loading...

Selasa, 16 Juni 2020

detiknews selasa, 16 jun 2020 15:39 wib gugus tugas covid: psbb jilid iii di makassar masih wacana pemkot makassar disarankan mengambil kebijakan psbb tahap ketiga karena jumlah kasus corona kian bertambah. meski begitu psbb jilid iii masih sebatas wacana. | Makassar Info Berita Terbaru


Makassar -

Pemkot Makassar disarankan tim konsultan Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Selatan untuk mengambil kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga karena jumlah kasus positif virus Corona kian hari terus bertambah. Meski begitu, Gugus Tugas COVID-19 Makassar menyatakan PSBB Jilid III masih sebatas wacana.

"PSBB tahap ketiga belum, masih wacana dengan adanya angka pandemi COVID-19 yang meningkat," ujar Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Makassar, Ismail Hajiali, Selasa (16/6/2020).

Ismail juga menyebutkan, penerapan PSBB tahap ketiga merupakan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Hal tersebut lantaran Kemenkes lah yang memberi izin kepada Pemda yang menginginkan PSBB di daerahnya.

"Kita tunggu saja kebijakan pemerintah pusat. Ini bukan maunya pemerintah kota, harus ada pembicaraan khusus antara pemerintah pusat, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar," sebut Ismail yang juga Kadis Kominfo Makassar.

Diketahui jumlah total kasus positif di Makassar sebanyak 1.564 per 14 Juni. Rinciannya adalah 899 pasien masih dirawat, 567 pasien dinyatakan sembuh, dan 98 pasien lainnya meninggal dunia.

Sementara itu, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Makassar, Penjabat Wali Kota Yusran Jusuf merangkul Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar, untuk mengedukasi umat beragama untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari, khususnya di lingkungan sarana tempat ibadah.

"Memang perlu peran aktif semua pihak secara massif memutus mata rantai COVID-19, ini masalah kita bersama, berdampak langsung pada ekonomi masyarakat sehingga perlu adanya kesadaran dan kedisiplinan dari semua pihak memahami bagaimana pentingnya penerapan protokol kesehatan," ucap mantan Dekan Fak. Kehutanan Unhas ini.

(elz/ear)

Sumber : detikNews

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...