loading...

Minggu, 19 April 2020

Puisi Gus Mus dalam Bahasa Jawa: Bila Kutitipkan | Makassar Info Berita Terbaru


Puisi Gus Mus: Bila Kutitipkan

Bila kutitipkan dukaku pada langit
Pastilah langit memanggil mendung

Bila kutitipkan resahku pada angin
Pastilah angin menyeru badai

Bila kutitipkan geramku pada laut
Pastilah laut menggiring gelombang

Bila kutitipkan dendamku pada gunung
Pastilah gunung meluapkan api. Tapi

Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku

Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku

Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut pahamku

Kusimpan sendiri.

Terjemahan dalam Bahasa Jawa

Puisi Gus Mus: Menawi Kula Titipaken

Menawi kula titipaken lara lapa dumateng langit
Mesti langit ngundang mendung

Menawi kula titipaken resah dumateng angin
Mesti angin menyeru badai

Menawi kula titipaken geremku dumateng segoro
Mesti segoro nggiring gelombang

Menawi kula titipaken dendam dumateng gunung
Mesti gunung nyemburaken geni.

Nanging kula simpen piyambak mendung lara lapaku
Wonten ing lebetipun langit dada kula

Kula simpen piyambak badai resahku
Wonten ing lebetipun angin desahku

Kula simpen piyembak gelombang geremku
Wonten ing lebetipun segoro kaweruhku

Kula simpen piyambak.

***

Baca juga:

Berita terkait



Sumber : Tagar.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...