loading...

Jumat, 01 Februari 2019

Dugaan pemanfaatan penggunaan anggaran negara maupun anggaran pendapatan belanja daerah untuk meraib keuntungan di Rumah Sakit di wilayah Kota Makassar akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat, selain yang terjadi dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Haji Makassar yang menelan anggaran hingga Rp 23,6 Milyar DAK TA 2018 itu masih misteri. Hal ini kembali datang saat masyarakat mengadu, disinyalir kuat pembangunan Jalan Aspal Butas Jalan Utama Rumah Sakit Sayang Rakyat yang terletak di Jl. Pahlawan 10000, Biringkanayya ini dianggap ada kecurangan, melihat bobot ketebalan yang tidak sesuai dengan standarisasi LPB maupun LPA, dan belum lagi tingkat suhu panas Aspal ini juga dianggap tidak sesuai, anggaran yang digunakan sebesar Rp 400 juta rupiah TA 2018 bersumber dari APBD dikerjakan oleh CV. Tujuh April. Berdasarkan penelusuran Infomakassar.co.id di RS Sayang Rakyat, rupanya tidak hanya Aspal Jalan Utama yang dianggap bermasalah. Bangunan Radiologi yang menelan hingga Rp 651 juta rupiah tidak luput dari perhatian masyarakat. Pasalnya, pembangunan Gedung Radiologi ini sudah diseratus persenkan meski tidak sesuai Standar Oprasional Pekerjaan (SOP). ⠀ Pemasangan pintu yang sudah terjadi kerusakan juga sangat jauh dari standardisasi sehingga pintu tersebut rusak sebelum dipergunakan. Ditemui PPK pembangunan Gedung Radiologi, Umar, membenarkan pelaksanaan Proyek Radiologi yang disinyalir dikerjakan oleh pihak perencana (panitia lelang) Rumah Sakit Sayang Rakyat sendiri. Pemasangan timbal pada ruang Radiologi dianggap tidak sesuai standardisasi dan dapat berakibat terjadinya kemandulan kepada siapa saja yang mendekati sinar hambur alat stisken tersebut. Dikonfirmasi terpisah, Bidang Pengadaan RS Sayang Rakyat, Kornelis mengatakan bahwa kerusakan yang terdapat pada Gedung Radiologi akan menggunakan anggaran Pemeliharaan. ⠀ “Ada pemeliharaan pak. Saya hanya pengadaan, ada pemenerimanya. Awal desember kayanya sudah selesai. Bagaimana panitia lelang bisa melaksanakan, tidak ada,” katanya. Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Dugaan pemanfaatan penggunaan anggaran negara maupun anggaran pendapatan belanja daerah untuk meraib keuntungan di Rumah Sakit di wilayah Kota Makassar akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat, selain yang terjadi dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Haji Makassar yang menelan anggaran hingga Rp 23,6 Milyar DAK TA 2018 itu masih misteri.

Hal ini kembali datang saat masyarakat mengadu, disinyalir kuat pembangunan Jalan Aspal Butas Jalan Utama Rumah Sakit Sayang Rakyat yang terletak di Jl. Pahlawan 10000, Biringkanayya ini dianggap ada kecurangan, melihat bobot ketebalan yang tidak sesuai dengan standarisasi LPB maupun LPA, dan belum lagi tingkat suhu panas Aspal ini juga dianggap tidak sesuai, anggaran yang digunakan sebesar Rp 400 juta rupiah TA 2018 bersumber dari APBD dikerjakan oleh CV. Tujuh April.

Berdasarkan penelusuran Infomakassar.co.id di RS Sayang Rakyat, rupanya tidak hanya Aspal Jalan Utama yang dianggap bermasalah. Bangunan Radiologi yang menelan hingga Rp 651 juta rupiah tidak luput dari perhatian masyarakat. Pasalnya, pembangunan Gedung Radiologi ini sudah diseratus persenkan meski tidak sesuai Standar Oprasional Pekerjaan (SOP).

Pemasangan pintu yang sudah terjadi kerusakan juga sangat jauh dari standardisasi sehingga pintu tersebut rusak sebelum dipergunakan. Ditemui PPK pembangunan Gedung Radiologi, Umar, membenarkan pelaksanaan Proyek Radiologi yang disinyalir dikerjakan oleh pihak perencana (panitia lelang) Rumah Sakit Sayang Rakyat sendiri. Pemasangan timbal pada ruang Radiologi dianggap tidak sesuai standardisasi dan dapat berakibat terjadinya kemandulan kepada siapa saja yang mendekati sinar hambur alat stisken tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Bidang Pengadaan RS Sayang Rakyat, Kornelis mengatakan bahwa kerusakan yang terdapat pada Gedung Radiologi akan menggunakan anggaran Pemeliharaan.

“Ada pemeliharaan pak. Saya hanya pengadaan, ada pemenerimanya. Awal desember kayanya sudah selesai. Bagaimana panitia lelang bisa melaksanakan, tidak ada,” katanya.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...