loading...

Kamis, 24 Januari 2019

Baca caption sampai habis. Masih banyak yang penasaran, siapa yang mengambil gambar seorang nenek dan cucunya di tengah banjir di Gowa. Teka-teki itu akhirnya terjawab. Dia adalah Ananda Dina Algina. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) itu, salah seorang anak Nur Janna Djalil. Dia memotret ibu dan kemenakannya dengan bertengger pada batang pohon yang mengapung. Saat itu, gadis yang akrab disapa Nanda itu panik luar biasa. Dia hanya bisa menangis sambil berteriak minta tolong. Maklum, dia tidak bisa berenang. ⠀ Dalam kondisi panik tersebut, dia juga menelepon kakak iparnya, Nurfadiansyah yang sedang berada di luar. Nurfadiansyah lalu meminta Nanda mengambil foto agar bisa segera dikirimkan ke Basarnas untuk memberikan pertolongan. Nur Janna akhirnya ditolong warga dan Basarnas yang membawa perahu karet. Dia sempat dirawat di klinik dan kondisinya beangsur-angsur membaik, tetapi kemudian meninggal dunia keesokan harinya. Sementara Wali, cucunya, selamat. Foto aksi heroik nenek yang menyelamatkan cucunya tersebut sempat viral di media sosial pada Selasa (22/1/2019). Peristiwa itu terjadi di kompleks BTN Zigma Royal Part Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Nanda kemudian menceritakan detik-detik peristiwa mencekam itu lewat Instastory-nya, Rabu (23/1/2019). ⠀ "Yang nanya siapa yang foto, itu saya yang foto. Karena pada posisi itu hp saya sudah mau mati, ngetik juga susah karena layarnya basah kena air hujan, makanya saya ambil foto untuk kakak saya biar dia tau lokasi saya dan ibu saya dimana," tutur Nanda. Lanjut di kolom komentar. Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Baca caption sampai habis.

Masih banyak yang penasaran, siapa yang mengambil gambar seorang nenek dan cucunya di tengah banjir di Gowa. Teka-teki itu akhirnya terjawab.

Dia adalah Ananda Dina Algina. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) itu, salah seorang anak Nur Janna Djalil. Dia memotret ibu dan kemenakannya dengan bertengger pada batang pohon yang mengapung.

Saat itu, gadis yang akrab disapa Nanda itu panik luar biasa. Dia hanya bisa menangis sambil berteriak minta tolong. Maklum, dia tidak bisa berenang.

Dalam kondisi panik tersebut, dia juga menelepon kakak iparnya, Nurfadiansyah yang sedang berada di luar. Nurfadiansyah lalu meminta Nanda mengambil foto agar bisa segera dikirimkan ke Basarnas untuk memberikan pertolongan.

Nur Janna akhirnya ditolong warga dan Basarnas yang membawa perahu karet. Dia sempat dirawat di klinik dan kondisinya beangsur-angsur membaik, tetapi kemudian meninggal dunia keesokan harinya.

Sementara Wali, cucunya, selamat. Foto aksi heroik nenek yang menyelamatkan cucunya tersebut sempat viral di media sosial pada Selasa (22/1/2019). Peristiwa itu terjadi di kompleks BTN Zigma Royal Part Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Nanda kemudian menceritakan detik-detik peristiwa mencekam itu lewat Instastory-nya, Rabu (23/1/2019).

⠀ "Yang nanya siapa yang foto, itu saya yang foto. Karena pada posisi itu hp saya sudah mau mati, ngetik juga susah karena layarnya basah kena air hujan, makanya saya ambil foto untuk kakak saya biar dia tau lokasi saya dan ibu saya dimana," tutur Nanda.

Lanjut di kolom komentar.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...