loading...

Selasa, 19 Februari 2019

Polda Sulsel akan segera memanggil pihak Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mendalami kasus hilangnya dana nasabah BNI hingga jutaan rupiah. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihak Bank BNI akan segera dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan atas hilangnya dana atau uang nasabah bank bernama Uli (51), warga Kompleks Akik Hijau, Jalan Panakukkang, Kelurahan Masale, Kota Makassar. ⠀ "Minggu depan akan dilakukan pemanggilan pihak BNI," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (19/2/2019) sore. Meski demikian, Dicky Sondani mengaku belum mengetahui pasti pihak BNI siapa saja yang akan dilakukan pemanggilan. Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini akan terus didalami karena korban Uli mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. ⠀ "Belum tahu, penyidik belum rilis. Dan juga surat penyampaian untuk pemanggilan belum dilayangkan," pungkasnya. Terpisah, Humas BNI, Meryana masih enggan berkomentar banyak terkait kasus ini. Bahkan ia, pun belum melakukan tindakan apapun adanya kasus ini. ⠀ "Belum ada infonya, ditunggu pak ya," singkatnya. Sebelumnya, korban yang kesehariannya sebagai Ibu rumah tangga (IRT) ini melapor ke Polda Sulsel karena telah kehilangan uang di rekeningnya hingga Rp8,3 Juta. Awalnya, ia kaget mendapatkan notifikasi adanya transaksi transfer atau bukti transfer dari rekeningnya senilai Rp8,3 juta ke rekening BNI lain atas nama Akina. Dan korban pun mengaku tidak pernah melakukan transferan ke nomor rekening tersebut dan bahkan penerima transferan tersebut tidak dikenalnya. Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya indikasi kejahatan perbankan. Maka kasus ini akan segera dinaikkan status penyidikan dan menetapkan tersangka. Namun terlebih dahulu, beberapa pihak akan dimintai keterangan dan membongkar modus baru ini. Lodi Aprianto Download with nice filename | Makassar Info Berita Terbaru



Polda Sulsel akan segera memanggil pihak Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mendalami kasus hilangnya dana nasabah BNI hingga jutaan rupiah.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihak Bank BNI akan segera dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan atas hilangnya dana atau uang nasabah bank bernama Uli (51), warga Kompleks Akik Hijau, Jalan Panakukkang, Kelurahan Masale, Kota Makassar.

"Minggu depan akan dilakukan pemanggilan pihak BNI," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (19/2/2019) sore.

Meski demikian, Dicky Sondani mengaku belum mengetahui pasti pihak BNI siapa saja yang akan dilakukan pemanggilan. Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini akan terus didalami karena korban Uli mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

"Belum tahu, penyidik belum rilis. Dan juga surat penyampaian untuk pemanggilan belum dilayangkan," pungkasnya.

Terpisah, Humas BNI, Meryana masih enggan berkomentar banyak terkait kasus ini. Bahkan ia, pun belum melakukan tindakan apapun adanya kasus ini.

"Belum ada infonya, ditunggu pak ya," singkatnya.

Sebelumnya, korban yang kesehariannya sebagai Ibu rumah tangga (IRT) ini melapor ke Polda Sulsel karena telah kehilangan uang di rekeningnya hingga Rp8,3 Juta.

Awalnya, ia kaget mendapatkan notifikasi adanya transaksi transfer atau bukti transfer dari rekeningnya senilai Rp8,3 juta ke rekening BNI lain atas nama Akina. Dan korban pun mengaku tidak pernah melakukan transferan ke nomor rekening tersebut dan bahkan penerima transferan tersebut tidak dikenalnya.

Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya indikasi kejahatan perbankan. Maka kasus ini akan segera dinaikkan status penyidikan dan menetapkan tersangka. Namun terlebih dahulu, beberapa pihak akan dimintai keterangan dan membongkar modus baru ini.

Lodi Aprianto

Download with nice filename



Sumber : instagram : sosmedmakassar

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...