loading...
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Mamajang Dalam. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Mamajang Dalam. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2020

Kamis, 17 Januari 2019

Senin, 30 September 2019

Jumat, 13 Desember 2019

Kamis, 25 Juli 2019

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melaksanakan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama jabatan administrator dan jabatan pengawas lingkup Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (26/7/2019) pagi. Dalam pengangkatan atau pelantikan ini eks 15 camat yang sebelumnya di nonjobkan era Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kembali diposisi camat. Adapun 15 nama-nama camat yang kembali : ⠀ 1. Camat Rappocini : Hamri Haiya 2. Camat Tamalate : Hasan Sulaiman 3. Camat Tallo : Zainal Takko 4. Camat Wajo : Ansar Kalam 5. Camat Bontoala : Syamsul Bahri 6. Camat Biringkanaya : Andi Syahrum Makkuradde 7. Camat Tamalanrea : Kaharuddin Bakti 8. Camat Panakkukang : Muh Thahir 9. Camat Manggala : M Anshar 10. Camat Ujung Pandang : Zulkifli Nanda 11. Camat Makassar : Rully 12. Camat Mamajang : Fadly Wellang 13. Camat Ujung Tanah : Andi Unru 14. Camat Mariso : Harun Rani 15. Camat Sangkarrang : Firnandar Sabara Pelantikan ini dihadiri oleh Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta, Sekda Makassar, Ir. Ansar, unsur Muspida Makassar. Sementara camat sebelumnya kembali ke posisi sekcam. Pengembalian jabatan ini dilakukan setelah Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengeluarkan surat rekomendasi agar pejabat yang di non-job dan dipromosikan oleh mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto selama periode 4 Juni 2018 hingga 8 Mei 2019 dibatalkan. Download with nice filename

Juli 25, 2019
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melaksanakan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama jabatan administra...

Senin, 18 Februari 2019

Modus pencurian kendaraan roda empat cukup beragam. Tak hanya memecahkan kaca jendela, alat-alat mobil pun bisa jadi mangsa para maling. Baru-baru ini, Polsek Mamajang meringkus dua pelaku pencurian yang menyasar kendaraan roda empat. Keduanya yakni Anto (22) dan SP (18) bekerja sebagai sopir angkutan umum atau petepete. Hanya berbekal peralatan kunci-kunci mobil, mereka sudah bisa melucuti ban serep yang biasanya disimpan di bagian bawah. Mereka nyaris berhasil membawa kabur ban serep dan kipas angin mobil. Kapolsek Mamajang Kompol Darianto menjelaskan, mereka tertangkap tangan sedang membongkar mobil. Itu terbukti dengan boks peralatan mobil yang sempat dibawa keduanya. Bahkan, warga sendiri yang melaporkan tim patroli lantaran melihat gerak-gerik mereka yang mencurigakan. ⠀ "Anggota melakukan hunting di Jalan Cenderawasih, tiba-tiba ada warga yang melaporkan karena curiga," ujarnya, Selasa, 19 Februari 2019. Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin Hehanusa menambahkan, kasus pencurian alat-alat mobil sebenarnya tak begitu mencolok di wilayahnya. Kejadian terakhir dengan kasus serupa berselang dua tahun silam. Hanya saja, kejadian itu menjadi salah satu langkah antisipasi agar masyarakat tak resah memarkir kendaraannya. ⠀ "Sebenarnya pencurian semacam itu juga bergantung musimnya. Itu bukan kasus yang berulang. Apalagi kalau sudah ditangkap pelakunya. Kita juga belum bisa buktikan di wilayah Mamajang kejadian pencurian itu. Makanya pelaku diserahkan ke (Polsek) Mariso," jelas Syamsuddin. Dari tangan pelaku, polisi pun ikut mengamankan barang bukti berupa sebuah ban serep, dua boks peralatan kunci dan satu unit kipas angin mobil. Mereka bakal dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut. Kepolisian mengantisipasi aksi serupa yang bakal kembali terjadi terhadap kendaraan roda empat. Download with nice filename

Februari 18, 2019
Modus pencurian kendaraan roda empat cukup beragam. Tak hanya memecahkan kaca jendela, alat-alat mobil pun bisa jadi mangsa para maling. ...

Kamis, 18 April 2019

Pemungutan suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta Calon Legislatif (Caleg) 2019 telah usai dilaksanakan oleh tiap-tiap TPS yang berada di Sulawesi Selatan. Terkhusus Caleg, para tim pun telah melakukan perhitungan suara dengan cara mengambil data dari para saksinya. Seperti yang dilakukan oleh salah satu Caleg dari Fraksi Partai Golkar, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil 1 Makassar A, nomor urut 2, Andi Debbie Purnama Rusdin. Istri dari pengusaha Makassar dan Presiden Rudal, Rusdin Abdullah, memang menjadi primadona bagi kaum milenial serta Ibu Rumah Tangga setelah ia maju dalam Pileg 2019 ini. Beberapa TPS pun telah dilakukan penghitungan suara. Seperti di TPS 02 Kecamatan Mamajang, Andi Debbie Purnama Rusdin meraih total sebanyak 146 suara. Suara tersebut terbanyak dari Caleg lainnya yang ada di Partai Golkar. Bahkan, tidak ada satu suarapun yang dihasilkan oleh Caleg lainnya. Bukan hanya disitu, Andi Debbie Purnama Rusdin juga meraih suara terbanyak di beberapa Kelurahan seperti di Kelurahan Parang sebanyak 225 suara, Kelurahan Pabatang 203 suara, Kelurahan Suwangga 131 suara, Kelurahan Pabaeng-baeng 190 suara, Kelurahan Mamajang 279 suara dan Kelurahan Bonto Biraeng sebanyak 142 suara. ⠀ "Alhamdulillah, di salah satu TPS juga di Bunga Eja Beru suara saya sampai 107, itu baru satu TPS dan suara ini bersifat sementara karena belum terangkum semua," ujar Andi Debbie Purnama Rusdin, saat ditemui di kediamannya di Jalan Hertasning, Jum'at (19/04/2019). Dilain sisi, Konsultan Komunikasi Digital, Iwa Muhammad mengatakan, berdasarkan data yang terkumpul dari 450 TPS, capaian A. Debbie Purnama Rusdin mendekati angka 12.000 suara. Hal ini diungkapkan oleh Iwa Muhammad saat ditemui tim media. ⠀ "Alhamdulillah, capaian sementara menuju target minimal 17.000 suara dan hingga saat ini saya bersama Tim Konsultan IT on process masih terus merekap data baru lanjutan yang masuk dari target maksimal yang ditetapkan,” ujarnya, yang dikutip dari onesulsel.id. Andi Debbie Purnama Rusdin pun sangat bangga serta mengapresiasi kinerja teman sahabat dan keluarga serta Rudal Community. ⠀ "Selanjutnya, mari kita bersama-sama mengawal kemenangan ini," pungkasnya. Download with nice filename

April 18, 2019
Pemungutan suara Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden serta Calon Legislatif (Caleg) 2019 telah usai dilaksanakan oleh tiap-tiap TPS y...

Kamis, 21 Februari 2019

2 videos. UPDATE INFO : Sungguh Malang, Perempuan Ini Dicabuli Lalu Dibuang ke Jalan. Informasi yang dihimpun, korban diduga dicabuli dan nyaris diperkosa oleh temannya yang sebelumnya mengejaknya minum minuman keras di salah satu café di Makassar. Suami korban sendiri sedang menjalani hukuman karena suatu kasus. . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Nasib malang menimpa DE (35) warga Jalan Jenderawasih ini mengaku menjadi korban pencabulan dan kemudian di buang di Jalan Dr Ratulangi, Jumat (22/2/2019) dini hari. Korban ditemukan warga dan kemudian bersama anggota polisi dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan. . Informasi yang dihimpun, korban diduga dicabuli dan nyaris diperkosa oleh temannya yang sebelumnya mengejaknya minum minuman keras di salah satu café di Makassar. Keduanya dalam keadaan mabuk dan tindakan pencabulan tersebut kemudian terjadi. . Kapolsek Mamajang, Kompol Daryanto yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban. Dijelaskan, ia diduga dicabuli oleh teman suami korban. Suami korban sendiri sedang menjalani hukuman karena suatu kasus. . “Diduga keduanya mabuk karena sudah minum minuman keras. Selanjutnya dugaan pencabulan itu terjadi,” tambahnya. . Selain itu, sambung Daryanto, menurut keterangan korban yang membuat dirinya tidak terima karena pelaku membuangnya ke jalan raya. “Pelaku melakukan secara paksa pencabulan dan setelah itu dibuang di pinggir jalan di Jalan Dr Ratulangi,” terangnya lagi. . Saat ini, apparat Polsek Mamajang masih melakukan pencarian terhadap pelaku. (*) . . . . . . . . Artikel : Lintasterkini.com ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel Download with nice filename

Februari 21, 2019
2 videos. UPDATE INFO : Sungguh Malang, Perempuan Ini Dicabuli Lalu Dibuang ke Jalan. Informasi yang dihimpun, korban diduga dicab...

Selasa, 04 Juni 2019

Jumat, 19 April 2019

Manajemen Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Kota Makassar menyiapkan kamar khusus buat pasien yang mengalami gangguan jiwa pasca Pemilihan Umum (Pemilu). ⠀ Kamar khusus "caleg gagal" tersebut, telah dikosongkan sejak 1 April lalu. ⠀ Kamar khusus itu letaknya di lantai tiga stroke centre, rumah sakit yang beralamat di Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar tersebut. Kamar khusus "caleg gagal" tersebut, terbagi dua, yakni kamar VIP dan VVIP. ⠀ Kamar VIP dibanderol Rp 785 ribu per hari. ⠀ Suasana kamar VVIP yang disiapkan khusus buat caleg gagal di RSKD Dadi Makassar. (Amiruddin/TribunTimur) Sedangkan kamar VVIP dibanderol satu juta lima belas ribu rupiah per hari. Layaknya fasilitas hotel berbintang, kamar khusus VVIP itu memiliki satu tempat tidur pasien, terdapat pula sofa, meja makan, AC, dispenser, lemari, kulkas dan televisi. ⠀ Dua hari pasca pemilu, manajemen RSKD Dadi Makassar mengaku belum ada pasien yang menempati kamar khusus caleg gagal tersebut. "Hingga saat ini belum ada caleg gangguan jiwa yang masuk ke kamar khusus itu," kata Direktur RSKD Dadi Makassar, dr Arman Bausat, kepada tribun-timur.com, Jumat (19/4/2019). ⠀⠀ Meski begitu, kata dia, pihaknya tetap bersiap jika ada pasien caleg gagal yang akan dirawat di rumah sakit tersebut. ⠀ Sementara itu, Wakil Kepala Ruangan di RSKD Dadi Makassar yang menangani kamar khusus tersebut, Hj Wahyuni mengatakan kamar tersebut telah disiapkan sejak 2013. Tepatnya di era direktur RSKD Dadi waktu itu, dr Ayunsri Harahap. ⠀ "Sebenarnya kamar ini dibuka bagi pasien yang ingin dirawat secara privat, jadi bukan hanya buat caleg gagal itu. Cuma kebetulan sekarang moment pemilihan legislatif, makanya kami siapkan kamar khusus ini," kata Hj Wahyuni, belum lama ini. Sekadar diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan hasil Pemilu 2019 untuk nasional (Pilpres, DPR RI, dan DPD RI) paling lambat 35 hari setelah tanggal pemungutan suara atau 22 Mei mendatang. Hal itu termaktub dalam jadwal penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dipublikasikan KPU dalam situs resminya. Download with nice filename

April 19, 2019
Manajemen Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Kota Makassar menyiapkan kamar khusus buat pasien yang mengalami gangguan jiwa pasca Pem...

Rabu, 17 April 2019

Kamis, 21 Mei 2020

Senin, 06 Juli 2020

Sabtu, 04 Juli 2020

Kamis, 12 Desember 2019

Adbox
loading...