

SULSELBERITA.COM. Takalar - Nasib seseorang tak ada yang tahu, hari ini buruh bangunan besok bisa jadi kontraktor, hari ini office boy, besok jadi direktur, semua itu sudah menjadi rahasia tuhan, tak ada yang bisa memrediksinya.
Begitupula yang terjadi dengan Ahmad Jais, Politisi muda partai PKS yang maju bertarung di pilcaleg 2019 kemarin, yang kini dipastikan melenggang bebas menuju kursi DPRD Takalar, siapa sangka, dulunya Ahmad Jais adalah seorang warga biasa yang hidup serba berkekurangan, bahkan dirinya harus membanting tulang untuk membiayai sekolahnya sendiri dengan bekerja sebagai pagandeng Juku' (Penjual ikan keliling dengan menggunakan sepeda).
Dg Sitaba panggilan akrabnya, seorang pekerja keras dan penuh optimis, tak pernah ragu dalam mengambil langkah, akhirnya perjuangannya kini berbuah manis, dirinya mampu mengambil hati dan simpati masyarakat Dapil 2 Takalar (Kecamatan Marbo, Mapsu,Sanrobone), sehingga mendapat banyak dukungan masyarakat.
Mantan pagandeng juku' ini, berhasil meraih kursi anggota DPRD Takalar periode 2019 – 2024.dengan mengantongi perolehan suara sebanyak 1.940 berdasarkan hasil rekapitulasi peehitungan suara tingkat kecamatan yang kini sudah rampung, Ahmad Jais mampu mengungguli pesaing utamanya, yakni H.Sulaiman Rate Dg Laja yang juga sang petahana.
Keharuan dan kebahagian nampak jelas diwajahnya, saat awak media ini bertemu dengannya, ucapan terimakasih dia berikan kepada seliruh mayarakat yang telah memberikan dukungan kepadanya, serta ucapan terimakasih yang tak terhingga dia berikan pula kepada semua pihak yang telah membantunya, termasuk Tim Tim relawan dan kader kader PKS yang.tetap setia berjuang bersamanya.
"Saya sangat bertsyukur dan berterimakasih kepada semua warga yang .endukung saya, ini adalah amanah yang akan saya emban, terimakasih yang tak terhingga pula kepada semua pihak yang ikut membantu berjuang, seperti tim, relawan, dan kader kader PKS yangvtetap setia berjuang bersama". Ungkap Ahmad Jais penuh haru. Selasa. (30/4/2019).
Anak dari pasangan Panai Daeng Ronrong dan Basse Daeng Sugi ini, selama ikut berkompetisi, kerap menjadi sasaran serangan kampanye negatif, namun Ahmad Jais tetap dengan sabar menghadapi semua, dan hasilnya simpati warga tetap mengalir kepadanya..
Sumber : SULSEL BERITA
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.