Satu warga Kabupaten Takalar dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Hal ini dibeenarkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Rahmawati, Rabu (1/4).
"Benar bahwa salah satu warga Takalar yang positif terinfeksi Covid-19. Warga tersebut berdomisili di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang," kata Rahmawati seperti dikutip dari salah satu media daring di Makassar.
Menurut Rahmawati, pasien tersebut sebelumnya telah dirujuk ke RS Bhayangkara pada tanggal 25 Maret lalu, dan memang sudah berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Namun sambil menunggu hasil uji swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar, pasien tersebut dipulangkan ke rumahnya di Takalar.
"Hasil uji swab yang dilakukan di BBLK Makassar keluar hari ini, dan yang bersangkutan berdasarkan pemeriksaan PCR dinyatakan positif terinfeksi covid 19," terangnya,
Rahmawati menjelaskan, sebenarnya pasien tersebut merupakan PDP yang terdaftar di Kabupaten Gowa dengan alamat KTP di Soreang, Kelurahan Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan. Namun si pasien ini mempunyai dua istri, yang masing-masing berda di Kabupaten Gowa dan Takalar.
Olehnya itu, kata dia, Pemkab Takalar sangat berharap kepada keluarga pasien untuk bisa menerima Protap atau prosedur tetap yang harus dijalankan kepada seluruh orang yang telah kontak langsung dengan si pasien.
"Saat ini Pemkab melalui dinas kesehatan sedang melakukan tracing kontak erat kepada seluruh keluarga pasien yang telah kontak langsung dan dipantau kesehatannya oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas Pattallassang dan Tim PSC Kabupaten. Selain itu akan dilakukan penyemprotan di sekitar rumah pasien," ujarnya.
"Sementara si pasien kita rujuk ke rumah sakit di Makassar untuk dilakukan penanganan sesuai dengan protap yang berlaku," sambungnya.
Rahmawati menambahkan, piahknya juga meminta seluruh keluarga pasien yang telah melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan self monitoring, serta segera melaporkan diri kepada petugas surveilans Puskesmas Pattallassang atau ke sarana kesehatan terdekat.
"Keluarga yang kontak erat dengan pasien kita minta agar semaksimal mungkin membatasi diri untuk tidak bepergian, dan melaporkan sesegera mungkin ke petugas kesehatan jika terjadi gejala seperti flu, batuk, sesak nafas dan gejala lainnya," pungkasnya. (*)
Related posts
Sumber : celebes-news.com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
