya itu. Dua unit barang elektronik laptop dan notebook, setelah barang bukti dirampungkan dilokasi, petugas kemudian menggiring Pandi ke Posko Timsus Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius mengatakan, warga Jalan Urip Suharjo itu yakni Pandi terlapor di Polsek Tamalanrea dengan nomor laporan polisi STPL /301/III/2019/Retabes Makassar/ polsek Tamalnrea. Laporan itu hingga petugas kepolisian Tim gabungan turun melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan identitas pelaku dikantongi dan keberadaannya pun diketahui tengah berada dirumahnya di Jalan Urip Sumoharjo. ” Kami Tim gabungan selanjutnya mendatangi sebuah rumah di Jalan Urip, Sabtu (16/3/2019) dan mendapati Pandi didalam kamar. Dia (Pandi) pun meminta ke petugas agar dirinya hendak berganti pakaian karena masih mengenakan sarung. Pandi dalam kawalan, kemudian kami minta untuk memunculkan barang yang dijarahnya itu. Pandi pun memperlihatkan barang yang dijarahnya itu berupa satu unit laptop merk Toshiba Download with nice filename

Maret 18, 2019
Seorang pria bertubuh ceking, digelandang oleh beberapa pria berseragam biasa menenteng senjata yang merupakan Tim gabungan dari Unit Rek...

Rabu, 17 April 2019

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Hasanuddin), Dr La Tamba (62), berpulang ke Rahmatullah, Rabu (17/4/2019) siang tadi. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Jl Perintis Kemerdekaan KM 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, sekitar pukul 12.00 Wita. Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas, Ishaq Rahman membenarkan kabar meninggalnya dosen FISIP Unhas tersebut. Sebelum meninggal, kata Ishaq Rahman, almarhum sempat ditemukan tidak sadarkan diri di depan rumahnya. Rumah almarhum terletak di Perumahan Dosen (Perdos) Unhas, Blok BG, Kelurahan Tamalanrea Raya, Kecamatan Tamalanrea. ⠀ "Beliau ditemukan tidak sadarkan diri di depan rumahnya, ketika akan pergi memilih," kata Ishaq Rahman, saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Rabu malam. Hari ini, memang diketahui tengah berlangsung pesta demokrasi serentak (Pileg dan Pilpres) di Indonesia. Dilarikan ke RS Wahidin Usai ditemukan tak sadarkan diri, dosen kelahiran 31 Desember 1957 itu langsung dilarikan ke RS Wahidin. Hanya berselang beberapa jam di rumah sakit tersebut, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya. ⠀ "Tadi siang, jenazah almarhum setelah disalatkan langsung dimakamkan di Barru," ujarnya. Sementara itu, alumni Program Pascasarjana FISIP Unhas, Risal Pauzi menyebut almarhum sosok dosen yang sangat baik. ⠀ "Beliau bukan hanya sebagai seorang dosen, tapi juga sebagai orang tua. Beliau sangat bijak," ujar Risal Pauzi. Sekadar diketahui, almarhum selama ini dikenal sebagai dosen Administrasi Publik di Fisipol Unhas. (*) ⠀ Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi Download with nice filename

April 17, 2019
Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Hasanuddin), Dr La Tamba (6...

MAKASSAR - Pasangan Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Unounggul di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 42 Perumahan Dosen (Perdos) Unhas. Perumahan berada di Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Mak Sedangkan jumlah suara tidak sah, sebanyak 3 suara. Wajib pilih yang menggunakan suaranya di TPS 42 sebanyak 194 orang, dari total 229 wajib pilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Suara terbanyak diperoleh pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiagadengan raihan 140 suara sah," kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 42, Abdul Latif Fattah saat membacakan hasil akhir penghitungan suara. Sekadar diketahui, TPS 42 merupakan tempat Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullahmenyalurkan hak pilihnya pagi tadi. Nurdin Abdullah datang ke TPS bersama istrinya, Liestiaty F Nurdin. Keduanya berjalan kaki dari rumah pribadinya di Perdos Unhas, yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari TPS. Sedangkan jumlah suara tidak sah, sebanyak 3 suara. Prabowo-Sandiaga unggul di TPS 42 yang menjadi tempat Nurdin Abdullah nyoblos. (Amiruddin) Wajib pilih yang menggunakan suaranya di TPS 42 sebanyak 194 orang, dari total 229 wajib pilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). "Suara terbanyak diperoleh pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiagadengan raihan 140 suara sah," kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 42, Abdul Latif Fattah saat membacakan hasil akhir penghitungan suara. Sekadar diketahui, TPS 42 merupakan tempat Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullahmenyalurkan hak pilihnya pagi tadi. Nurdin Abdullah datang ke TPS bersama istrinya, Liestiaty F Nurdin. Keduanya berjalan kaki dari rumah pribadinya di Perdos Unhas, yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari TPS. Selengkapnya : tribun-timur.com #makassar #pilpres Download with nice filename

April 17, 2019
MAKASSAR - Pasangan Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Unounggul di Tempat Pemungutan Suara (...

Senin, 07 Januari 2019

Makassar - Kendaraan roda empat merk Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1296 MC, diberondong peluru di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa (8/1/2019) pagi. Mobil Avanza warna silver ini pertama kali ditemukan oleh pengguna jalan. Dimana ia curiga dengan keadaan mobil terparkir tersebut di pinggir jalan  dan nyaris terjatuh ke drainase. Warga pun langsung mengecek mobil tersebut. Warga itu kaget ketika melihat kondisi mobil yang penuh dengan lubang serta kaca pecah yang diduga karena tembakan senjata api. Namun pada saat itu, warga sudah tidak menemukan lagi, pemilik atau penumpang mobil tersebut. Hanya saja ditemukan topi yang diduga milik sopir mobil serta ada bercak darah di job kemudi mobil. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsu Bachtiar saat dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan mobil tersebut. "Sudah di ambil (mobilnya) sama Polres Maros dan saya masih menunggu baket dari anggota saya dilapangan," ucapnya kepada KABAR.NEWS. Syamsu pun mengaku belum mengetahui pasti peristiwa yang terjadi hingga mobil tersebut dipenuhi dengan bekas tembakan senjata api. Sumber : kabar.news #makassar #mobil #ditembak Download with nice filename

Januari 07, 2019
Makassar - Kendaraan roda empat merk Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 1296 MC, diberondong peluru di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Tamal...
Adbox
loading...