loading...

Senin, 18 Februari 2019

Mahmud (22) dan FF (15) tak berkutik saat kepergok anggota Resmob Polda Sulsel sedang menjual sebuah motor yang diduga hasil curian, di jalan Pampang Raya, Makassar, Sabtu (16/2/2019) lalu. “Kemudian, anggota Resmob langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti satu unit motor diduga hasil curian,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes (pol) Dicky Sondani, Senin (18/2/2019). Ketika diinterogasi, FF mengaku tak terlibat dalam aksi pencurian yang diduga di otaki Mahmud dan seorang rekannya Aldi yang kini buron. “FF mengakui, hanya dimintai pertolongan oleh Mahmud, untuk menemani menjual motor hasil curian tersebut,” ujar Dicky. Sedang Mahmud kata Dicky, mengakui aksinya di Patatos House, jalan Bonto Manai, Tamalate Makassar, 31 Januari lalu dengan memetik sebuah motor matic merk Honda. Karena itu, petugas lalu meminta Mahmud untuk menunjukkan salah satu lokasi aksinya. Namun, saat itu, Mahmud berusaha kabur. Tak ingin tangkapannya lolos, polisi lalu menembak kaki Mahmud, setelah tembakan peringatan tak diindahkan pelaku. “Setelah lumpuh, tersangka kemudian dibawa ke RS bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis,” ujar Dicky. Setelah menerima perawatan, Mahmud lalu diserahkan ke Polsek Tamalate beserta barang bukti guna menjalani proses lebih lanjut. (Anca) Sumber : Sulsel.inikata.com #makassarinfo Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Mahmud (22) dan FF (15) tak berkutik saat kepergok anggota Resmob Polda Sulsel sedang menjual sebuah motor yang diduga hasil curian, di jalan Pampang Raya, Makassar, Sabtu (16/2/2019) lalu. “Kemudian, anggota Resmob langsung melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti satu unit motor diduga hasil curian,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes (pol) Dicky Sondani, Senin (18/2/2019). Ketika diinterogasi, FF mengaku tak terlibat dalam aksi pencurian yang diduga di otaki Mahmud dan seorang rekannya Aldi yang kini buron. “FF mengakui, hanya dimintai pertolongan oleh Mahmud, untuk menemani menjual motor hasil curian tersebut,” ujar Dicky.

Sedang Mahmud kata Dicky, mengakui aksinya di Patatos House, jalan Bonto Manai, Tamalate Makassar, 31 Januari lalu dengan memetik sebuah motor matic merk Honda.

Karena itu, petugas lalu meminta Mahmud untuk menunjukkan salah satu lokasi aksinya. Namun, saat itu, Mahmud berusaha kabur.

Tak ingin tangkapannya lolos, polisi lalu menembak kaki Mahmud, setelah tembakan peringatan tak diindahkan pelaku. “Setelah lumpuh, tersangka kemudian dibawa ke RS bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis,” ujar Dicky.

Setelah menerima perawatan, Mahmud lalu diserahkan ke Polsek Tamalate beserta barang bukti guna menjalani proses lebih lanjut. (Anca)

Sumber : Sulsel.inikata.com

#makassarinfo

Download with nice filename



Sumber : instagram makassar__info

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...