loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Labuang Baji. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Labuang Baji. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2019

Polisi menangkap tiga pria yang membobol Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiga pelaku merusak dan mencuri peralatan di ruang radiologi. "Tersangka mengakui perbuatannya yaitu mengambil mencuri barang berupa Timah timbal papan antiradiasi yang terletak di ruang radiologi di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Tersangka mengambil barang tersebut dengan cara merusak tripleks papan yang tertempel di tembok dalam ruangan radiologi RS Labuang Baji Makassar," kata Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius, Selasa (16/7/2019). Ketiga pelaku bernama Zainuddin (29), Suardi (25), dan Irwan (25) ditangkap pada Senin (15/7) pukul 03.45 Wita. Mereka ditangkap saat kabur bersembunyi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Artenius mengatakan sebenarnya ada empat pelaku. Namun satu orang melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas. "Melakukan penyelidikan tentang tindak pidana pencurian barang di rumah sakit timbal timah antiradiasi di ruangan radiologi rumah sakit. Kemudian dari hasil penyelidikan anggota mendapatkan informasi bahwa para tersangka berada di wilayah Bontonompo Kabupaten Gowa," jelasnya Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa linggis dan palu. Para pelaku diketahui merupakan kuli bangunan yang pernah merenovasi rumah sakit. "Para tersangka merupakan mantan tukang yang merenovasi ruangan radiologi di RS Labuang Baji," kata Artenius. Sumber : detik.com #makassar #gowa #pencuri #rumahsakit Download with nice filename

Juli 15, 2019
Polisi menangkap tiga pria yang membobol Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiga pelaku merusak dan mencuri peralatan...

Rabu, 03 Juli 2019

Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menganggap keliru apabila pihaknya mendapat tudingan memberi izin di atas jalur pedestrian sebagai lahan parkir. Hal tersebut disampaikan Humas PD Parkir Asrul B. Kala menanggapi pembongkaran lahan parkir di depan RS. Labuang Baji, Jalan Ratulangi Makassar. ⠀ "Mungkin Dishub keliru kalau menganggap PD.Parkir memberikan Izin Parkir di atas Pedisterian Depan RS.Labuang Baji," katanya, Rabu (3/7/2019). ⠀ Pos parkir yang dibongkar Dishub Makassar, adalah milik CV Art, kata Asrul, itu salah satu pengelolah parkir yang beroperasi atas izin PD Parkir. ⠀ Namun papar Asrul, izin dari pihaknya bukan di jalur pedestrian, melainkan pada fasum (got tertutup) yang berada di antara trotoar dan pagar RS. Labuang Baji. ⠀ "Jadi bukan di jalur pedestrian, tapi di belakang pedestrian di atas got besar yang sudah ditutup yang kebetulan tepat berdampingan dengan pedestrian," terangnya. Dia menambahkan, kala memberi izin pengelolaan parkir di tempat tersebut, pihaknya telah mengingatkan agar tidak menggunakan jalur pedestrian sebagai lahan parkir. Sehingga Asrul menyebut jika ada aktivitas parkir yang melanggar, maka murni sebagai kesalahan jukir di lokasi itu. Sebelumnya diketahui, Dishub Kota Makassar yang dipimpin langsung kepalanya Iqbal Asnan melakukan pembongkaran pos parkir di tempat tersebut. Pihaknya menganggap penempatan parkir di tempat itu tidak benar dan melanggar. Pasalnya, lahan yang digunakan adalah pedestrian dan mengganggu aktivitas pejalan kaki. Download with nice filename

Juli 03, 2019
Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menganggap keliru apabila pihaknya mendapat tudingan memberi izin di atas jalur pedestrian se...

Sabtu, 31 Agustus 2019

Jumat, 15 November 2019

Kamis, 29 Agustus 2019

Sabtu, 31 Agustus 2019

Sabtu, 06 Juni 2020

Selasa, 30 Juli 2019

Sebuah insiden terjadi setelah laga PSM Makassar vs Persija Jakartadalam leg kedua final Piala Indonesia 2019 ditunda.  Seorang suporter PSM Makassar dipanah oleh orang tak dikenal saat hendak meninggalkan Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Minggu (28/7/2019) sore. . Sang suporter yang merupakan anggota The Macz Man Zona Alauddin itu diketahui bernama Safri Nurdin (19). Safri merupakan suporter yang berasal dari Tangalla, Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Gowa. . Akibat dada yang tertancap anak panah, Safri harus menjalani perawatan di ruang IGD RS Labuang Baji Makassar. Saat dikonfirmasi oleh Tribun Timur, Safri mengaku tiba-tiba diserang oleh tiga orang yang mengendarai sebuah motor. "Tidak tahu tiba-tiba diserang pas di luar (dekat Jalan Padjonga Dg Ngalle)," ujar Safri yang dikutip dari Tribun Timur. . Sementara rekannya, Wahyu Sulfitra (17), mengungkapkan bahwa penyerangan itu terjadi saat dia dan sejumlah iring-iringan supporter The Mazc Man Zona Alauddin hendak meninggalkan stadion. "Kan pertandingan ditunda, jadi kami keluar koreo bernyanyi-nyanyi," ujar Wahyu. . "Tiba-tiba ada 3 orang berboncengan kasih keluar badik mau menikam Safri, tetapi menghindar, jadi itu temannya satu yang lepas anak panah terus kena dadanya Safri," tuturnya. Hingga kini, anak panah yang terbuat dari paku dan serabut tali rapiah itu masih menancap di dada Safri. Safri kini sedang didampingi oleh sejumlah rekannya yang menunggu di depan IGD RS Labuang Baji. . Hingga saat ini, belum diketahui pelaku pemanahan terhadap Safri. Namun, Wahyu meyakini pelaku bukanlah oknum suporter lantaran tidak mengenakan atribut klub. "Mereka tidak pakai baju PSM, dan pasti terekam CCTV karena saya lihat ada CCTV di sekitar lokasi," ucap Wahyu bercerita. . Tindakan anarkis yang menimpa anggotanya langsung direspons Presiden MaczMan, komunitas suporter PSM Makassar. . "Saya Presiden The Macz Man, sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh Persija dan PSSI," ujar Ocha Alim dalam jumpa pers di kantor Tribun Timur. . Artikel : Kompas.com Download with nice filename

Juli 30, 2019
Sebuah insiden terjadi setelah laga PSM Makassar vs Persija Jakartadalam leg kedua final Piala Indonesia 2019 ditunda.  Seorang supor...
Adbox
loading...