

MA (18) menjadi korban pengeroyokan oleh rekannya sendiri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tangan MA bahkan nyaris putus usai dibacok parang hingga empat kali.
"Iya (tangan nyaris putus). Luka lengan dan paha korban akibat sabetan parang," ujar Dantim Resmob Panakkukang Bripka Zulqadri kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).
Penganiayaan terjadi di wilayah Pampang IV, Panakkukang, Makassar, sekitar pukul 00.10 Wita, dini hari tadi. Pada awalnya, MA datang dan menyuruh salah seorang pelaku mengambil gitar.
Namun perintah korban itu membuat AF tersinggung lantaran cara korban menyuruh rekan pelaku dianggap tidak sopan karena menggunakan nada yang keras. Alhasil, korban pun dikeroyok dan dibacok parang sebanyak empat kali.
Sumber : detikNews
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
