

Dua orang pekerja asal Indonesia, Warni dan Yayat, lakukan aksi unjuk rasa di depan pembukaan toko Uniqlo di Kopenhagen, Denmark pada Kamis (4/4). Konveksi tempat Warni dan Yayat bekerja membuat pakaian Uniqlo selama bertahun-tahun. Ketika Uniqlo mendadak berhenti memesan dari pabrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, pabrik tersebut bangkrut dan Warni dan Yayat serta 2000 rekan kerja mereka yang mayoritas wanita kehilangan pekerjaan mereka
Disebutkan oleh cleanclothescampaign, Uniqlo berhutang 5,5 juta dolar pada Warni, Yayat serta pekerja-pekerja tersebut.
#makassar__info #makassar
Sumber : instagram makassar__info
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
