

Kepala Seksi Pemetaan Perkiraan Penduduk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP KB) Kota Makassar Yance Ungirwalu menyatakan, saat ini laju pertumbuhan penduduk masih stabil.
⠀
“Angka kelahiran di Kota Makassar tidak terlalu mencemaskan,” kata Yance saat dimintai keterangan di Hotel Celebes Indah, Kamis, 25 April 2019.
Kendati demikian, ia mengatakan yang merisaukan justru pendatang urban yang datang terus-menerus.
⠀
Dengan kondisi itu, kata dia, jumlah penduduk di Kota Makassar mengalami lonjakan karena urbanisasi.
Menyoal pencegahan angka kelahiran, Yance menyebut telah ada kader KB di 15 Kecamatan di Kota Makassar yang mensosialisasikan kepada masyarakat ihwal dua anak cukup.
⠀
“Terkait perencanaan keluarga yang benar, menuju keluarga yang sejahtera, idealnya dua anak cukup, dan hal ini sudah sesuai dengan program pemerintah pusat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dia menjelaskan hierarki struktural yang ada pada setiap kecamatan, mulai dari tingkatan Kepala UPT dan di bawahnya ada penyuluh KB, dan lebih di bawah lagi ada Kader KB.
⠀
“Jumlah kader KB, hingga saat ini yang berada di Kota Makassar berada pada kisaran 1000-an orang,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, ia menekankan bahwa pengawasan lain dari menekan angka kelahiran di Kota Makassar, juga melakukan pengawasan terhadap pernikahan usia dini.
⠀
“Jangan sampai orang menikah di bawah usia pernikahan, kenapa? Karena kalau menikah terlalu dini, maka rentan kesuburan sampai 45 tahun,” ungkapnya.
Masa ideal menikah
Yance mengatakan bila diperkirakan, misalnya menikah pada usia 19 tahun sampai 45 tahun, sementara masa tersebut masa subur.
⠀
“Itu dia bisa punya anak berapa?” tanyanya.
Masa ideal untuk menikah, kata dia, bagi laki-laki pada usia 25 tahun, sedangkan bagi perempuan berada pada usia 21 tahun.
Namun, bagi yang sudah terlanjur menikah muda, kata Yance, pengupayaannya menjalankan kehamilan.
⠀
“Misalnya hamil pertama usia 21 tahun, umur anak kedua sekitar berapa tahun lagi. Jadi ada perencanaan,” urainya.
Menyikapi luas wilayah Kota Makassar yang terbatas, ia mengatakan kalau lonjakan penduduk tak bisa dibendung. “Orang mau tinggal di mana?” tanyanya.
Sumber : instagram : sosmedmakassar
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
