loading...

Jumat, 03 Mei 2019

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan telah meresmikan 10 SMP Negeri baru hasil Regrouping beberapa SD. SMP baru itu tersebar di tujuh kecamatan di Makassar. ⠀ Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Abd Rahman Bando mengatakan, kehadiran SMP baru masih membutuhkan penyempurnaan lagi kedepannya. Hal paling penting adalah reposisi tenaga guru yang akan mengajar di sekolah itu. ⠀ “Tahapan berikutnya adalah reposisi tenaga guru 10 SMP, kami masih memiliki kesempatan kurang lebih tiga bulan kedepan melakukan pemetaan guru di sekolah bentukan kita ini. Karena efektifnya kita baru belajar Agustus,” kata Rahman Bando, Jumat (3/5/2019). ⠀ Rahman menyebutkan, sedikitnya 110 guru dibutuhkan menjadi tenaga pendidik 10 SMP Negeri baru ini. Proses reposisinya pun sementara dikaji oleh Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Makassar. ⠀ “110 guru kita butuhkan. Rencananya yang ditarik adalah guru yang berdomisili di dekat sekolah itu,” lanjut Rahman. Menurutnya, 10 SMP baru itu kemungkinan bisa menampung 1.000 hingga 1.500 siswa baru yang hanya dikhususkan untuk kelas I. Untuk sementara, kata Rahman, tidak menerima siswa pindahan yang langsung ke kelas II. ⠀ “Kita mulai di kelas 1 dulu. Sehingga saya baru membutuhkan guru yang tidak terlalu banyak ditempatkan disitu,” ujarnya. Mantan Kepala Dinas P2 ini berharap, proses reposisi guru bisa segera rampung. Pasalnya, 10 SMP baru tersebut direncanakan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019. ⠀ “Semoga ini bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya. ⠀ (muh aliyafid/pojoksulsel) Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan telah meresmikan 10 SMP Negeri baru hasil Regrouping beberapa SD. SMP baru itu tersebar di tujuh kecamatan di Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Abd Rahman Bando mengatakan, kehadiran SMP baru masih membutuhkan penyempurnaan lagi kedepannya. Hal paling penting adalah reposisi tenaga guru yang akan mengajar di sekolah itu.

“Tahapan berikutnya adalah reposisi tenaga guru 10 SMP, kami masih memiliki kesempatan kurang lebih tiga bulan kedepan melakukan pemetaan guru di sekolah bentukan kita ini. Karena efektifnya kita baru belajar Agustus,” kata Rahman Bando, Jumat (3/5/2019).

Rahman menyebutkan, sedikitnya 110 guru dibutuhkan menjadi tenaga pendidik 10 SMP Negeri baru ini. Proses reposisinya pun sementara dikaji oleh Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Makassar.

“110 guru kita butuhkan. Rencananya yang ditarik adalah guru yang berdomisili di dekat sekolah itu,” lanjut Rahman.

Menurutnya, 10 SMP baru itu kemungkinan bisa menampung 1.000 hingga 1.500 siswa baru yang hanya dikhususkan untuk kelas I. Untuk sementara, kata Rahman, tidak menerima siswa pindahan yang langsung ke kelas II.

“Kita mulai di kelas 1 dulu. Sehingga saya baru membutuhkan guru yang tidak terlalu banyak ditempatkan disitu,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas P2 ini berharap, proses reposisi guru bisa segera rampung. Pasalnya, 10 SMP baru tersebut direncanakan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019.

“Semoga ini bisa terlaksana dengan baik,” tukasnya.

(muh aliyafid/pojoksulsel)

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...