loading...

Kamis, 04 Juni 2020

petinggi media di makassar umumkan dirinya positif terpapar virus corona | Makassar Info Berita Terbaru


MAKASSAR — Salah satu petinggi media di kota Makassar, Silahuddin Genda mengumumkan melalui sosial medianya terkait hasil swab yang menyatakan dirinya positif terjangkit virus corona (COVID-19).

Dikutip dari terkini.id, Silahuddin Genda membenarkan dirinya terjangkit virus Corona. Dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Assalamu Alaikum wr wb. Hari ini, hasil Swab saya dinyatakan positif setelah menjalani perawan isolasi di RS Sayang Rakyat Makassar. Di luar dugaan, selama ini saya sudah jarang ke Makassar karena hanya bekerja WFH baik kuliah kampus maupun koordinasi teman-teman di Graha Pena," tulisnya.

Mantan Dirut Ujung Pandang Ekspres tersebut juga menuliskan kalau pada hari Jumat dua hari menjelang lebaran Idul fitri dirinya menerima chat dari rekan bos yang ia tidak perlu sebut namanya untuk berbuka puasa di kawasan Perumdos Tamalanrea.

"Saya bertemu rekan-rekan pimpinan media di sana. Meja hanya terbatas, dua ditempati empat orang setiap meja. Saya banyak diskusi dan akhirnya pamit kembali ke rumah masing-masing," tulisnya lagi.

"Saya tancap gas segera menuju Pangkep. Sesampai di rumah sekitar pukul 22.00 WITA, saya cuma ganti pakaian dan membersihkan diri, tetapi kepala saya mulai sakit. Saya tanya istri saya "sakit kepalaku," sambungnya.

Keesokan harinya, kata Silahuddin, dirinya langsung mandi. Usai mandi, badannya mulai panas. Ia pikir, ini demam biasa karena dua pekan begadang mengisi d4 dan d5 deskripsi diri untuk sertifikasi dosen.

"Saya menyopiri istri saya membawa sembako ke keluarga dan kerabat. Tapi, saya pulang cepat karena badan saya makin panas," jelasnya lagi.

Hari Selasa, kata Komisaris Ujung Pandang Ekspres itu ke dokter praktik karena baru buka pasca lebaran.

"Saya cek darah dinyatakan kecapean. Saya pikir ini gejala tyfus. Malam terus saya lalui dan minum obat penurun panas, tapi tidak ada kemajuan. Jumat lalu saya berinisiatif ke rumah sakit untuk rapid test, hasilnya negatif. Karena demam saya tidak menurun, saya langsung ke UGD RS Pangkep pada Minggu," urainya.

"Saya ambil darah kembali dan hasil rapid dinyatakan reaktif. Hasil foto torax juga ada kesan pneumenia. Saya ditelepon Direktur Rumah Sakit diskusi dan menyarankan saya isolasi perawatan. Dirujuklah saya ke RS Sayang Rakyat Makassar," bebernya.

Disebutkan pula, jika saat ini dirinya sudah lima hari berjuang melawan virus ini.

"Sekalian saya ingin sampaikan kepada keluarga dan rekan sejawat saya yang pernah kontak pada Jumat dan Sabtu itu, sebisa mungkin pergi cek darah ke rumah sakit terdekat, karena hal seperti bisa saja menyerang siapa pun," harapnya.

Disampaikan lagi bahwa sejak dua hari lalu, banyak teman-temannya menghubunginya dan memberi support. Bahwa Insya Allah dirinya akan mampu melewati semua ini dengan semangat dan tentunya perbanyak makanan begizi agar imunnya tidak drop.

"Ya juga saya tak henti-hentinya untuk berdoa kepada Allah, karena semua ini terjadi atas kehendakNya. Saya berharap doa dan rekan-rekan saya untuk membantu doa agar bisa kembali dengan selamat. Aminn. RS. Sayang Rakyat, 02 Juni 2020," tutupnya. (*)

About the author

Related posts



Sumber : celebes-news.com

LiputanMakassar.com Kami Mengumpulkan serta Menyajikan berita dari sumber terpercaya baik media massa terkemuka di Indonesia maupun akun sosmed yang memiliki integritas dalam menyajikan berita keadaan di Makassar.

Adbox
loading...