loading...

Kamis, 06 Juni 2019

WATAMPONE- Sejumlah wilayah di Bumi Lamaddukelleng, Kabupaten Wajo, terendam banjir usai intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut. Mengantisipasi kemungkinan bahaya yang ditimbulkan, Basarnas Kabupaten Bone meninjau lokasi banjir, Kamis (6/6/2019). ⠀ Basarnas Kabupaten Bone yang dipimpin langsung oleh Andi Sultan meninjau lokasi banjir yang berjarak sekitar 60 kilometer dari kota Watampone.⠀ ⠀ Dalam pantauannya, Andi Sultan menuturkan sejumlah masyarakat masih tetap memilih untuk bertahan di rumah, walau ketinggian air terus naik. ⠀ "Meski air akan naik namun masyarakat tetap memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing," kata Andi Sultan dalam rilisnya kepada tribunbone.com, Kamis (06/06/2019). ⠀ Ia menambahkan ketinggian air sekira 30 - 80 centimeter di Kabupaten yang terkenal dengan suteranya itu. Hindari Pengendara Motor, Mobil Hitam Tabrak Pohon di Jeneponto Kendati demikian, Sultan menyebut belum ada korban jiwa dalam banjir tahunan tersebut. ⠀ "Sampai saat ini Alhamdulillah belum ada korban jiwa," kata Andi Sultan. Sekedar diketahui, sejumlah titik lokasi banjir di Kabupaten Wajo berdasarkan pemantauan Basarnas Kabupaten Bone yakni, Keluarahan Lailo Kecamatan Tempe ada 434 Rumah. Kemudian, Kelurahan Salo Mendraleng KecamatanTempe 410 Rumah, Kelurahan Doping Kecamatan Pendrang 80 rumah, Jl Poros Bone - Wajo, Desa Palawa Rukka Kecamatan Pamana.(TribunBone.com). ⠀ Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



WATAMPONE- Sejumlah wilayah di Bumi Lamaddukelleng, Kabupaten Wajo, terendam banjir usai intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut.

Mengantisipasi kemungkinan bahaya yang ditimbulkan, Basarnas Kabupaten Bone meninjau lokasi banjir, Kamis (6/6/2019).

Basarnas Kabupaten Bone yang dipimpin langsung oleh Andi Sultan meninjau lokasi banjir yang berjarak sekitar 60 kilometer dari kota Watampone.⠀

Dalam pantauannya, Andi Sultan menuturkan sejumlah masyarakat masih tetap memilih untuk bertahan di rumah, walau ketinggian air terus naik.

"Meski air akan naik namun masyarakat tetap memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing," kata Andi Sultan dalam rilisnya kepada tribunbone.com, Kamis (06/06/2019).

Ia menambahkan ketinggian air sekira 30 - 80 centimeter di Kabupaten yang terkenal dengan suteranya itu.

Hindari Pengendara Motor, Mobil Hitam Tabrak Pohon di Jeneponto

Kendati demikian, Sultan menyebut belum ada korban jiwa dalam banjir tahunan tersebut.

"Sampai saat ini Alhamdulillah belum ada korban jiwa," kata Andi Sultan.

Sekedar diketahui, sejumlah titik lokasi banjir di Kabupaten Wajo berdasarkan pemantauan Basarnas Kabupaten Bone yakni, Keluarahan Lailo Kecamatan Tempe ada 434 Rumah.

Kemudian, Kelurahan Salo Mendraleng KecamatanTempe 410 Rumah, Kelurahan Doping Kecamatan Pendrang 80 rumah, Jl Poros Bone - Wajo, Desa Palawa Rukka Kecamatan Pamana.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...