

Terkini.id, Makassar – Organisasi Pergerakan Indonesia (PI) menyambangi posko bantuan non medik di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Pada kesempatan tersebut, PI menyalurkan bantuan berupa Virgin Coconut Oil disingkat VCO yang diproduksi oleh Pergerakan Indonesia.
"Dalam rangka kampanye gotong royong melawan corona atau Covid-19," kata Ketua Pergerakan Indonesia Wilayah Makassar, M Nawir.
Virgin Coconut Oil memproduksi minyak kelapa murni dari buah kelapa pilihan. VCO menggunakan bahan kelapa yang diproses dengan teknik sentrifugal tanpa pemanasan.
Berkhasiat sebagai pencegahan meredakan tukak lambung, radang sendi, meningkatkan imunitas tubuh, meredakan penyakit alzheimer, sebagai analgesik dan anti inflamasi, sebagai antivirus, dan meningkatkan fungsi otak dan memori, serta menyehatkan kantung empedu dan pankreas.
"Kita mendonasikan secara gotong royong dan itu bisa dipakai untuk memperkuat imunitas tubuh," kata M Nawir, Ketua Pergerakan Indonesia Wilayah Makassar.
Nawir menilai, melawan corona tak hanya cukup bergantung pada bahan medis, terlebih saat ini belum ada vaksin Covid-19.
Untuk itu, ia menawarkan alternatif sumber daya alam seperti VCO yang menggunakan kelapa untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
"Kami meyerahkan 1 paket yang berisi 50 botol VCO," terangnya.
Alumnus Sastra Indonesia Unhas tersebut mengatakan dirinya hanya sebagian kecil dari sejumlah orang atau organisasi yang memanfaatkan sumber daya alam seperti kelapa.
Dia menyebut banyak multifungsi dari kelapa, selain sebagai minyak, juga sebagai minuman untuk kesehatan.
"Momen Corona untuk meningkatkan sumber daya alam," ungkapnya.
VCO, kata dia, buka obat dalam pengertian medical, tetapi obat dalam perspektif kesehatan.
Sekadar diketahui, Pergerakan Indonesia dihimpun oleh para aktivis reformasi yang dirintis oleh Gusdur dan Faisal Bahri, serta toko akademisi.
Sumber : Terkini.id
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
