loading...

Minggu, 19 Mei 2019

Tutup pentil pada ban sering kali dianggap sepele atau tidak penting. Tak jarang, ban pada kendaraan bermotor tidak menggunakan komponen kecil ini. Namun tutup pentil ternyata tak bisa dianggap sepele karena memiliki banyak fungsi. Pentil ban yang terbuka atau tidak menggunakan tutup dapat menyebabkan debu serta air masuk, sehingga katup akan rusak dan karet sil di dalam valve menjadi getas. . Selain itu, bagian logam pada ban juga akan mengalami korosi atau karatan karena air bisa dengan mudah masuk melalui sela pentil tanpa pelindung. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kebocoran udara akan terjadi dari celah yang rusak. Selain itu, tekanan udara di dalam ban juga terus menurun akibat kebocoran halus yang tidak terdeteksi. . Dilansir laman Liputan6, Senin (19/5/2019), pentil ban berfungsi menjaga ban tetap dalam tekanan ideal. Rembesan udara melalui sela-sela pentil bisa tertahan oleh tutup dan tidak langsung terbuang. Tekanan ban yang ideal tentu sangat penting ketika kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Berkurangnya tekanan udara membuat ban kurang stabil dan limbung, sehingga sangat berbahaya saat dipacu di jalan. Tak hanya itu, dalam kondisi tertentu, kawat penyangga di dalam ban akan bekerja ekstra menahan beban berlebih karena kurangnya tekanan udara. Lama kelamaan, kawat akan putus dan berpotensi menyebabkan ban benjol atau pecah. . . . . . Source: rakyatku.com Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Tutup pentil pada ban sering kali dianggap sepele atau tidak penting. Tak jarang, ban pada kendaraan bermotor tidak menggunakan komponen kecil ini.

Namun tutup pentil ternyata tak bisa dianggap sepele karena memiliki banyak fungsi. Pentil ban yang terbuka atau tidak menggunakan tutup dapat menyebabkan debu serta air masuk, sehingga katup akan rusak dan karet sil di dalam valve menjadi getas.

.

Selain itu, bagian logam pada ban juga akan mengalami korosi atau karatan karena air bisa dengan mudah masuk melalui sela pentil tanpa pelindung.

Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kebocoran udara akan terjadi dari celah yang rusak. Selain itu, tekanan udara di dalam ban juga terus menurun akibat kebocoran halus yang tidak terdeteksi.

.

Dilansir laman Liputan6, Senin (19/5/2019), pentil ban berfungsi menjaga ban tetap dalam tekanan ideal. Rembesan udara melalui sela-sela pentil bisa tertahan oleh tutup dan tidak langsung terbuang.

Tekanan ban yang ideal tentu sangat penting ketika kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Berkurangnya tekanan udara membuat ban kurang stabil dan limbung, sehingga sangat berbahaya saat dipacu di jalan.

Tak hanya itu, dalam kondisi tertentu, kawat penyangga di dalam ban akan bekerja ekstra menahan beban berlebih karena kurangnya tekanan udara.

Lama kelamaan, kawat akan putus dan berpotensi menyebabkan ban benjol atau pecah.

.

.

.

.

.

Source: rakyatku.com

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...