
Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan ribu calon mahasiswa di Hong Kong tetap melaksanakan ujian masuk perguruan tinggi di tengah penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Jumat (24/4).
Ujian tersebut sempat tertunda selama satu bulan karena pandemi.
Demi mencegah penularan virus corona, pemerintah Hong Kong memberlakukan sejumlah aturan ketat selama ujian berlangsung. Seperti setiap siswa harus duduk terpisah minimal 1,8 meter.Ratusan ruang publik di seluruh Hong Kong digunakan untuk menggelar ujian Pendidikan Diploma Menengah (DSE) tersebut.
Para calon mahasiswa itu juga diwajibkan mengenakan masker wajah selama berada di tempat ujian dan saat mengerjakan tes di kelas.
Selain masker, para calon mahasiswa harus diukur suhu tubuhnya terlebih dahulu sebelum memasuki ruang ujian.
Di salah satu sekolah di distrik Kwai Chung, robot bahkan digunakan untuk menyemprotkan cairan disinfektan ruang kelas satu jam sebelum ujian pertama dimulai.
Pihak penyelenggara ujian juga memberikan cairan pembersih tangan kepada siswa yang berada di ruang tunggu sebelum memasuki kelas. Departemen Pendidikan Hong Kong telah menyediakan 200 ribu botol cairan pembersih tangan untuk para peserta ujian.
Tak hanya itu, para peserta ujian juga diharuskan membersihkan sepatu mereka dengan disinfektan dan menyerahkan formulir keterangan sehat sebelum memasuki ruang ujian.Sementara itu, para pengawas ujian diwajibkan memakai masker dan sarung tangan.
Dilansir AFP, Jumat (24/4), sebanyak 3.300 peserta mengikuti ujian seni visual hari ini, sementara lebih dari 50 ribu siswa lainnya akan mengikuti ujian mata pelajaran inti mulai Senin pekan depan hingga Mei mendatang.
Berdasarkan data Worldometer, Hong Kong tercatat memiliki 1.036 kasus corona dengan total empat kematian per hari ini.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
Sumber : CNNindonesia.com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
