

Pemerintah Arab Saudi dilaporkan meminta Filipina untuk segera memulangkan ratusan jasad pekerja migran dari negara itu yang sempat tertunda akibat kebijakan penguncian wilayah (lockdown) pandemi virus corona (Covid-19).
Seperti dilansir Associated Press, Senin (22/6), menurut Menteri Tenaga Kerja Filipina, Silvestre Bello III, permintaan itu disampaikan langsung oleh Raja Arab Saudi, Raja Salman.
Menurut Bello, Raja Salman meminta pemerintah Filipina membawa pulang sekitar 282 jenazah warga mereka. Pemerintah Arab Saudi memberi tenggat waktu selama 72 jam.
Para pekerja migran Filipina itu meninggal disebabkan oleh sejumlah faktor. Antara lain terjangkit Covid-19.
Pemerintah Filipina meminta kepada pemerintah Saudi untuk memperpanjang tenggat pemulangan jenazah tersebut. Sementara itu, mereka meminta supaya 50 jasad warga Filipina yang meninggal akibat Covid-19 dimakamkan di Saudi.
Pemerintah Filipina saat ini berusaha memulangkan ribuan warga mereka yang kehilangan pekerjaan di luar negeri akibat pandemi Covid-19. Dilaporkan ada sekitar 800 ribu warga Filipina yang mengadu nasib di Saudi.
Akan tetapi, jumlah kasus infeksi virus corona di Filipina juga terus bertambah. Saat ini mereka mencatat ada lebih dari 30 ribu kasus, dengan 1.169 pasien meninggal.
(ayp/ayp)
Sumber : CNNindonesia.com
LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.
