loading...

Minggu, 24 Mei 2020

Viral Pemukulan Kepala Desa di Buol Akibat Kesalahpahaman Pelaksanaan Idul Fitri | Makassar Info Berita Terbaru


Terkini.id, Makassar – Pro dan kontra pelaksanaan salat idul fitri berjamaah memakan korban. Akibat kesalahpahaman, Kepala Desa di Kabupaten Buol, dipukuli warga.

Ini diunggah Alifah Nisa di akun Facebook, Minggu 24 Mei 2020. Hanya saja, tidak ada konfirmasi tentang video tersebut.

Dalam video seorang kepala desa dan juga tenaga keamanan dipukuli warga. Termasuk ada warga yang turut melerai, namun dengan beringas seorang warga yang berbaju putih, juga memukuli tenaga satuan pengamanan.

Alifah Nisa, pemilik akun Facebook, tidak menuliskan nama-nama pelaku dan juga keterangan tambahan tentang video tersebut.

Keterangan yang diketikkan hanya informais yang terbatas bahwa kejadian di salah satu desa Kabupaten Buol, tanpa keterangan tentang provinsi dan juga nama desa.

Baca juga:

Penelusuran Makassar Terkini, Kabupaten Buol terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Dari nama kabupaten seluruh Indonesia, tidak terdapat kesamaan nama Buol dengan lokasi di provinsi lain.

Sampai pukul 20:20, video yang diunggah Alifah Nisa sudah dikomentari 187 komentar dengan share sebanyak 946.

Alifah Nisa tidak mengetikkan sumber video, dan juga korban pemukulan. Hanya informasi bahwa warga memukuli kepala desa terkait persoalan "pelarangan" salat idul fitri.

Ismail Suardi Wekke, Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia ketika diminta tanggapan hanya mengomentari bahwa itu merupakan informasi media sosial.

"Karena tidak bisa terkonfirmasi, maka saya tidak dapat memberikan tanggapan apa-apa," kata Ismail ketika diminta tanggapan dari Makassar Terkini.

Sementara salat Idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan menurut Ismail, sudah ada himbauan dan juga sosialisasi dari apparat dan juga semua perangkat pemeirntahan. "Sehingga bukan sebuah masalah," kata Ismail.

"Saya khawatir, jangan sampai tanggapan dan keterangan saya keliru pada sebuah informasi yang belum lengkap. Sehingga saya memilih untuk tidak memberikan tanggapan apa-apa," tutup Ismail.



Sumber : Terkini.id

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...