

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait akan memanggil penanggung jawab pelaksana kegiatan Latihan Bersama (Latber) Jalur Impian Topadatindo Moto-X Adventure Toraja (Moxart) 2019.
.
Event yang dilaksanakan Moto-X Adventure Toraja (Moxart) 2019 pada Sabtu, (23/3/2019) dikuti sekitar 500 peserta berasal dari Rider nusantara.
.
Kegiatan itu menuai kritikan dari masyarakat dan pemerhati budaya Toraja lantaran menampilkan tiga dancer, dua wanita dan satu waria. Hal ini dinilai dapat merusak moral dan pariwisata.
.
Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait mengatakan Satuan Intelkam Polres Tana Toraja mengeluarkan izin tanggal 20 Maret 2019 pelaksanaan Latber Jalur Impian Topadatindo Moxart namun tidak kegiatan dancernya.
.
"Kami segera akan memanggil penanggung jawab kegiatan agar secepatnya melakukan klarifikasi aksi dancer yang menuai banyak sorotan dari masyarakat utamanya pemerhati budaya Toraja," ucap Julianto, Senin (25/3/2019).
.
Pelaksanaan event motor trail berjalan sukses, namun malam hari tercoreng akibat aksi tiga dancer mempertontongkan adegan dinilai kurang etis dari beberapa pihak. .
Aksi dancer berlangsung di atas panggung Plaza Kolam Makale itu menjadi marak diperbincangkan di media sosial (Medsos) dan mempertanyakan surat izin kegiatan dari kepolisian.
.
TRIBUN TIMUR/ SALMAN GANI (@salman.gani.s )
.
#tribuntimur #tribuntimurdotcom #15tahuntribuntimur #makassar #infographic #followme #tanatoraja #infokejadianmakassar #infotoraja #infotanatoraja #torajainfo #toraja
Sumber : tribuntimurdotcom
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
