

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan peningkatan kasus infeksi terjadi setelah negara-negara di seluruh dunia secara dramatis meningkatkan program tes cepat mereka.
Peningkatan juga terjadi seiring dengan penyebaran virus yang kian meluas. Dan yang paling mengkhawatirkan sekarang ini katanya adalah penyebaran virus corona di negara berpenghasilan rendah dan menengah."Kami masih memiliki jalan panjang untuk menghadapi pandemi ini. Kami juga sangat prihatin dengan meningkatnya jumlah kasus di negara berpenghasilan rendah dan menengah," kata Tedros seperti dikutip dari AFP, Kamis (21/5).
Virus corona telah menyebar luas dari Wuhan, China ke seluruh penjuru dunia sejak Desember 2019 lalu. Lebih dari 4,9 juta kasus novel coronavirus telah terdaftar secara total sejak wabah pertama kali muncul di Cina Desember lalu, menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan oleh AFP.
Infeksi tersebut telah mengakibatkan sekitar 325 ribu orang kehilangan nyawa mereka.
Direktur kedaruratan WHO Michael Ryan mengatakan tanda lima juta kasus akan menjadi "tonggak tragis".
(AFP/agt)
Sumber : CNNindonesia.com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
