loading...

Kamis, 17 Januari 2019

MAROS - Hujan deras mengguyur beberapa hari terakhir, membuat air pasang di kawasan wisata alam Bantimurung, Maros. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Kamaluddin Nur mengatakan, Jumat (18/1/2019) air pasang menyebabkan berkurang drastinya jumlah pengunjung ke air terjun. ⠀ Diluar hari libur, sebelumnya mencapai 200 orang. Saat musim hujan, jumlah pengunjung hanya 100 orang per hari. Sementara saat hari libur atau Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung mencapai 1000 orang. Namun selama musim hujan, jumlah tersebut berkurang hingga 50 persen. ⠀ "Musim hujan ini, tentu berdampak pada berkurangnya pengunjung. Hal itu juga berdampak para pengurangan drastis PAD (Pendapatan Asli Daerah)," katanya. Hujan deras yang mengguyur menyebabkan air terjun Bantimurung pasang dan bahkan sudah sampai ke lantai koridor. Ketinggian air sekira lima meter tersebut mengalir deras dan mengancam keselamatan pengunjung. Jembatan kawasan terjun sudah hampir tenggelam. Meski sudah pasang, namun hal tersebut dinilai masih biasa. Bahkan ketinggian air belum ekstrim dibanding tahun lalu. Tahun lalu, air bahkan sampai di kantor pengelola. Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



MAROS - Hujan deras mengguyur beberapa hari terakhir, membuat air pasang di kawasan wisata alam Bantimurung, Maros.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Kamaluddin Nur mengatakan, Jumat (18/1/2019) air pasang menyebabkan berkurang drastinya jumlah pengunjung ke air terjun.

Diluar hari libur, sebelumnya mencapai 200 orang. Saat musim hujan, jumlah pengunjung hanya 100 orang per hari.

Sementara saat hari libur atau Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung mencapai 1000 orang.

Namun selama musim hujan, jumlah tersebut berkurang hingga 50 persen.

"Musim hujan ini, tentu berdampak pada berkurangnya pengunjung. Hal itu juga berdampak para pengurangan drastis PAD (Pendapatan Asli Daerah)," katanya.

Hujan deras yang mengguyur menyebabkan air terjun Bantimurung pasang dan bahkan sudah sampai ke lantai koridor.

Ketinggian air sekira lima meter tersebut mengalir deras dan mengancam keselamatan pengunjung. Jembatan kawasan terjun sudah hampir tenggelam.

Meski sudah pasang, namun hal tersebut dinilai masih biasa. Bahkan ketinggian air belum ekstrim dibanding tahun lalu. Tahun lalu, air bahkan sampai di kantor pengelola.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...