

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan pemangkasan bunga tersebut akan menjadi pemicu aksi jual di pasar saham hingga membuat indeks tertekan.
"The Fed kembali memangkas suku bunga, adanya tanda resesi memicu investor melakukan aksi jual. IHSG Diprediksi melemah," kata Dennies seperti dikutip dari risetnya Selasa, (17/3).
Dirinya memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.531-4.611 dan resistance 4.838-4.985. Senada, analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut IHSG berpotensi mengalami tekanan. Namun, momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian untuk investasi jangka panjang.
"IHSG masih berpotensi mengalami tekanan, IHSG berpotensi melemah hari ini," ungkap William dikutip dari risetnya hari ini.
Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.498 dan resistance 4.734.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak terjun bebas. Indeks Dow Jones merosot 12,93 persen ke level 20.188, S&P 500 turun 11,98 persen ke level 2.386, dan Nasdaq Composite terkoreksi 12,32 persen menjadi 6.904.
(wel/agt)
Sumber : CNNindonesia.com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
