

Walikota Makassar Danny Pomanto dijadwalkan bakal melantik pejabat lingkup Pemkot Makassar secara besar-besaran. Tak tanggung-tanggung jumlah pejabat yang dilantik dalam mutasi kali ini mencapai 600 orang.
⠀
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Andi Siswanta Attas mengatakan, pelantikan ini untuk mengisi sejumlah jabatan lowong. Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat eselon IIIA, IVA, IVB, kepala sekolah dan kepala Puskesmas.
⠀
“Iya InsyaAllah hari Senin pelantikan. Cuma kita lihat kalau memang terlalu besar volumenya kita bagi dua apakah Senin siang dan sore atau Senin dan Selasa. Kita masih menunggu petunjuk dari beliau (Walikota),” kata Siswanta, Jumat (3/5/2019).
⠀
Menurut Siswanta, pihaknya telah menyedorkan jumlah jabatan lowong dan nama-nama calon pejabat yang akan dilantik sesuai dengan rekomendasi kepala di masing-masing SKPD. Meski begitu, kata dia, itu hanya sebatas usulan.
Pasalnya, Walikota sebagai pejabat pembina kepegawaian di Pemkot Makassar mempunyai hak prerogatif dalam memutuskan hal itu. Termasuk jika ada pejabat yang dinonjobkan dari jabatannya.
⠀
“Jadi berbicara boleh atau tidaknya dinonjobkan tergantung pak Wali, beliau sebagai user mempunyai hak prerogatif untuk itu. Yang jelas sudah ada di tangan beliau daftar jabatan dan nama yang diusulkan oleh kepala dinas, karena pak wali memberikan kewenangan kepada kepala dinas untuk mengusulkan siapa staf yang ingin dipromosikan untuk melengkapi struktur organisasi di dinas masing-masing,” terang Siswanta.
Sementara bagi Danny Pomanto, pelantikan itu akan menjadi pelantikan terakhir sebelum masa jabatannya sebagai walikota berakhir. Ia memang sebelumnya telah berjanji bakal melengkapi seluruh jabatan lowong sebelum menanggalkan jabatannya.
⠀
“Terakhir mi, sudah itu selesai. Pokoknya semuanya nanti (Senin) siang sama sore,” kata Danny Pomanto.
⠀
(muh aliyafid/pojoksulsel)
Sumber : instagram : sosmedmakassar
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
