

Ia mengatakan, dari 64 kasus positif COVID-19 di Kabupaten Mimika tercatat sebanyak 50 orang di antaranya dirawat di RSUD Mimika dan RS Tembagapura.
"Sedangkan yang sembuh sebanyak 11 orang dan meninggal tiga orang," kata Sumule.
Menurut dia, bertambahnya kasus positif COVID-19 di kabupaten itu diduga belum efektifnya pelaksanaan "social distancing" dan "physical distancing".
Baca juga: Penyebaran COVID-19 di Mimika melalui transmisi lokal
"Untuk wilayah Mimika diperkirakan sudah terjadi penularan lokal sehingga 'social distancing' dan 'physical distancing' harus benar-benar diterapkan termasuk penggunaan masker, " kata Sumule.
Ke-12 kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Mimika tercatat 64 kasus, Kota Jayapura 44 kasus, Kabupaten Jayapura 36 kasus, Nabire 16 kasus, Merauke 13 kasus, dan Kabupaten Keerom tercatat 10 kasus.
"Kemudian Kabupaten Biak sembilan kasus, Sarmi empat kasus, Jayawijaya tiga kasus, dan sisanya terdapat di Kabupaten Mamberamo Tengah, Boven Digul, dan Supiori," kata Sumule.
Sumber : Makassar.AntaraNews.Com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
