loading...

Minggu, 10 Februari 2019

1 videos. Cleaning Servis SMP 2 Galesong Takalar dianiaya 4 Siswa dan Orang Tua Siswa, Begini Kronologinya TAKALAR - Seorang Cleaning Servicesekaligus Security di SMP 2 Galesong bernama Faisal dg Pole (38 tahun) mengalami penganiayaan yang menyebabkan bagian kepalanya mengeluarkan darah, Sabtu (9/2/2019). Ironisnya, penganiayaan ini dilakukan oleh empat orang siswa SMP 2 Galesong bersama salah seorang orang tua siswa. Kejadian ini bermula saat korban sedang memungut sampah di luar kelas kemudian lima orang siswa mengejek korban dengan kata "pegawai anjing, Pegawai Najis" yang sontak membuat korban menampar salah seorang siswa menggunakan tangan. Siswa yang tak terima, pulang dan menyampaikan perihal pemukulan ini kepada ayahnya. Tak lama kemudian orang tua siswa bernama Rasul dg Sarrang (48 tahun) mendatangi korban di sekolah. Rasul memerintah anaknya, iqra (12 tahun) beserta temannya sebanyak tiga orang yaitu resa (12 tahun), dani (12 tahun), dan kaswandi (12 tahun) untuk memukul korban. Kemudian siswa tersebut secara bersama-sama memukul korban menggunakan sapu ijuk bergagang besi yang mengenai kepala korban sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek. Orang tua siswa, Rasul dg Sarrang kemudian memukul korban dengan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala. Atas kejadian tersebut, korban keberatan dan melaporkan kepada polsek setempat untuk diproses secara hukum. Dia didampingi oleh kepala sekolah SMP 2 Galesong, Hamsah dg Lallo (69 tahun) sebagai saksi. Sumber Video : Akun Facebook Nur Ilmaa Said Sumber Berita : katapedia.net #takalar #galesong #siswa #orangtuasiswa #aniaya #sekolah Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



1 videos.

Cleaning Servis SMP 2 Galesong Takalar dianiaya 4 Siswa dan Orang Tua Siswa, Begini Kronologinya

TAKALAR - Seorang Cleaning Servicesekaligus Security di SMP 2 Galesong bernama Faisal dg Pole (38 tahun) mengalami penganiayaan yang menyebabkan bagian kepalanya mengeluarkan darah, Sabtu (9/2/2019). Ironisnya, penganiayaan ini dilakukan oleh empat orang siswa SMP 2 Galesong bersama salah seorang orang tua siswa.

Kejadian ini bermula saat korban sedang memungut sampah di luar kelas kemudian lima orang siswa mengejek korban dengan kata "pegawai anjing, Pegawai Najis" yang sontak membuat korban menampar salah seorang siswa menggunakan tangan.

Siswa yang tak terima, pulang dan menyampaikan perihal pemukulan ini kepada ayahnya. Tak lama kemudian orang tua siswa bernama Rasul dg Sarrang (48 tahun) mendatangi korban di sekolah.

Rasul memerintah anaknya, iqra (12 tahun) beserta temannya sebanyak tiga orang yaitu resa (12 tahun), dani (12 tahun), dan kaswandi (12 tahun) untuk memukul korban.

Kemudian siswa tersebut secara bersama-sama memukul korban menggunakan sapu ijuk bergagang besi yang mengenai kepala korban sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek. Orang tua siswa, Rasul dg Sarrang kemudian memukul korban dengan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala.

Atas kejadian tersebut, korban keberatan dan melaporkan kepada polsek setempat untuk diproses secara hukum. Dia didampingi oleh kepala sekolah SMP 2 Galesong, Hamsah dg Lallo (69 tahun) sebagai saksi.

Sumber Video : Akun Facebook Nur Ilmaa Said

Sumber Berita : katapedia.net

#takalar

#galesong

#siswa

#orangtuasiswa

#aniaya

#sekolah

Download with nice filename



Sumber : [3] Video: Cleaning Servis SMP 2 Galesong Takalar dianiaya 4 Siswa dan Orang Tua Siswa, Begini Kronologinya TAKALAR- SeorangCleaning ServicesekaligusSecuritydi SMP 2 Galesong bernama Faisal dg Pole (38 tahun) mengalami penganiayaan yang menyebabkan bagian kepalanya mengeluarkan darah, Sabtu (9/2/2019). Ironisnya, penganiayaan ini dilakukan oleh empat orang siswa SMP 2 Galesong bersama salah seorang orang tua siswa. Kejadian ini bermula saat korban sedang memungut sampah di luar kelas kemudian lima orang siswa mengejek korban dengan kata "pegawai anjing, Pegawai Najis" yang sontak membuat korban menampar salah seorang siswa menggunakan tangan. Siswa yang tak terima, pulang dan menyampaikan perihal pemukulan ini kepada ayahnya. Tak lama kemudian orang tua siswa bernama Rasul dg Sarrang (48 tahun) mendatangi korban di sekolah. Rasul memerintah anaknya, iqra (12 tahun) beserta temannya sebanyak tiga orang yaitu resa (12 tahun), dani (12 tahun), dan kaswandi (12 tahun) untuk memukul korban. Kemudian siswa tersebut secara bersama-sama memukul korban menggunakan sapu ijuk bergagang besi yang mengenai kepala korban sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek. Orang tua siswa, Rasul dg Sarrang kemudian memukul korban dengan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala. Atas kejadian tersebut, korban keberatan dan melaporkan kepada polsek setempat untuk diproses secara hukum. Dia didampingi oleh kepala sekolah SMP 2 Galesong, Hamsah dg Lallo (69 tahun) sebagai saksi. Sumber Video : Akun Facebook Nur Ilmaa Said Sumber Berita : katapedia.net #takalar #galesong #siswa #orangtuasiswa #aniaya #sekolah

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...