loading...

Rabu, 27 Maret 2019

Seorang pengemudi ojek online harus rugi waktu dan tenaga lantaran customernya meng-cancel orderan makanan yang sudah diantarkan dari Makassar ke Maros. Kabar itu dibagikan akun Ojol Makassar melalui facebook pada Selasa 26 Maret 2019. Akun Ojol Makassar mengabarkan, customer yang tinggal di Maros, mengorder makanan berupa KFC di Giant Jalan AP Pettarani Makassar. . “Harga makanan yang dibeli itu pun cukup mahal lebih dari 300 ribu,” tulis akun Ojol Makassar. Disebutkan, customer yang tinggal di Maros sekitar Bandara Lama itu, mengcancel kiriman GrabFood yang sudah diantarkan dengan alas an perbedaan harga di aplikasi dan nota. . “Ada perbedaan harga dari aplikasi dengan nota pembelian. Selisihnya mencapai Rp 24 ribu,” tulisnya. Itupun notanya notanya bukan dari pengemudi Ojol, melainkan dari gerai KFC tempat driver tersebut membeli makanan yang diorder.Sang custumernya pun mengiyakan. Sayangnya, customer seperti tidak berperasaan. Saat bertemu dan driver memperlihatkan nota pembelian yang selisih 24 ribu itu, sontak customer tersebut marah dan tidak mau mengambilnya. “Lalu orderan pun dicancel,” tambahnya lagi. Si driver pun pulang ke Makassar dengan membawa makanan pesanan yang ditolak untuk dibawa ke basecamp. . Beruntung, salah seorang driver online, Eko Bramandiko yang dijuluki ‘Papa Online’ membantu rekannya dan langsung membayar makanan itu kemudian dibagikan ke driver-driver ojek online yang lain. Adri Priandi Ap yang mewakili Eko Bramandiko, menyebut itu adalah salah satu pengorder fiktif. “Semoga yang melakukan orderan fiktif ini segera dberikan hidayah dan dipanjangkan umurnya agar bisa bertaubat sebelum ajal menjemput, Amin Allahumma Amin,” tulis Adri Priandi. . . . Source: makkassar.terkini.id Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Seorang pengemudi ojek online harus rugi waktu dan tenaga lantaran customernya meng-cancel orderan makanan yang sudah diantarkan dari Makassar ke Maros.

Kabar itu dibagikan akun Ojol Makassar melalui facebook pada Selasa 26 Maret 2019.

Akun Ojol Makassar mengabarkan, customer yang tinggal di Maros, mengorder makanan berupa KFC di Giant Jalan AP Pettarani Makassar.

.

“Harga makanan yang dibeli itu pun cukup mahal lebih dari 300 ribu,” tulis akun Ojol Makassar.

Disebutkan, customer yang tinggal di Maros sekitar Bandara Lama itu, mengcancel kiriman GrabFood yang sudah diantarkan dengan alas an perbedaan harga di aplikasi dan nota.

.

“Ada perbedaan harga dari aplikasi dengan nota pembelian. Selisihnya mencapai Rp 24 ribu,” tulisnya.

Itupun notanya notanya bukan dari pengemudi Ojol, melainkan dari gerai KFC tempat driver tersebut membeli makanan yang diorder.Sang custumernya pun mengiyakan. Sayangnya, customer seperti tidak berperasaan.

Saat bertemu dan driver memperlihatkan nota pembelian yang selisih 24 ribu itu, sontak customer tersebut marah dan tidak mau mengambilnya. “Lalu orderan pun dicancel,” tambahnya lagi.

Si driver pun pulang ke Makassar dengan membawa makanan pesanan yang ditolak untuk dibawa ke basecamp.

.

Beruntung, salah seorang driver online, Eko Bramandiko yang dijuluki ‘Papa Online’ membantu rekannya dan langsung membayar makanan itu kemudian dibagikan ke driver-driver ojek online yang lain.

Adri Priandi Ap yang mewakili Eko Bramandiko, menyebut itu adalah salah satu pengorder fiktif. “Semoga yang melakukan orderan fiktif ini segera dberikan hidayah dan dipanjangkan umurnya agar bisa bertaubat sebelum ajal menjemput, Amin Allahumma Amin,” tulis Adri Priandi.

.

.

.

Source: makkassar.terkini.id

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...