

Nasib seorang siswa yang melakukan pengeroyokan bernama Nur Ramdhani (12) bersama ketiga rekannya yang telah mencoreng nama sekolah SMP Negeri 2 Galsel Takalar, kini untuk sementara diberhentikan agar segera dicarikan sekolah lain. Selasa (12/02/19).
⠀
Orang tua siswa, Nur Ramdhani, Syarifuddin (52) seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkup pemerintahan Kecamatan di Galesong Selatan sangat menyayangkan perilakuan anaknya.
Ia juga menerima jika anaknya telah dikeluarkan dari sekolah dan akan dipindahkan ke sekolah lain dengan melalui perantara pihak sekolah.
⠀
“alhamdulillah solusinya telah ada, dan ada sekolah yang menerima” pungkasnya
Pihak orang tua juga kini merasa bersyukur dan tidak mempermasalahkan anaknya dikeluarkan dari sekolah.
⠀
“yah mau diapa, yah tapi alhamdulillah ini pembelajaran bagi kita orang tua” terang Syarifuddin
Syarifuddin mengungkapkan bahwa anak tersebut selalu diawasi dan mempertanyakan bagaimana dengan proses belajarnya, namun dirinya kaget lantaran adanya kabar yang beredar bahwa anaknya terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Faisal Daeng Pole (38).
⠀
“kita akan didik lebih baik lagi, dan lagian sudah ada pembelajaran untuk orang tua, selama sekolah disini dan selalu kita awasi anak, tapi apa kata anak bilang selalu kesekolah, ternyata baru kita tau begini” sesal Syarifuddin
Dirinya juga berharap, jika nanti di sekolah baru yang ia tempati akan melakukan didikan yang lebih baik kedepannya, agar tak terulang kembali apa yang telah ia lakukan dan apabila nanti anaknya dikeluarkan lantas tak ada sekolah yang terima anaknya ia akan memanggil media untuk dilakukan mediasi
⠀
“apabila kalau sudah dikeluarkan lantas sekolah tidak ada yang menerima, jelas saya akan panggil media” tutupnya.
Sumber : instagram : sosmedmakassar
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
