

Terkini.id, Jeneponto – Menjelang pemberlakuan PSBB di kota Makassar yang dimulai pada 24 April 2020, jumlah warga mudik yang masuk di wilayah Kabupaten Jeneponto terus mengalami peningkatan
Sesuai data yang di terima dari Puskodalops penanganan Covid-19 pertanggal 18 April 2020 data warga pendatang dari luar daerah memperlihatkan kecenderungan meningkat.
Terhitung sejak Rabu, 15 April 2020 data yang di posko Puskodalops Gugus tuygas Jeneponto dengan mengisi blanko wajib lapor di Desa dan Kelurahan sebanyak 315 orang.
"Pada 16 April hingga 17 2020 mulai mengalami peningkatan yang segnifikan sebanyak 806 orang, sehingga jumlah warga pendatang sebanyak 1.121 orang," kata juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jeneponto, Mustaufiq.
Jumlah warga pendatang terus mengalami peningkatan, pada hari Sabtu, 18 April 2020 bertambah sebanyak 80 orang,"Kemarin bertambah 80 orang, sehingga rekapitulasi total sampai pukul 17.00 sore kemarin, sebanyak 1.201 orang," jelas Mustaufiq.
Editor Pick
Terkait data Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Pasien Positif, Mustaufiq mengatakan, ODP bertambah, PDP stagnan dan Positif zero.
"ODP sebanyak 285, dengan rincian 20 orang proses pemantauan, 265 orang selesai pemantauan, untuk PDP, 1 orang di rawat diruang Isolasi, 3 orang isolasi mandiri dengan kondisi semakin membaik dan 7 orang sembuh, Alhamdulillah sampai saat ini Jeneponto masih zero Positif Covid-19," pungkasnya
Menurutnya, Data tersebut bersumber dari Puskodalops Gugus Tugas Kabupaten Jeneponto," data itu bersumber dari Puskodalops yang dihimpun dari data dari setiap posko Desa dan Kelurahan dengan mengisi blanko wajib lapor," ujarnya
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Jeneponto Pemerintah Kabupaten Jeneponto, melalui juru bicara Tim Gugus Tugas mengharapkan para aparat Desa, kelurahan dan kecamatan untuk terus memperketat pengawasan warga pendatang dengan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Jeneponto
"Ketua Gugus Tugas Kabupaten Jeneponto H.Iksan Iskandar menghimbau agar seluruh aparat desa, kelurahan, kecamatan, dibantu TNI, Polri dilapangan untuk tetap memantau warga pendatang dengan dan melaporkan ke Tim Gugus Tugas melalui Puskodalops agar dapat memetakan potensi resiko yang akan terjadi sekaitan dengan penyebaran Covid-19," ungkap Mustaufiq
Mustaufiq menambahkan, Tim gugus saat ini sudah berupaya maksimal dengan melibatkan seluruh potensi dan infrastuktur yang ada dengan memperketat langkah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19
"Semua pihak terkait sudah saling bahu membahu untuk bergerak, hingga sampai saat ini Jeneponto masih pada posisi zero positif Covid-19," tutup Mustaufiq.
Sumber : Terkini.id
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
