RADARMAKASSAR.COM – Ratusan massa pendukung Gubernur Sulsel, Nurdin Abddullah menyebut Panitia Khusus (Pansus) Angket diisi oleh politikus kotor.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Pendukung Prof Andalan Sulawesi Selatan Parrasanganta (Appa Sulapa) menyampaikan pesan penolakan hak angket yang diisi "politikus kotor" itu melalui spanduk.
"Menolak hak angket karena ini adalah podak premature dan dipaksakan serta diskenario oleh sutradara politikus kotor," tuturnya.
Pesan lainnya yang disampaikan massa NA, yakni perbedaan Gubernur Sulsel dengan Pansus Hak Angket. Tertulis "apa bedanya pak gubernur dengan pansus hak angket? Pak gub: saya bersih-bersih pakai sapu bersih, Pansus Angket: saya bersih-bersih pakai sapu kotor"
Dadi pantauan Radar Makassar, Massa NA melakukan aksi damai di kantor DPRD Sulsel menolak pansus hak angket. (jar)
Sumber : Radar Makassar
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
