loading...

Senin, 18 Februari 2019

Jembatan penghubung antar Dusun mengalami kerusakan dan tak ada upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki jembatan tersebut. Seorang warga, Muhammad Yusuf Daeng Sialle, mengatakan dirinya rela menjual ginjal demi memperbaiki jembatan yang rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu. ⠀ “saya siap menjual ginjal saya untuk memperbaiki jembatan di desa kami” terang Yusuf, Senin (18/02/19). ⠀ Yusuf menambahkan, dirinya merasa kecewa lantaran jembatan yang terletak di Dusun Balang, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang lantaran tidak adanya upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki jembatan yang rubuh itu. ⠀ “saya rela menjual ginjal dan hasilnya itu untuk memperbaiki jembatan di desa kami, karena ini satu-satunya akses masyarakat untuk perputaran ekonomi” pungkas Yusuf. Diketahui jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan yang mengubungkan antar Dusun Lakatong dan Dusun Balang yang minoritasnya masyarakat setempat sebagai petani. Dirinya merasa kecewa terhadap pemerintah sebab dahulu pernah diberikan janji oleh pemerintah namun hingga hari ini juga belum ada upaya untuk direalisasikan. ⠀ “sampai sekarang belum ada sama sekali upaya untuk diperbaiki sama pemerintah” jelas Yusuf. Semenjak rubuhnya jembatan tersebut, masyarakat setempat harus bergotong royong melakukan perbaikan agar aktifitas masyarakat lancar walaupun harus dengan ekstra berhati-hati saat melintas diatas jembatan yang nantinya di takutkan akan kembali mengalami kerubuhan. Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Jembatan penghubung antar Dusun mengalami kerusakan dan tak ada upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Seorang warga, Muhammad Yusuf Daeng Sialle, mengatakan dirinya rela menjual ginjal demi memperbaiki jembatan yang rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu.

“saya siap menjual ginjal saya untuk memperbaiki jembatan di desa kami” terang Yusuf, Senin (18/02/19).

Yusuf menambahkan, dirinya merasa kecewa lantaran jembatan yang terletak di Dusun Balang, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang lantaran tidak adanya upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki jembatan yang rubuh itu.

“saya rela menjual ginjal dan hasilnya itu untuk memperbaiki jembatan di desa kami, karena ini satu-satunya akses masyarakat untuk perputaran ekonomi” pungkas Yusuf.

Diketahui jembatan ini merupakan satu-satunya akses jalan yang mengubungkan antar Dusun Lakatong dan Dusun Balang yang minoritasnya masyarakat setempat sebagai petani.

Dirinya merasa kecewa terhadap pemerintah sebab dahulu pernah diberikan janji oleh pemerintah namun hingga hari ini juga belum ada upaya untuk direalisasikan.

“sampai sekarang belum ada sama sekali upaya untuk diperbaiki sama pemerintah” jelas Yusuf.

Semenjak rubuhnya jembatan tersebut, masyarakat setempat harus bergotong royong melakukan perbaikan agar aktifitas masyarakat lancar walaupun harus dengan ekstra berhati-hati saat melintas diatas jembatan yang nantinya di takutkan akan kembali mengalami kerubuhan.

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...